Hari Sabtu pagi itu, aku sedikit "memaksa" diri untuk bersiap datang ke Hipwee Piknik Semarang, karena aku bukan tipe orang yang suka dengan event yang tanpa ada satu orang pun yang aku tahu. Dalam istilah "stereotype"nya orang yang menulis pasti agak sungkan untuk mengenal orang baru. Untuk kamu yang mungkin masih pemalu, ini alasan kenapa kamu harus ikut event Hipwee selanjutnya.

1. Kegiatan positif

Hal apa lagi yang bisa mengalahkan suatu pertemuan baik dengan pecinta hobi yang sama seperti kamu? Kegiatan yang positif dan membawa banyak manfaat. Perkenalan dengan tim komunitas membuat kamu mengenal lebih dekat visi misi dari Hipwee dan para kontributornya. Membuat kamu akan lebih yakin, konten yang kamu bagikan akan memotivasi, menginspirasi dan cerita-cerita itu bukan hanya untuk diri kamu sendiri lagi, tapi untuk semua anak negeri ini, karena kebaikan terbaik adalah yang bisa dirasakan bersama.

2. Tips menulis dari tim Hipwee

Kita dilatih untuk berpikir cepat untuk membuat ide dan judul untuk tulisan kita. Bagaimana hal sehari-hari dan kegundahan kita bisa dijadikan bahan menulis, style apa yang harus kita gunakan, dan kepada siapa kita ingin mempersembahkan tulisan ini. Kita juga bisa melatih gaya tulisan kita dengan banyak membaca materi serupa. Menulis adalah sebuah set skills atau keahlian, latihanlah yang jadi kuncinya. Tapi jangan lupa beristirahat kalau sudah lelah ya.

3. Wisata sejarah

Advertisement

Tidak hanya berkumpul, tapi tempat ini adalah sebuah vihara yang punya ceritanya sendiri. Sebuah tur singkat bisa membawa kita ke ratusan tahun sebelum masehi, ketika ajaran Budha ini dilahirkan, disebarkan sampai ke Cina dan akhirnya tiba di Indonesia, contoh dari kekayaan budaya, sejarah dan hati dari para pendiri bangsa. Tipe Vihara Watu Gong ini mengikuti gaya pagoda dari etnis Tionghoa, sedikit cuplikan kekayaan negara kita dari jutaan perbedaan indah lainnya. Seperti semua agama, Budha yang lahir karena cinta antar manusia dan alam semesta. Dari kepercayaan ini, manusia akan terus di reinkarnasi jika belum terlepas dari dosa di dunia (keserakahan, kebencian, dan kebodohan) setelah mencapai kesucian, baru akan diterima oleh nirwana.

4. Berlatih speed dating

Di era sekarang ini, sepertinya semua sudah tahu tentang speed dating. Untuk lebih jelasnya, adalah perkenalan cepat dengan orang dalam waktu yang sangat singkat, bukan hanya ada di acara dating sites, tapi juga di forum-forum bisnis atau dalam pitching tahap seleksi awal. Menyampaikan ide, personality atau apapun yang bersifat unik, sehingga kita bisa diingat dan meninggalkan kesan yang baik, sesuatu yang membuat lawan kita akan menghubungi kita lagi. Piknik Hipwee melatih kita untuk berkenalan satu sama lain dengan cara ini, tidak mudah, tapi sangat membantu. Tidak hanya untuk pelaku bisnis yang mencari investor dan partner, tapi juga untuk bekal interview kamu yang sedang mencari kerja ataupun beasiswa.

5. Teman baru

Pemaksaan keluar dari zona nyaman dan menemukan wajah-wajah baru, membuat kita menjadi lebih terbuka. Kamu yang tadinya merasa takut, di akhir pertemuan akan bertanya betapa sebuah sapaan dan senyuman kecil akan membuka hati kita dan orang lain untuk berbicara lebih lama. Aku yang tidak berharap lebih dari mendapat seorang teman, ternyata bertemu dengan sahabat dan keluarga yang aku harap untuk selamanya. Senin pagi ini, ada yang berbeda, terkadang bukan hanya cinta dari pasangan yang kita butuhkan, semangat dari sahabat yang mencintai kamu dan selalu ada, adalah semua yang kamu butuhkan selain dirimu sendiri, untuk merasa bahagia.

Meskipun galau sudah jadi hobi, pertemuan ini membuat kamu merasa nggak sendiri lagi.