Kehidupan seseorang pada saat memaknai dunia kecilnya yang begitu bahagia, bersemangat, penuh keceriaan, penuh tawa, dan keharmonisan akan berputar terbalik dengan kehidupan masa kedewasaan kamu. Di mana naluri/instingmu, caramu mengambil keputusan, caramu mempimpin, caramu menilai orang lain, caramu berkerja sama, dan caramu menjadi mandiri, menuntut dirimu untuk menempa kehidupan menjadi pribadi yang kuat, bijaksana, berpendirian teguh, dan memiliki karisma menjadi modal yang tak gampang untuk dicapai.

Semua standarisasi tersebut mampu menghantarkan kamu menuju pintu kesuksesan, bahkan dapat membuat kamu menjadi orang dengan predikat sosial yang sering dikatakan dalam lingkungan sosial pada umumnya yaitu “kesuksesan”. Tetapi, ingat standarisasi tersebut tidak akan membuat kamu tetap bertahan dalam puncak kesuksesan. Satu modal utama yang dapat menghantarkan dan juga mampu mempertahankan kamu dalam puncak kesuksesan adalah “karakter”.

Karakter memainkan peran penting dalam mempertahankan kamu di puncak. Tidak hanya mencerminkan siapa kamu sebenarnya, tetapi juga dapat memperjelas dalam benak seseorang bahwa inilah kamu. Pembentukan karakter tidak mudah untuk diterapkan. Tetapi beberapa hal ini mampu membuat dirimu terlihat berkarakter. Berikut ulasannya:

1. Mencintai diri sendiri

I love my self via http://drnancyblock.com

Karakter tidak akan terbentuk kalau kamu tidak mencintai dirimu sendiri. Kecintaan terhadap diri sendiri akan menghantarkan kamu pada bagaimana kamu merefleksikan kehidupanmu pada masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang. Semua itu akan menjadi pembelajaran yang membuat dirimu mencintai dirimu sendiri dan memperhatikan dirimu sendiri.

Dari sinilah karakter awal akan terbentuk jika kamu menghargai dirimu dan menghormati dirimu.

2. Memiliki integritas mampu merubah pandangan orang lain terhadap dirimu.

Advertisement

Pembentukan kepribadian, pengambilan keputusan, menghargai orang lain, dan menghormati nilai-nilai yang dianut oleh orang lain menjadi salah satu dasar yang membuat dirimu mempunyai integritas yang kuat. Jangan menjadikan orang lain sebagai lawan tetapi pandanglah orang lain sebagai saingan dalam pertemanan, sehingga mereka mampu melihat integritasmu dalam menjadikan diri mereka penting.

3. Menghormati nilai sejarah mampu merubah sudut pandangmu tentang bagaimana cara menghormati orang lain.

Bagaimana pandangan orang lain terhadap seseorang yang selalu menghormati nilai-nilai sejarah, sejarah bangsa dan negaramu, sejarah hidup orang lain, bahkan sejarah kehidupanmu sendiri. Menghormati nilai-nilai sejarah akan memberikan pandangan yang berbeda bagi orang lain terhadap dirimu sendiri. Kamu mampu melihat setiap orang dari sejarah hidup mereka.

Maka kamu pun mampu menghormati mereka. Dari cara kamu menghormati mereka, di situlah titik karakter yang kamu kembangkan untuk membentuk karakter kamu sendiri.

4. Moralitas dapat menghantarkan kamu pada pembentukan karakter yang kuat.

Moralitas berakar dan membentuk pada cara kamu memaknai perasaan dan hati kamu. Ketika kamu memiliki hati yang bersih dan jujur, di situlah moralitas akan terbentuk. Moralitas juga terbentuk dari cara kamu memandang segala sesuatu secara positif. Moralitas menghantarkanmu membentuk karakter secara menyeluruh. Tanpa moralitas, kamu tidak akan memahami bagaimana memperlakukan seseorang dengan hati nurani.

