Ternyata jurusan yang diambil saat kuliah dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. Sejak awal perkuliahan mahasiwa BK sudah dibekali dengan berbagai cabang keilmuan dan softskill di bidang bimbingan dan konseling untuk menjadi calon konselor/guru BK yang profesional. Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata guru BK? Jika yang terlintas di benakmu adalah sosok guru killer yang suka memberi hukuman pada siswa berarti kamu belum kekinian. Sepertinya kamu perlu meng-upgrade wawasanmu agar lebih luas dan up to date. Anggapan guru BK sebagai polisi sekolah adalah sebuah paradigma lama karena sebenarnya guru BK adalah sahabat siswa. Sahabat setia yang akan dengan senang hati mendengar segala curahan hati siswa serta menjadi fasilitator yang bisa diandalkan untuk membantu menyelesaikan masalah baik di bidang pribadi, sosial, belajar atau karier. Lalu kira-kira alasan apa saja ya yang membuat mahasiswa BK itu layak dipertimbangkan untuk menjadi pasangan halalmu kelak?

 

1. Mereka yang Masuk ke Jurusan BK Adalah Para Altruis Sejati

Jika ditanya alasan mengapa masuk jurusan BK pasti ada saja mahasiswa yang menjawab karena saran orang tua atau salah jurusan. Memilih jurusan yang tepat bukanlah hal yang mudah, banyak hal yang harus dipertimbangkan seperti bakat dan minat diri, passing grade jurusan atau tentang prospek jurusan ke depan. Walau pada awalnya ada yang belum mantap dengan jurusan yang diambil, namun seiring dengan berjanannya waktu mereka yang berani mengambil BK akan mengikuti ritme perkuliahan hingga kemudian menemukan sudut pandang yang berbeda : ”Ternyata masuk BK Asyik juga ya..”.

Dimana keasyikan terbesarnya adalah kepuasan batin ketika bisa menolong orang lain, karena sebaik-baiknya manusia adalah dia yang bisa bermanfaat untuk orang lain.

Bagi anak BK esensi menolong orang lain adalah menolong dirinya sendiri, sehingga menjadi seorang Helper adalah panggilan jiwa yang menyenangkan. Sikap altruisme yang sudah mengakar dalam diri akan memotivasi mereka untuk menolong orang lain secara sukarela. Tidak ada kata egois dalam kamus mahasiswa BK, mereka akan mengutamakan kepentingan orang lain yang lebih berhak atau membutuhkan dari pada kepentingannya sendiri. Jadi apa kamu masih meragukan ketulusan mereka?

2. Tak Perlu Banyak Memberi Kode, Empati Mengajarkan Anak BK Kepekaan Tingkat Tinggi

Saat mendengarkan orang mengeluh tentang hidup yang kejam sampai berurai air mata,  kadang membuatmu jengah, toh kamu juga punya masalah sendiri dan menurutmu tidak perlu sampai selebai itu. Tapi berbeda dengan anak BK, mereka menganggap hal itu adalah bagian dari proses belajar tentang keterampilan berempati, yaitu kemampuan untuk menyelami perasaan orang lain secara mendalam tanpa harus ikut larut ke dalamnya. Tidak semua orang bisa mengungkapkan masalahnya secara langsung, oleh karena itu diperlukan kemampuan mendengar aktif agar bisa peka atau cepat tanggap terhadap masalah orang lain yang bisa saja disampaikan secara tersirat melalui isyarat, bahasa tubuh, atau bahkan mimik wajah. Tak perlu khawatir jika pasanganmu nanti kurang peka, hanya dengan pasang wajah sedikit memelas saja anak BK akan tahu kalau kamu sedang membutuhkan bantuan. Eitss... tapi ingat bahwa empati tidak ikut larut ke perasaan orang lain jadi jangan cap mereka sebagai kaum baper-an ya.

3. Jangan Takut “Krik-krik”, Ngobrol dengan Mereka Nggak Ada Matinya

komunikasi verbal

komunikasi verbal via https://www.facebook.com

Anak BK terkenal pintar berbicara. Bisa dibayangkan kalau konselor adalah orang yang pendiam dan klien yang ditemui juga pendiam? sementara konselor perlu membantu klien untuk membuka diri dalam rangka mengungkapkan masalahnya.

Tidak hanya asal berbicara namun isi pembicaraan mereka juga harus bermutu.

Mahasiswa BK dituntut untuk memiliki pengetahuan luas terkait dengan perannya untuk membantu klien membuat pilihan alternatif-alternatif pemecahan masalah. Diperkuliahannya mahasiswa BK belajar  tentang berbagai cabang keilmuan seperti ilmu pendidikan, psikologi, sosiologi, antropologi, manajemen, ilmu agama, serta teknologi informasi dan komunikasi. Belum lagi mereka yang aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan pengetahuannya akan semakin luas. Mereka nyambung diajak ngobrol tentang topik apapun karena mahasiswa BK adalah orang-orang kekinian, dijamin obrolanmu nggak akan garing deh.

