Ketika kita mendengar kata Kpopers, pasti banyak hal negatif yang langsung ada di pikiran. Tapi gak semua yang mereka lakukan itu negatif, lho! Sisi lain yang jarang kalian ketahui tentang mereka akan diulas di sini.

1. Anti Galau

realityshow via https://google.co.id

Kenapa Kpopers bisa dibilang anti galau? Mereka adalah kaum yang jarang galau kalau malam minggu tiba. Mereka disibukkan dengan streaming comeback stage idola mereka setiap minggunya. Apalagi jika mereka penggemar drama, tambah berkurang pula galau mereka. Penggemar reality show juga mustahil untuk galau. Jadi kesimpulannya, hobi mereka adalah pengalih paling ampuh dari segala hiruk-pikuk dunia yang melelahkan. Kegalauan mereka hanya seputar gagal nonton konser dan berita dating idola favorit mereka, kok! Hihihihihi.

2. Beberapa dari Mereka Adalah Wirausahawan Sukses!

polarlight photobook via https://ebay.com

Mungkin para Kpopers nggak asing lagi dengan barang-barang yang ada di foto. Yup! Beberapa dari fans Kpop membuka usaha dengan mendirikan Fansite dan menjual Photobook. Jangan salah! Para Master Fansite ini mengambil foto idola mereka dengan modal sendiri, lho! Bukan searching atau googling. Memang mereka merogoh kocek sangat dalam, tapi mereka juga mendapat untung yang banyak pula.

Advertisement

Satu set photobook resmi dari fansite dijual minimal seharga Rp. 700.000,00. Photobook ini kualitasnya tidak kalah lho dari official perusahaan agensi! Malah bisa lebih bagus dan lengkap. Bayangkan saja, setiap tahun mereka mengeluarkan Photobook dan penjualannya tak hanya di Korea dan Asia tapi seluruh dunia. Kalikan saja. Berapa keuntungan yang sudah mereka dapat?

Mereka juga membuka bisnis kecil-kecilan secara online. Biasanya barang-barang yang dijual adalah album original, replika kaos Kpop, merchandise, dll yang jarang bisa didapatkan di offline store Indonesia.

3. Donasi

"Music makes one" adalah slogan yang mungkin mewakili aksi para Kpopers ini. Biasanya untuk merayakan hari ulang tahun idolanya atau anniversary group, mereka berbagi kebahagiaan dengan donasi pada yang membutuhkan. Dan nggak harus jadi Kpopers, lalu baru berdonasi. Semua orang bisa melakukan hal sederhana ini.

4. Jangan Ragukan Kemampuan Analisis Mereka

pathcode via https://twitter.com

Kenapa mereka membahas hal tak penting seperti gambar di atas? Daripada mempertanyakannya, bagaimana jika pertanyaan itu diganti dengan,

"Bagaimana mereka membuat pembahasan dan teori seperti itu, dari suatu video yang mungkin tak bisa kita ketahui apa maksudnya?"

Voila! Mereka menjawabnya dengan tepat! Belum lama ini, saat boyband EXO comeback, mereka melibatkan para penggemar untuk menebak sebuah pathcode di MV teaser individual yang telah dirilis. Pathcode tersebut dijadikan password untuk login ke situs resmi mereka, di mana agensi akan terus meng-update foto teaser individual anggota EXO. Cukup rumit bukan hanya untuk mengunduh sebuah gambar?

Jika kemampuan analisis ini diasah terus, tak tertutup kemungkinan kalau kemampuan mereka bisa digunakan sebagai karir yang menjanjikan.

5. Tak Hanya Mengidolakan, Mereka Juga Berekspresi Melalui Karya

Para penggemar Kpop juga banyak berkarya. Dari cover dance, melukis, menulis fanfiction, dan lain-lain. Jadi, ada sesuatu yang dihasilkan juga dari kegemaran mereka. Dan kebanyakan dari mereka juga mendapatkan keuntungan dari hasil karya mereka.

Untuk melakukan semua hal di atas, kita ga perlu jadi Kpopers kok! Saya yakin di luar sana, tidak hanya fans Kpop yang melakukannya juga. Seperti apa kata pepatah, kita tak boleh hanya menilai dari tampilan luarnya saja. Kamu sudah melihatnya, kan? Tidak semua Kpopers alay, kok!

Dan seperti halnya pisau, semua di dunia ini pasti bisa berguna baik atau malah berbalik menghancurkan. Begitu juga mengidolakan seseorang, memang tidak dilarang. Tetapi alangkah baiknya, jika kita menjadikan hal itu sebagai sesuatu yang merubah hidup kita ke arah positif. Syukur-syukur menjadi sumber inspirasi untuk cita-cita kita kelak.