Aku yang masih teringat akan dirimu, seringkali di cap sebagai orang yang 'gagal move on'. Aku yang masih setia menunggumu, seringkali dicap 'tidak laku'.

Padahal, aku melakukan ini semua karena pilihan. Aku memilih untuk setia demi mendapatkan ia yang terbaik, dibandingkan terlihat laris sana-sini tapi sering terjebak orang dan kisah yang salah.

Ya, memang kita sudah tak bersama, tapi tak munafik, aku masih jatuh cinta denganmu. Aku sedang dan kurasa tetap akan jatuh cinta padamu.

 

 

1. Meski sudah berpisah, aku seringkali masih teringat akan kehadiran dirimu. Ya, lengkap dengan memori-memori indahnya.

waktupun susah menghapusnya

waktupun susah menghapusnya via http://google.com

Meski telah berpisah, aku kerap kali masih teringat akan dirimu. Ya, seringkali merindukanmu tepatnya. Kadang aku, merindukan memori indah bersamamu. Ku coba untuk menjalin kisah baru, tapi ternyata tak seindah dengan dirimu. Akhirnya diriku menyadari, bukan memori-memori itu yang kurindukan. Tapi, dirimu seutuhnya, lengkap dengan karaktermu dan hatimu. Aku merindukan kehadiranmu.

2. Mereka mengatakan bahwa aku 'gagal move on'. Ada yang bercanda menyebutku 'gak laku', hanya karena memilih menunggumu meski kita sudah berpisah.

yah, begitulah pandangan mereka

yah, begitulah pandangan mereka via http://google.com

Yah, cibiran itu yang kerap kali melekat pada mereka yang setia menanti orang terbaik, meski sudah tak bersama. Tapi setelah kupikir, bukankah lebih baik mendapat cibiran itu? Dari pada dibilang sudah 'move on' tapi terjebak dengan orang dan kisah yang salah lagi?

Ini hati kami. Ini perasaan kami. Kami yang tahu, apa yang dipilih hati kami dan mana yang terbaik untuk hati kami. Label negatif seperti itu tak akan mengubah pilihan hati kami.

3. Terlihat bodoh memang. Namun, kalau hati ini boleh memilih, hati ini tak bisa dipaksakan untuk jatuh cinta pada mereka yang tak sebaik dirimu.

terlalu bodoh bagi pandangan banyak orang

terlalu bodoh bagi pandangan banyak orang via http://google.com

Mereka yang melihatku tetap menantimu, menyebutku sebagai si bodoh. Karena, aku bertahan memilih jatuh cinta pada satu orang yang telah tak bersamaku. Sementara, di luar sana masih banyak insan yang juga menawarkan cinta, mengapa tak dicoba? Begitu pikir mereka.

Hati ini tak bisa dipaksa. Tak enak rasanya memaksakan untuk jatuh cinta pada orang yang sebenarnya tak ada di hati kita.

Senyum bisa berbohong. Begitupun lidah. Tapi hati ini? Tetap tak bisa berpura-pura mencinta! Apalagi untuk mereka yang datang dan tak berniat dengan tulus untuk mencintai. Hati ini tak bisa dibohongi.

4. Ini bukanlah perkara 'gagal move on', ini tentang hati yang sudah menyadari bahwa hanya kamu sosok yang terbaik dari mereka yang baik. Wajar kamu masih memenuhi hati ini.

aku telah menyadari semua ini, makanya bertaha memilihmu

aku telah menyadari semua ini, makanya bertaha memilihmu via http://google.com

Entah apa kata mereka tentang aku. Tapi jujur, ini bukanlah perkara sepele yang hanya tentang 'gagal move on'. Ini lebih daripada itu. Hati ini telah menyadari, bahwa kamu adalah sosok terbaik dari mereka yang baik. Aku beruntung, bahkan sangat beruntung bisa mengenalmu. Aku beruntung bisa jatuh cinta, dan saat ini masih jatuh cinta denganmu.

Aku bukan gagal move on! Hatiku sudah memilih kamu untuk dicintai.

Karena akupun sebenarnya sadar, relung hati ini hanya layak diisi oleh insan yang terbaik. Insan yang hadir dengan tulus juga untuk mencintaiku. Dan hati ini sudah memilihmu.

5. Kutitip seluruh rinduku ini pada sang Pencipta, ya? Jika kita memang ditakdirkan berjodoh, IA akan menyediakan dan memudahkan jalan untuk kita berdua.

aku hampir menyerah dengan perasaanku, lalu kuingat: masih ada sang Pencipta

aku hampir menyerah dengan perasaanku, lalu kuingat: masih ada sang Pencipta via http://google.com

Sekarang, setelah semua perasaan yang tak kunjung pudar, aku hanya bisa berserah dan berharap pada Sang Pencipta Rasa. Bukan, bukan untuk menghapus rasa ini, tapi untuk menyediakan dan memudahkan jalan kita jika memang kita ditakdirkan untuk berjodoh.

Karena pengharapan adalah salah satu jalan, ketika insan sudah berupaya penuh, namun tak kunjung membawa hasil. Pengharapan membuat campur tangan Tuhan menjadi begitu indah.

Ku sebut namamu selalu dalam doaku, ya? Aku begitu merindukanmu, dan masih mencintaimu :)