Ketika mengalami sebuah kegagalan dalam suatu hubungan dan kamu merasa dirugikan atas hal itu, hal pasti yang pertama kali kamu rasakan adalah kecewa. Tak bisa dipungkiri ini adalah reaksi alami yang manusia rasakan ketika sesuatu yang diharapkannya tidak terwujud.

Dalam suatu hubungan asmara, masing - masing pasangan mempunyai caranya sendiri untuk menjalaninya. Terlepas dari itu, terkadang di sisi lain masing - masing pasangan juga mempunyai watak yang berbeda. Perbedaan sifat atau watak dari masing - masing pasangan bisa untuk saling melengkapi dan bisa juga menjadi bencana yang menyebabkan kegagalan dalam suatu hubungan. Biasanya hal itu dikaitkan dengan sisi kedewasaan seorang pasangan yang tidak seimbang dengan lawan jenisnya.

Setelahnya, salah satu dari pasangan tersebut pasti akan mengalami momen -  momen sedih dan kecewa dalam hidupnya. Bisa hanya beberapa waktu saja, atau malah kesedihan itu berlangsung secara berlarut - larut karena ia sedang dalam posisi linglung dan tidak siap menghadapi permasalahan semacam ini.

Tapi ada baiknya jika kekecewaan dan kesedihan itu tidak dibiarkan secara berlarut - larut. Karena kebiasaan seperti itu hanya akan membuat dirimu semakin terpuruk dan kadang juga bisa membuat si mantan bangga atas apa yang ia lakukan terhadapmu. Move on. Ya, mulailah untuk keluar dari semua belenggu itu. Mulai lembaran baru, hidup baru, semangat baru

Dan beberapa cara ini akan membuat move on kamu lebih berkelas dan elegan.

 

1. Jangan memakai cara norak dengan langsung mencari penggantinya

Dalam proses move on setelah kamu mengalami kekecewaan, kamu masih dalam kondisi tidak siap. Mencari jalan keluar dengan mencari pasangan baru sebagai pelampiasan adalah bom bunuh diri buat kamu. Mungkin di awal kamu akan merasakan kebahagiaan yang kamu inginkan, namun itu malah akan menambah rasa bersalah pada dirimu dan kekecewaan itu tidak dapat kamu hilangkan sepenuhnya.

Yang lebih parah jika pasangan baru yang kamu harapkan dapat menggantikan posisinya dengan lebih baik, malah menambah kesedihan pada dirimu. Karena kamu terburu – buru mencari pasangan baru dan belum mengenalnya secara lebih dekat seperti kamu mengenal pasangan mu sebelumnya yang mungkin di awal pendekatan, kalian sudah menjalaninya dengan waktu yang cukup dan mengenal pribadi satu sama lain. Namun dalam kehidupan, hal seperti ini tidak bisa ditebak jalan akhirnya. Urungkan niatmu untuk melakukan hal seperti ini sampai kamu benar – benar merasa siap untuk membuka hati lagi.

2. Buatlah suatu prestasi atau karya yang membanggakan

Advertisement

Tunjukkan bahwa tanpanya kamu bisa tetap lebih baik dan cuma karena hanya kehadirannya yang menjadikan kamu terpuruk. Asumsikan bahwa dirinya bukan orang yang penting lagi dihidupmu sampai kapanpun. Jangan pernah punya pikiran untuk menjadikan mantan yang menyakitimu sebagai teman. Maafkan perbuatannya sehingga hatimu lega, namun jangan pernah berhubungan apa lagi menjadikannya teman lagi. Karena hal tersebut akan hanya mengingatkanmu pada luka lama.

Berkarya lah sesuai apa yang kamu senangi dan kamu mau. Terkadang momen terpuruk seperti ini adalah awal dari kebangkitan seseorang untuk menjadi sukses. Fokuskan dirimu untuk hal – hal yang positif dan bersifat produktif saja. Gunakan kesempatan ini untuk lebih bisa mengeksplor dirimu lebih jauh. Pacu semangatmu sampai apa yang telah kamu usahakan menjadi suatu prestasi yang membanggakan dan sangat sah untuk memberikan dirinya yang membuatmu terluka hanyalah seekor benalu yang menghambat kemajuanmu.

3. Luaskan pergaulan dan jaga persahabatan

hang out via http://wifflegif.com

Banyaknya teman baru akan semakin mengiburmu. Atau kamu bisa bergabung dalam suatu komunitas atau kelompok produktif tertentu untuk semakin meluaskan wawasan dan koneksimu. Terkadang teman bisa menjadi suatu akses untuk menjembatani dirimu meraih kesuksesan.

Tentunya pilihlah teman yang positif saja. Jangan lupakan sahabat yang selalu ada di sisimu ketika kamu senang maupun sedih. Jika kamu beruntung, kamu juga bisa mendapatkan sahabat baru di teman baru yang kamu kenal. Perkuat persahabatan kalian dengan bersenang – senang bersama dan saling menghibur satu sama lain untuk bisa membuang jauh – jauh kekecewaan yang kamu alami.

4. Lenyapkan segala sesuatu yang berhubungan dengannya

Tanamkan dalam pola pikirmu, bahwa kamu sudah move on. Bukan benar – benar move on. Kata benar – benar bisa mempunyai kesan bahwa kamu sudah berjuang untuk move on tapi masih ada keragu – raguan kecil di dalamnya. Sedangkan sudah move on adalah pilihan yang tegas dan jelas bahwa kamu tidak akan mengingat satu pun hal kecil tentang dirinya yang menyaktimu.

Jika kamu pernah mendapat suatu barang pemberian darinya, lenyapkan itu semua mungkin yang paling tepat dengan cara membakarnya yang memastikan barang tersebut sudah lenyap. Tutup semua akses komunikasimu dengannya. Kalian sudah selesai, dan tidak ada jalan untuk kembali lagi walaupun sebagi teman. Jika beberapa orang mengatakan ini adalah hal yang kekanak – kanakan itu salah besar.

5. Sekarang waktunya untuk membahagiakan dirimu

Fokus dan fokus terhadap apa saja yang dapat membuatmu bahagia. Jika kamu pernah berjuang dan rela berkorban demi orang yang kamu cintai namun mendapat balasan yang menyakitkan, jadikan itu sebuah pelajaran untuk tidak memberikan kesempatan untuk orang lain untuk bisa melakukan itu kepadamu. Perkecualian untuk keluarga dan sahabat.

Mereka adalah orang – orang terdekatmu yang selalu merasa seperti dirimu dan tidak akan pernah mau untuk menjatuhkanmu. Karena kalian sudah mengenal pribadi masing – masing dan saling menyatu. Perbanyak waktu untuk mereka yang selalu setia di dekatmu.

Bahagiakan dirimu dengan kesuksesan yang kamu perjuangkan dan tambah lagi dengan kesuksesan – kesuksesan yang lain. Jangan pernah menengok ke belakang untuk sebuh kebahagiaanmu di depan. Tunjukkan dirimu seseorang yang lebih berkualitas tanpa dirinya tanpa harus berhubungan lagi dengannya. Karma itu pasti ada. Dan secara tidak sadar, ia yang merasa terkena karma atas apa yang ia perbuat pasti akan menyesal dan berusaha mencari tahu tentang seperti apa kehidupanmu setelah lepas darinya. Penyesalan dari dirinya adalah hasil termanis dari perjuanganmu untuk move on.