Pernahkah kamu mengalami, apa yang terjadi dalam kehidupan kita dan apa yang kita katakan itu bisa benar-benar terjadi dan benar-benar terwujud? Itulah hasil dari kekuatan pikiran kita.

Setiap orang memiliki kekuatan pikiran bawah sadar yang tidak dimanfaatkan secara optimal untuk mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya.

Menurut para ahli di bidang neurosains, sekitar 85% hidup kita dikendalikan oleh pikiran bawah sadar, sedangkan 15% sisanya dikendalikan oleh pikiran sadar. Artinya, sebagian besar apa yang terjadi dalam hidup kita dikendalikan oleh pikiran bawah sadar.

Pada saat keluar rumah di pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir” (Stanley R. Welty, Presiden Wooster Brush Company)

Pikiran bawah sadar ini sangat berpengaruh pada kehidupan kita. Ketika kita berpikir positif, maka kita telah menarik ha-hal positif dalam kehidupan kita. Seperti halnya ketika kita berpikir “Saya bisa”, maka pikiran bawah sadar akan memaksimalkan kekuatan terbesarnya untuk mengkondisikan tubuh menjadi “Bisa”. Jadi, kesuksesan dan kegagalan yang terjadi dalam hidup kita itu karena pikiran kita sendiri.

Ada beberapa kebiasaan kita sehari-hari yang telah membentuk kita hari ini

 

1. Informasi yang kita peroleh dimasa lalu akan menentukan bagaimana kamu bertindak

media informasi menetukan bagaimana kita bertindak

media informasi menetukan bagaimana kita bertindak via http://www.tophdgallery.com

mungkin kamu pernah menonton ataupun membaca berita yang berhubungan dengan kriminal. Misalkan saja dengan berita tentang begal yang sedang marak terjadi di negeri kita ini.

Setelah kamu mengetahui tentang begal, pastinya kamu menganggap dunia ini dipenuhi oleh orang-orang jahat. Sehingga kamu takut pergi kemana-mana, curigaan, dan bahkan berprasangka buruk terhadap orang lain yang belum tentu itu sesuai dengan pa yang kamu pikirkan.

Berbeda dengan jika kamu menonton film inspiratif ataupun membaca kisah para pemburu beasiswa yang berjuang dari nol dan mengalami banyak penolakan, maka pikiran kamu akan memberi kekuatan kepada diri kamu untuk mencoba dan menganggap “Mereka saja bisa, saya juga pasti bisa”

2. Lingkungan di mana kamu berada akan mempengaruhi kebiasaan kamu hari ini

tidak ada batasan dalam bergaul, tapi perhatikan mana yang boleh diikuti dan yang tidak

tidak ada batasan dalam bergaul, tapi perhatikan mana yang boleh diikuti dan yang tidak via http://www.onsecrethunt.com

Misalkan kamu berada dilingkungan orang-orang yang optimis, pekerja keras, rajin, pinter, dll. Pastinya hal-hal tersebut juga akan menular kepadamu. Pikiran bawah sadar akan memprogram hal-hal positif dari mereka menjadi kebiasaan kamu. Namun bukan berarti kamu harus membatasi diri dalam bergaul, tentunya kamu bisa bergaul dengan siapa saja. Namun, kamu harus memilihi sisi mana yang bisa kamu ambil. 

3. Trauma masa lalu membuat kamu takut untuk melangkah

jangan kalah sama trauma masa lalu

jangan kalah sama trauma masa lalu via http://www.suggestkeyword.com

Banyak diantara kita yang mengalami hal ini. Takut mengendarai mobil karena pernah kecelakaan, takut membangun bisnis karena pernah bangkrut, dll. Jika dibiarkan, trauma masa lalu itu bisa membuat kamu sulit berkembang.

Misalkan saja, kamu memiliki ide bisnis tapi kamu takut untuk bertindak karena pernah bangkrut. Padahal ide bisnis yang seharusnya dapat membawa kamu menjadi orang sukses dimasa depan, tapi membuat kamu diam di tempat karena takut melangkah.

Keputusan dan tindakan kita dimasa lalu menentukan bagaimana kita hari ini, bukan bagaimana kita dimasa depan. Sebaliknya, bagaimana dan siapa kita dimasa depan, ditentukan oleh keputusan dan tindakan kita hari ini.

4. Terlalu memikirkan “kata orang” bisa membunuh karakter dan masa depanmu

don't blame other people

don't blame other people via http://www.youtube.com

Jika tanggapan orang-orang disekitarmu bersifat positif, maka ambillah. Namun jika itu bersifat negative, sebaiknya dihindari. Karena orang yang cenderung memperhatikan apa kata orang tentang dirinya, pasti akan membunuh karakternya sendiri.

Karena pikiran akan mencari pembenaran dan akhirnya menimbulkan rasa tidak percaya diri, tidak berani bergaul, dan pada akhirnya jauh dari kehidupan sosial. Bagaimana kita bisa hidup sendiri sedangkan manusia adalah makhluk sosial. Kamu adalah kamu, dan hidupmu adalah milikmu, bukan milik orang lain.

 

 

5. Jika pagi-pagi kita sudah mengeluh, maka seharian kita akan terus mengeluh

ganti kalimat

ganti kalimat "saya punya masalah" dengan "saya punya tantangan", agar kamu terhindar dari kebiasaan mengeluh via http://digitalimpulse.in

Bagaikan komputer, jika terkena virus, kinerjanya akan melambat bahkan sampai menyebabkan error. Begitu juga dengan pikiran kita, jika pagi-pagi kita sudah mengeluh, maka seharian kita akan terus mengeluh.

Karena pikiran negatif akan mempengaruhi mood kita sepanjang hari. Sehingga kinerja kita tidak berjalan secara optimal. Namun jika kita selalu berpikir positif, maka kita telah mentransmisikan kekuatan untuk membawa hal-hal positif dalam hidup kita.

Seperti apa kita yang sesungguhnya, ditentukan oleh apa yang kita pikirkan. pernah menemukan ungkapan seperti ini? "You are waht you think. If you think you can, you can". sikap dan kondisi kita mencerminankan apa yang kita pikirkan.

Jika kita berpikir, kita bisa, maka kita pasti bisa. seperti kata Warren Buffet, “Saya selalu berpikir saya akan kaya. Dan tidak semenit pun meragukannya.”Dan keyakinannya telah membentuk realitasnya saat ini.

So, jika kamu ingin sukses dan bahagia, mulailah berpikir positif