Bergabung dalam sebuah band sering dikaitkan dengan hal-hal negatif:  brutal, vandalisme, pergaulan bebas, hingga obat-obatan terlarang. Namun hal ini tidak sepenuhnya benar, banyak juga orang di luar sana yang benar-benar menekuni dunia musik sebagai hobi, pekerjaan sampingan, hingga profesi dan identitas diri. Menjadi anak band bukan hanya soal gaul atau kerennya anak remaja zaman sekarang, karena banyak juga band yang digawangi oleh personil yang sudah senior dalam hal usia dan pengalaman. Bermain musik dalam sebuah band bisa menjadi sarana berkumpul, belajar, dan bersosialisasi secara nyata, bukan hanya di sosial media semata.

Beberapa alasan ini merupakan bukti nyata dari mereka yang suka nge-band:

 

1. Sarana menyalurkan hobi dan bakat

Bagi kalian yang suka nge-band biasanya punya dua alasan; karena hobi main musik atau nyayi dan karena memiliki bakat di bidang musik dan ingin diekspresikan. Daripada bakat musik dipendam dalam-dalam, lebih baik disalurkan dalam sebuah band bersama teman-teman, kan?

2. Mendapatkan teman baru

Biasanya anak band merasa tidak cukup dengan satu band saja. Ibarat poligami, seorang yang suka main musik akan mencoba hal baru dengan mengeksplor genre-genre lain dalam bermusik dengan membuat band baru, tentunya dengan orang-orang baru. Jadi anak band juga banyak teman baru yang bisa ditemukan di studio musik dan venue acara musik. Yang pasti teman beneran, bukan teman si sosmed doang!

3. Melatih konsentrasi dan kreatifitas

Linkin Park

Linkin Park via http://www.favim.com

Bermain musik sendirian memang membutuhkan konsentrasi, namun bermain musik dalam sebuah band justru membutuhkan konsentrasi lebih. Selain itu, kekompakan sesama personil juga penting dalam memainkan lagu demi lagu secara bersama-sama serta menuntut kreatifitas dalam menuangkan ide-ide yang datang dari pemikiran yang berbeda-beda antar personil ke dalam sebuah karya lagu yang orisinal.

4. Melatih kekompakan dan teamwork

Breaking Ice in Britain

Breaking Ice in Britain via http://breakingiceinbritain.wix.com

Membangun chemistry dalam sebuah band memang gampang-gampang susah. Kekompakan dalam sebuah band diuji seperti halnya berkeluarga yang membutuhkan rasa percaya, menjaga ego masing-masing dan saling terbuka dalam menyampaikan ide-ide baru. Setiap personil band pasti memiliki referensi musik yang berbeda-beda. Oleh karena itu, teamwork dalam sebuah band juga sangat penting untuk menjaga eksistensi dalam bermusik.

5. Disiplin waktu, solidaritas, serta komitmen

Twin Forks

Twin Forks via http://cmt.com

Bergabung dalam sebuah band juga melatih disiplin waktu dan komitmen. Misalnya dalam hal mengatur jadwal latihan, manggung, hingga rekaman. Setiap personil tentu akan merasa tidak enak jika datang terlambat atau berhalangan hadir dalam sebuah kesempatan berkumpul besama dalam satu band. Soldaritas dan Komitmen dalam menjaga keharmonisan sebuah band akan membuat kita lebih menghargai satu sama lain dan akan membuat kita nyaman seperti berada dalam sebuah keluarga.

6. Hobi yang bisa menambah penghasilan

Simple Plan

Simple Plan via http://simpleplan.com.br

Kurang lengkap rasanya jika kalian anak band, tapi belum berkarya. Memang tidak ada salahnya membawakan/mempopulerkan kembali lagu karya orang lain. Tetapi apakah kita tidak ingin karya sendiri didengar orang dan menjadi kebanggaan sendiri? Lagu demi lagu hingga menjadi sebuah album. Bukan rahasia lagi bahwa nge-band bisa menambah uang jajan. Selain menjadikan band sebagai ladang penghasilan tambahan, kreatifitas dalam membuat lagu karya sendiri yang diabadikan melalui studio rekaman bisa jadi sesuatu yang berharga jika dijual. 

7. Banyak fans dan juga pengagum rahasia

Chester Bennington (Linkin Park) bersama fans

Chester Bennington (Linkin Park) bersama fans via http://gettyimages.com

Nah, ini! Semakin tekun dan seringnya manggung di sana-sini, pastinya semakin banyak orang yang tahu band kita beserta personilnya. Tak jarang ada juga orang yang “tergila-gila’ dan jadi fans setia kita setelah melihat langsung aksi panggung bersama band tercinta (pengalaman pribadi, hehehe). Bahkan sesaat turun panggung setelah perform, tiba-tiba segerombolan orang meminta foto serta meminta nomor ponsel dan pin BB. Yah, meskipun cuma artis kacangan, yang penting punya penggemar. Menyenangkan, bukan?

***

Menjadi musisi mungkin bukan impian semua orang, banyak juga musisi handal yang lahir justru karena unsur ketidaksengajaan alias bukan tujuan hidup yang utama, seperti misalnya bakat-bakat tersembunyi yang tercium dan diangkat media. Bagi kalian yang sedang asik-asiknya nge-band, jangan berhenti berkarya demi kemajuan musik di Indonesia, siapa tau kita bisa menembus pasar dunia. Sukses selalu!