Kalian mungkin pernah melihat kisah fiksi,ataupun sebuah FTV yang mengisahkan dimana sepasang kekasih yang akan melakukan pernikahan,tiba-tiba sang wanitanya bertemu seorang lelaki lain,dan membuatnya jatuh cinta dalam waktu yang teramat singkat dan dengan tega membatalkan pernikahan yang sudah disiapkan sejak lama,dan mungkin kalian bahkan dengan tega mendukung wanita itu untuk membatalkan pernikahannya.

Aku tersenyum kecut ketika melihat kisah itu,aku bahkan mengalaminya,bagaimana terpuruknya hariku dan menghabiskan malam-malam dengan hati sesak tak tertahankan,ketika mengingat kisah itu,ya kisah dimana kau meninggalkanku dengan ucapan " maafkan aku,aku bahkan tak tahu kapan  tepatnya hatiku jatuh cinta kepadanya." dan aku terdiam kaku,hatiku remuk seketika,begitu mudahnya takdir mempermainkanku.

1. Akulah Sebatang Pohon Ranggas Itu

Sebatang pohon ranggas via http://www.google.com

Entah bagaimaa senja begitu mempesona disaat hatiku sedang mendung,bukan,bukan karena patah hati,sesungguhnya hatiku memang sudah patah,patah berkeping,bukan saat ini tapi sudah berlalu sejak 1 tahun yang lalu,meski luka itu masih ada,ikhlas masih berdengung,tanda belum penuh adanya,tapi izinkan aku untuk melakukan itu,mengikhlaskan semua,karena aku berhak bahagia dengan caraNYA.Perpisahan kita bukan tanpa sebab,aku tak habis fikir,hubungan kita yang sudah terjalin selama lima tahun dan akan melakukan pernikahan,ternyata kandas hanya karna kau jatuh cinta dengan lelaki lain,apa kau berfikir aku akan baik-baik saja???bohong besar jika aku bilang "aku baik-baik saja."

Tapi kau tau,aku tak mampu beranjak,aku seperti sebatang pohon ranggas yang mencintai akarnya,menanti daun-daun kering tergantikan dengan daun-daun yang hijau,ya mungkin hatiku masih teramat suram,hingga aku tak bisa membaca petunjuk dariNya,bukankah seharusnya aku sudah beranjak pergi sejak lama???dan merajut asa dengan gadis lain?

2. Hatiku Berkhianat

ketika hatiku berkhianat via http://www.google.com

Advertisement

Entah mengapa takdir sedang ingin bermain denganku,menghiburku yang sedang tertatih menata hati,tapi ku rasa ini bukan lah sebuah hiburan yang tepat,ini sebuah lelucon yang mengenaskan.Setelah satu tahun berlalu,setelah aku mulai bisa berdamai dengan masa lalu,kau memintaku lagi untuk kembali???

Aku tertawa sumbang mendengar ucapanmu,bukan,sebenarnya aku bukan menertawakanmu,tapi aku menertawakan diriku sendiri,bukankah sudah kubuat tembok penghalang,hingga semua selesai dengan sendirinya?lalu kenapa hatiku ini mengambil peran?

3. Aku Sudah Berusaha Mengikhlaskanmu

wajahmu yang sendu via http://www.google.com

Malam itu kau memintaku untuk bertemu,dengan syal warna biru yang kau kenakan kau terlihat sangat cantik,sayangnya matamu terlihat sembab,wajahmu sendu,dengan suara serak yang teramat berat kau berucap "apa kabar?"

Sapaannya membuatku harus berusaha lebih maksimal untuk menekan dalam – dalam rasa sakit,dan sialnya,rasa sakit itu masih saja muncul,meski sudah 1 tahun aku mengikrarkan ikhlas melepas sebagian hatiku pergi,mungkin ini terdengar naif,dan lebay,tapi bukankah semua itu halal,bagi orang yang sedang patah hati??? yups,,salah,Akh sudahlah jangan kau dengar, karena itu hanya kalimat dari lelaki "desperate" sepertiku

4. Aku Tak Ingin Mengulang Cerita Lama

kisah yang belum usai via http://www.google.com

Berulang kali kau meminta maaf dan berharap agar aku kembali,tapi sayang,kau tahukan,hatiku ini sudah terlalu sakit,bahkan sudah mati rasa atas cinta yang kau tawarkan,sebelum kau meminta maaf,diriku ini sudah memaafkanmu sejak kau memutuskan untuk pergi dariku.

Malam itupun kau memintaku untuk kembali lagi dihidupmu,memintaku untuk mengulang masa-massa indah kita dulu,memintaku untuk merajut asa bersama lagi, "maaf,aku sudah bertunangan dengan wanita lain,dan ini cincinya" air matamu buyar,hatiku lirih mendengar isak tangismu,maafkan aku,aku terpaksa membohongimu,terpaksa berbohong kalau diriku sudah menjalin komitmen dengan orang lain,dan cincin yang kupakai ini milik sepupu perempuanku,karena sesungguhnya,aku tak ingin mengulang cerita lama yang belum tuntas adanya,izinkan diriku mengakhirinya.

5. Izinkan Diriku Egois untuk Saat Ini Saja.

Izinkan diriku egois via http://www.google.com

Aku tak pernah menyesali pertemuan kita,aku pun tak akan membencimu,aku hanya ingin melanjutkan hidupku dengan rasa damai,tak masalah jika banyak luka yang tertoreh,bukan hanya aku yang tersakiti,tapi aku bisa merasakan,bahwa kau juga tersakiti,peluklah luka-luka itu,perasaan tetaplah perasaan,meskipun setiap langkah tak selalu berubah,setiap air mata yang tak pernah terlihat,sungguh kuharap semua akan baik-baik saja.

Allah,maafkan hambaMu jika ini keputusan yang egois,tapi aku lelaki biasa yang ingin egois dengan perasaanku,aku tak kuasa jika harus mengulang cerita lama,seberapapun aku pernah dan bahkan masih mencintainya ,itu tak berarti aku akan dengan mudah bersamanya.

Dariku,lelaki yang hampir bersanding denganmu