5. Lingkungan mengajarkan kamu membentuk karaktermu.

Ketika seseorang memiliki karakter yang yang kuat, faktor penentu salah satunya adalah lingkungan. Lingkungan mampu menempamu menjadi pribadi yang kuat. Melalui lingkungan kamu yaitu keluarga, masyarakat, kantor dan pada lingkungan yang kamu berada sehari-hari, akan mendapatkan pembelajaran yang begitu besar dari cara kamu melakukan pergaulan.

Ketika seseorang memiliki pergaulan yang baik, karakter yang akan terbentuk akan baik pula. Tetapi jika pembawaan pergaulanmu dalam lingkungan yang negatif, akan membentuk karakter kamu menjadi lebih buruk. Pemilihan lingkungan dalam pergaulan kamu menentukan bagaimana karakter kamu terbentuk.

“Lingkungan mampu membentuk karaktermu tergantung seberapa baik kamu menempatkan dirimu dalam pergaulan kamu.” – Michael Jibrael.

6. Hobi yang mampu membentuk karakter.

“Ketika kesukaan mendatangkan hal yang positif, itu akan mendatangkan kebaikan.” – Michael Jibrael.

Karakter yang kamu bangun bisa menjadikan kamu orang yang berkarisma. Berkarisma bukan berarti hanya bertumpuk pada satu titik pencapaian dalam hal kepribadian, tetapi dari kesukaan kamu dalam membangun hobi. Kamu mampu memberikan pengaruh yang positif di sekeliling kamu, apalagi kalau hobi yang kamu lakukan adalah hobi yang dapat mengembangkan semangat dan kepribadian.

7. Penampilan yang baik memberikan makna yang baik terhadap persepsi seseorang.

penampilan via http://meningkat.com

Seseorang tidak perlu ganteng atau cantik dalam hal berpenampilan. Berpenampilan yang baik dan natural mampu memberikan persepsi yang baik terhadap orang lain. Ketika kamu dihadapkan dengan persepsi seseorang, kamu tidak akan mampu membaca apa maksud seseorang tersebut. Yang bisa kamu lakukan adalah berpenampilanlah menurut jati dirimu, di mana kamu berada, dan bagaimana seharusnya berada.

Itu berbeda dengan bagaimana kamu berpenampilan sesuka hatimu, yang tidak memikirkan apa dampak dari persepsi orang lain terhadap pembentukan karakter kamu.

”Berpenampilanlah menurut jati dirimu, dimana kamu berada, dan dimana kamu seharusnya berada.”Michael Jibrael.

8. Berkomunikasi, karena tanpa komunikasi semua terasa percuma saja.

komunikasi via http://millo.co

Berkomunikasi adalah salah satu ulasan yang paling penting untuk kamu ketahui. Komunikasi mampu memberikan pengaruh yang besar dalam pembentukan karakter kamu. Ketika berkomunikasi, kamu mampu menunjukan siapa dirimu kamu yang sesungguhnya. Bagaimana kamu melihat permasalahan, bagaimana memecahkan masalah, bagaimana memahami orang lain, dan bagaimana melihat setiap kondisi yang ada.

Itu semua membutuhkan komunikasi untuk menginformasikan semua permasalahan dan kondisi yang ada. Berkomunikasi yang baik mampu menunjukan karakter kamu yang sesunguhnya. Seseorang juga akan terlihat berkarakter dengan tidak berkomunikasi. Tetapi ingat! Kamu adalah manusia yang membutuhkan orang lain untuk kelangsungan kehidupan.

Tidak mungkin kamu menghabiskan seluruh kehidupan kamu tanpa komunikasi. Karena tidak hanya menyalurkan secara verbal, tetapi juga secara non verbal, kedua hal tersebut saling melengkapi.

“Berkomunikasi adalah salah satu pembentukan karakter yang terlihat jelas dampaknya.” – Michael Jibrael.