Kamera smartphone kini sudah tak bisa dipandang sebelah mata. Jika dahulu kamera di ponsel hanya dapat menyimpan sebuah gambar dengan resolusi yang sangat rendah; dengan kualitas di bawah kamera DSLR atau analog, pada saat ini kualitas dan besaran piksel di kamera smartphone sudah dapat menyaingi kamera DSLR.

Beberapa tahun belakangan di Indonesia, sedang tren komunitas para pengguna kamera DSLR, hal tersebut di karenakan harga kamera DSLR sudah tak semahal dulu lagi, mungkin karena takut kalah bersaing dengan kamera di smartphone yang fitur-fiturnya sudah semakin mendekati kamera DSLR.

Salah satu yang paling banyak dilakukan oleh para pengguna kamera DSLR adalah memotret bokeh. Bokeh adalah pengambilan gambar dengan objek tak jelas dan tersamar. Bokeh bisa diartikan sama dengan bluring namun dengan tingkat blur yang lebih tinggi. Menariknya dengan mengambil kamera bokeh biasanya akan membuat gambar akan jadi lebih menarik, selain itu tujuan pengambilan gambar bokeh juga agar lebih memfokuskan pada suatu objek gambar, kemudian menyamarkan background-nya.

Nah, untuk dapat membuat sebuah gambar dengan tingkat bluring yang tinggi atau bokeh, sekarang bisa juga dilakukan lewat smartphone. Lalu apa saja yang diperlukan agar smartphone kita bisa mengambil gambar bokeh? Berikut rinciannya:

 

1. Hayo sudah bisa atur aperture-nya belum?

contoh foto bokeh

contoh foto bokeh via http://photography.id

Agar gambar lebih maksimal, usahakan untuk memilih kamera smartphone dengan aperture yang tinggi.

Aperture ini merupakan bukaan rana pada lensa kamera, yang ditandai dengan huruf ƒ. Semakin kecil nilai ƒ pada lensa maka semakin besar bukaan rananya.

Sebuah kamera dengan ƒ/16 lebih kecil bukaan rananya daripada ƒ/3.2. Nah untuk kamera smartphone, carilah yang mempunyai ƒ di kisaran ƒ/2.0 sampai dengan ƒ/1.7. Contohnya Iphone 7 yang memiliki ƒ/1.8 dan Samsung Galaxy S7 dengan ƒ/1.7, semakin besar bukaan rananya maka akan semakin mempermudah untuk membuat gambar bokeh.

Sebuah smartphone pada saat ini biasanya disebutkan berapa nilai aperture kameranya saat penjualan, atau kita bisa mencari tahu lewat website yang membahas spesifikasi ponsel.

2. Untuk hasil yang lebih mantap, kamu bisa gunakan lensa eksternal

contoh lensa jepit eksternal

contoh lensa jepit eksternal via https://www.bukalapak.com

Jika ternyata smartphone kamu tidak memungkinkan untuk mengambil gambar bokeh secara langsung karena memiliki aperture kecil, maka kamu bisa menggunakan kamera eksternal yang bisa kamu dapat di berbagai toko aksesoris ponsel baik secara online atau pun offline. Kita bisa mencari lensa eksternal dengan mode close-up, bokeh atau macro. Khusus untuk lensa macro, biasanya hanya dapat kita gunakan untuk menghasilkan foto bokeh dengan objek yang sangat kecil.

3. Jangan cuma tahu auto-focus, kamu pun harus belajar atur manual-focus :)

manual focus

manual focus via http://photography.id

Saat ini kamera-kamera smartphone sudah banyak sekali yang memiliki pengaturan focus secara manual. Dengan adanya mode manual, kita bisa mengatur yang namanya depth of field atau DOF.

DOF ini adalah rentang focus dari sebuah objek dengan objek lainnya. Nah, untuk menghasilkan foto bokeh, ambilah sebuah fokus objek yang sangat sempit. Artinya, fokuskan kamera ke satu objek saja dan biarkan bagian lainnya menjadi blur. Oleh karena itu, di sini kita memerlukan manual focus untuk memfokuskan kamera ke satu titik saja. Jika smartphone kamu tidak memiliki mode manual, coba untuk menggunakan mode touch focus yang biasanya dimiliki oleh kebanyakan smartphone.

4. Oh, kamu juga bisa memaksimalkan foto bokehnya dengan mengaplikasikan mode bawaan kamera smartphone-mu

gambar close up

gambar close up via https://www.instagram.com

Untuk memaksimalkan foto bokeh, kamu juga bisa menggunakan mode yang telah tersedia pada kamera. Untuk smartphone keluaran terbaru biasanya telah menyediakan mode bokeh seperti pada smartphone Vivo V5 plus. Namun jika ternyata smartphone yang kamu miliki tidak mempunyai mode tersebut, bisa menggunakan mode close-up.

Penggunaan mode ini hanya sekedar opsional, namun mode ini akan sangat membantu bagi kamu yang baru belajar membuat foto bokeh. Karena dengan menggunakan mode, kamera akan menentukan sendiri settingan mana yang paling tepat untuk memotret objek yang sedang kamu bidik.

5. Ingat, perbanyak saja latihan dan dapatkan bokeh terbaik!

memotret dengan smartphone

memotret dengan smartphone via http://photography.id

Tips terakhirnya adalah dengan mulai melakukan praktik. Segera pergi keluar dan lakukan semua tips di atas.

Tentu saja semua teori tentang memotret tidak akan berguna jika kamu tidak mulai memraktikannya. Dengan langsung memulai praktik, kamu juga akan langsung mengetahui seberapa setting-an terbaik kamera milik kamu untuk menghasilkan kamera bokeh. Jadi mulailah keluar, dan cekrek!