Berada di sekitar Jawa Barat? tertarik untuk menikmati suasana pantai tapi nggak terlalu makan waktu banyak diperjalanan? Deretan Pantai Garut Selatan solusinya! Garut adalah wilayah Kapubaten yang berada di Jawa Barat bagian selatan. Dimana sebelah utara nya berbatasan dengan Kabupaten Bandung dengan tanjakan Nagreg sebagai pintu masuknya, dan sebelah selatannya berbatasan dengan samudra Indonesia. Sehingga Garut memilikii deretan pantai yang gak kalah indah dengan pantai lainnya yang ada di Jawa Barat maupun Luar Jawa.

Yuk Travellers! Kita liat, seperti apa deretan Pantai Garut Selatan yang gak kalah ciamik itu.

 

1. Puncak Guha

Pantai Puncak Guha merupakan semenanjung kecil berupa tebing di wilayah garut selatan. Guha berasal dari bahasa sunda yang memiliki arti Gua. Disebut Puncak Guha, karena dibawahnya terletak gua kelalawar tepat menghadap ke laut selatan Jawa, Samudra Hindia.

Puncak Guha, berjarak kurang lebih 103km dari pusat Kota Garut dengan melalui jalur Cikajang, 116km dari Kota Bandung melalui jalur Cisewu dan kurang lebih 130km melalui jalur Cidaun. Pantai ini menyajikan pemandangan pantai dari atas tebing dan juga perbukitan di Garut Selatan yang sangat menakjubkan. Kegiatan yang bisa dilakukan di pantai ini adalah memancing (lumayan horor karena harus menuruni bebatuan yang curam), menikmati sunset, dan kemping-kemping cantik :p

2. Rancabuaya

Sendiri aja nih mas? yakin gamau ditemenin?

Sendiri aja nih mas? yakin gamau ditemenin? via https://www.instagram.com

Pantai ini terletak di antara Cidaun, Pantai Santolo dan Pantai Karang Paranje. Di bulan Maret setiap tahunnya, digelar prosesi Hajat Laut (melarung sesajen ke laut) yang dihadiri oleh warga sekitar, dan wisatawan domestik (bahkan Asep Sunandar Sunarya alm selalu menyempatkan diri ke prosesi ini semasa hidupnya). Prosesi ini dimaksudkan agar hasil tangkapan para nelayan di pantai Rancabuaya bisa berlimpah. Pantai ini memiliki pasir putih, bebatuan karang yang besar dan deburan ombak yang sangat besar karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. 

Selain itu pantai ini juga memiliki curug (air terjun) yang menghadap kelaut. Tertarik buat mengunjunginya? Tunggu apalagi travellers? :D

3. Karang Paranje

Foto ala-ala di gugusan karang

Foto ala-ala di gugusan karang via https://komunitasngejah.files.wordpress.com

Pemandangan pantai ini sangat menawan dan memukau karena terdapatnya gugusan karang di sepanjang bibir Pantai. Selain itu pantai ini masih sepi pengunjung loh karena pihak terkait belum mengembangkan tempat wisata di pantai yang satu ini.Cocok buat kamu para Travellers yang ingin menyepi, ngopi-ngopi cantik sambil menikmati pemandangan pantai :D

Pantai ini juga cocok dijadikan sebagai tempat menikmati sunset guys :D tapi ingat disini kita harus berhati hati karena angin dan deburan ombaknya cukup besar!

4. Santolo

Pantai ini sudah mulai dikenal oleh wisatawan domestikk khususnya wisatawan dari wilayah lain di Jawa Barat karena waktu tempuh yang tidak terlalu lama untuk mencapainya. Kawasan Pantai Santolo merupakan berkumpulnya nelayan tradisional yang akan dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata yang indah. Juga merupakan daerah untuk kegiatan nelayan sebagai dermaga (pelabuhan) kapal ikan atau perahu yang ada di Pameungpeuk. 

Di Pantai ini sudah banyak yang menyediakan/menyewakan tempat-tempat penginapan yang cukup terjangkau harganya, ada juga fasilitas wahana air seperti banana boat, perahu. Selain itu juga di kawasan disini juga sudah terdapat cukup banyak restoran, pedagang ikan (rumah warga yang mengepul ikan dari para nelayan), juga toko cinderamata yang harganya cukup terjangkau.

5. Sayang Heulang

Sayang Heulang (Cilauteureun)

Sayang Heulang (Cilauteureun) via http://assets.kompas.com

Sekitar 1km dari Pantai Santolo, terdapat satu pantai yakni Sayang Heulang (Sarang Elang) yang biasa juga disebut Cilautereun (cilaut= air laut, eureun = berhenti), mengapa demikian? Adanya hamparan karang yang luas menyebabkan deburan ombak Samudra Hindia tidak langsung menyapu bibir pantai, pada saat air laut surut air laut terlihat seperti berhenti/tidak menyapukan ombak karena tertahan oleh hamparan karang. Jika kita sedang berada di Santolo, kita bisa naik perahu warga sekitar yang ditarif Rp.2000,- saja untuk menuju kesana. 

Selain itu, ketika air laut surut, kita bisa bebas main air, berenang, mencari ikan hias disela-sela karang, dan ber-selfie atau sekedar mengabadikan moment-moment liburan. Tapi ingat, Safety First ya! ;) Disini juga para pengunjung bisa mendirikan tenda dan ber-hammock cantik. Karena dipinggir pantai ini ditumbuhi pepohonan rimbun yang melengkapi cantiknya pasir putih dan air yang jernih. Jika para Travellers kesana, jangan lupa juga untuk menikmati sensasi berjalan di jembatan gantung Sayang Heulang ya!

Beberapa rekomendasi pantai yang telah disebutkan, para Travellers bisa menjelajahnya dalam satu kali jalan saja. Karena jarak antara pantai nya tidak terlalu jauh dan rutenya pun tidak terlalu sulit. Tinggal mengikuti jalur selatan saja. Gimana? menarik untuk dikunjungi bukan? Cukup 1-2 hari touring bersama teman/keluarga dengan berbagai jalur yang tersedia. 

Jangan lupa jika berkunjung ke tempat wisata/alam, buang sampah pada tempatnya ya guys :) Lindungi alam ini untuk dinikmati anak cucu kita nanti :D