4. Bicara Soal Kekinian Mahasiswa BK Pegang Prinsip “Here and Now”

di sini dan sekarang

di sini dan sekarang via https://www.facebook.com

Mengadopsi teori Gestalt, Mahasiswa BK memegang prinsip disini dan sekarang. Walaupun dibebani dengan tugas perkuliahan yang menumpuk dan seabrek masalah hidup lainnya anak BK bukanlah tipe orang yang mudah mengeluh. Bagi mereka berfokus pada masa sekarang jauh lebih penting dari pada selalu merutuki kesalahan di masa lalu dan terlalu mencemaskan tentang masa depan yang belum pasti. Masa lalu adalah sejarah dan masa depan masih menjadi misteri. Menghadapi masa sekarang dengan penuh semangat dan perjuangan tentu akan berbuah manis di masa depan. Daripada terus mengeluh mending mengolah apa yang ada di depan mata. Bagaimana mungkin mereka selalu bisa  menjadi motivator untuk orang lain sementara diri sendiri loyo, tidak semangat, dan malas-malasan. Jadi tidak diragukan lagi kalau anak BK adalah sosok inspiratif dan tidak ada salahnya jika kamu mulai memperhitungkan mereka untuk dijadikan calon pasangan serasimu.

5. 5. Kalau di Bawah Melompat Kalau di Atas Menyusup, Pribahasa Ini Tepat Untuk Mereka

pembawaan diri

pembawaan diri via https://www.facebook.com

Anak BK cepat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Siapa bilang para konselor ini hanya sibuk berkutat di ruang BK? Mereka juga terjun ke berbagai komunitas dan lembaga-lembaga rehabilitasi sosial untuk memperdalam ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di jurusan. Mereka dapat bergaul dengan banyak orang yang berasal dari berbagai latarbelakang kebudayaan yang berbeda.

Anak BK tidak peduli tentang siapa yang dihadapinya, mereka hanya ingin berfokus dalam membantu orang lain untuk mengoptimalkan potensinya dan menemukan konsep dirinya yang lebih positif.

Bagi mahasiswa BK setiap individu itu unik, diciptakan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Oleh karena itu mereka akan selalu berusaha untuk menerima orang lain tanpa syarat apapun. Jadi tak perlu minder jika kamu merasa sebagai orang biasa-biasa saja karena mereka akan mampu membuatmu merasa menjadi wanita/pria yang luar biasa.

6. Maklum Jika Sedikit Kepo, Tapi Percayalah Mereka Bisa Diandalkan

Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi salah satu ciri khas lain anak BK. Ya memang wajar jika begitu karena mereka membutuhkan banyak informasi yang akurat untuk menganalisis masalah secara mendalam dan membantu klien menemukan solusi yang tepat atas masalah tersebut. Namun kamu tidak perlu takut untuk membeberkan rahasiamu sekalipun karena dalam bekerja dengan profesinya mereka memegang teguh kode etik profesi. Sebagaimana profesi lainnya seperti dokter, pengacara, atau psikolog , maka seorang konselor juga memiliki kode etik guna menjaga kualitas profesionalismenya. Walau kepo, tapi mereka bukan mulut ember, karena baginya menjaga kepercayaan adalah harga mati. Merasa nyamanlah untuk berbagi dengan mereka, jika rahasia besar dapat dijaga maka menjaga hatimu bukanlah perkara yang sulit bagi mereka. 

7. Kultur Akademik yang Keras menempa Anak BK menjadi ”Fully Functioning Person”

fully functioning person

fully functioning person via https://www.facebook.com

Meski terlihat woles dan selalu sumringah bukan berarti anak BK tidak memiliki masalah. Seperti jurusan lainnya, kuliah di Jurusan BK juga memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Saat baru awal masuk kuliah mereka sudah terkaget-kaget dengan banyaknya tugas yang ”sampe tumpeh-tumpeh”. Hampir setiap dosen pengampu mata kuliah yang masuk ke kelas memberikan tugas yang harus dikumpulkan di minggu depannya lagi. Dan kalau sudah begitu tidak ada pilihan lain, mereka pun harus rela memangkas jam tidur, mengurangi waktu nongkrong, atau menahan hasrat untuk menonton drama kesayangan. Dipertengahan kuliah mereka mulai terbiasa merasakan menjadi makhluk nokturnal yang kuat tidak tidur semalaman demi menyelesaikan deadline berbagai laporan mata kuliah, seperti konseling keluarga, konseling agama, konseling  multikultural, praktik assesment BK, praktik model-model konseling, atau praktik BK kelompok. Di akhir perkuliahan mahasiswa akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan di setting sekolah dan komunitas, KKN serta menulis Skripsi yang penuh dengan tantangan. Jika tidak cukup gigih maka pindah jurusan mungkin sudah jadi pilihan. Namun bagi mahasiwa BK berbagai kesulitan di bidang akademik tersebut bukanlah dementor yang akan menghisap habis segala kenangan dan kebahagiaan, mereka justru akan semakin termotivasi untuk mengaktualisasikan diri dan menjadi manusia yang dapat berfungsi dengan sepenuhnya dengan mengerahkan segala potensi yang mereka miliki untuk mencapai apa yang di cita-citakan.

8. Meski Terkesan Formal dan Serius, Mahasiswa BK Ternyata Multi Talenta

multi talenta

multi talenta via https://www.facebook.com

Kuliah dengan hem dan rok atau celana kain serta bersepatu akan menjadi pemandangan yang lumrah di kalangan anak BK karena mereka disiapkan untuk menjadi calon pendidik atau konselor profesional. Penampilan office look tidak serta merta membuat anak BK menjadi pribadi yang kaku dan kutu buku. Berfokus pada pengembangan potensi secara optimal, mereka juga memiliki tekat untuk menjadi pribadi ideal  yang serba bisa. Anak BK pasti memiliki lebih dari satu keahlian spesifik. Setidaknya mereka memiliki kemampuan untuk memotivasi orang lain. Anak BK pandai dalam menjaga keseimbangan hidup. Banyak dari mereka giat pada aktivitas di luar kampus seperti pecinta alam, memimpin organisasi kemahasiswaan, menjadi volunteer, atau aktif menulis di berbagai media. Diantara mereka juga banyak yang berkecimpung dalam dunia sastra, musik, modeling, bahkan ada yang bisa stand up comedy, jangan salah karena anak BK ternyata punya sense of humor juga. Hidup bersama orang multi talenta tentu saja akan membuat hidupmu semakin berwarna bukan?

9. Soal Masa Depan, Anak BK Adem Ayem

masa depan cerah

masa depan cerah via https://www.facebook.com

Tak kalah dengan jurusan lain, alumni jurusan BK juga mempunyai kesempatan sukses yang besar di masa depan. Ilmu BK tidak termasuk kedalam ilmu pasti, sehingga mahasiswa BK akan lebih luwes untuk mengaktualisasikan dirinya di berbagai setting kehidupan manusia. Sejak awal masuk kuliah saja mahasiswa BK sudah mempunyai arah perencanaan karir yang jelas yaitu sebagai guru BK disekolah atau sebagai konselor komunitas. Sebenarnya prospek lulusan BK sangat luas, beberapa bidang pekerjaan yang bisa ditekuninya antara lain adalah dosen, widyaiswara, staf HRD/Pengembangan SDM di instansi/dunia usaha dan industri, bank, pusat rehabilitasi dan lain sebagainya. Memiliki dasar kepribadian yang baik diikuti dengan penguasaan softskill lain di luar keahlian yang diperoleh saat kuliah menjamin kecemerlangan karir mahasiswa BK di masa depan.

Nah, jika masa depan karir anak BK sudah tidak diragukan lagi, apa kamu masih ragu untuk menjadikannya partner hidup di masa depan?

10. Pasangan Terbaik Adalah Sahabat Kita Sendiri

be my bestie

be my bestie via https://www.facebook.com

Memilih untuk memulai persahabatan dengan anak BK itu sangat mengasyikan, kamu bisa bercerita tentang apa saja termasuk masalahmu tanpa harus khawatir akan bocor ke semua orang. Ketika kamu lagi galau, merasa di PHP, atau susah move on maka jangan sungkan untuk menghubungi konselormu itu. Meskipun mereka belum memegang gelar kesarjanaan tapi mereka di didik untuk bisa membantu orang lain dalam memecahkan masalah. Mereka tak akan merasa keberatan untuk mendengarkan cerita-cerita hidupmu karena di kesempatan itu akan digunakannya untuk mengasah kemampuan dalam melakukan proses konseling. Jika mahasiswa BK bisa menjadi sahabat bagi siswa, maka jika pada akhirnya dia menginginkanmu untuk menjadi bagian dari hidupnya, bukan tidak mungkin jika ia juga akan menjadi pasangan sekaligus sahabat yang baik untukmu, dimana kalian berdua akan merasa ”klik” dalam banyak hal. Saat bersamanya kamu tak akan merasa pernah sendiri karena ia akan memperlakukanmu layaknya puteri/pangeran. Setia mendengarkan setiap keluh dan kesahmu serta berusaha membantumu dalam membuat alternatif-alternatif pemecahan masalah.

 

            Jadi bagaimana tanggapan kamu tentang anak BK? Setujukah kalau anak BK memang calon pendamping hidup yang Catchy. Buat kamu yang lagi berniat mencari pasangan bisa juga lho menambahkah mereka ke dalam list kandididat calon pasangan idealmu. Jika sekarang pendampingmu adalah salah satu dari mereka, pertahankanlah dan jadilah orang yang paling berbahagia bersamanya.

 

Dari pemilik NIM 1301410028

Yang merindukan sahabat-sabahat BK Unnes angkatan 2010.