Sadarkah kita, bahwa iklim bumi kita kini semakin panas? Terutama bagi kamu yang tinggal di daerah kota, tentu sangat merasakan dampaknya. Coba kita lihat, mungkin ini salah satu penyebabnya.

Bumi kita memiliki sebuah lapisan atmosfer yang melingkupi permukaan bumi dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah sampai sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Atmosfer ini juga memiliki beberapa lapisan, salah satu diantaranya adalah lapisan ozon (O3) yang merupakan gas berupa molekul anorganik yang berada di lapisan troposfer (10%) dan lapisan stratosfer (90%). O3 merupakan penyerap utama sinar UV antara 200 dan 330 nm. Sehingga, lapisan ozon di atmosfer berfungsi untuk melindungi kehidupan di bumi dari radiasi sinar UV secara langsung, terutama sinar UV-B yang berbahaya bagi manusia.

Lalu bagaimana jika lapisan ozon ini menipis?

Kemerosotan ozon secara global akan mengakibatkan radiasi sinar UV meningkat. Sedangkan radiasi sinar UV tersebut dapat mengakibatkan penyakit kanker kulit dan katarak pada manusia, menurunkan kekebalan tubuh, merusak tanaman tertentu, mempengaruhi kehidupan plankton, dan meningkatnya kadar karbon dioksida.

Memangnya, apa sih yang menyebabkan lapisan ozon di bumi kita ini menjadi semakin menipis?

Ancaman yang diketahui dapat merusak keseimbangan ozon adalah klorofluorokarbon (CFC). CFC buatan manusia ini dapat menyebabkan kemerosotan kadar ozon global secara berangsur-angsur. 1 molekul CFC yang dibebaskan dapat bertahan 50 hingga 100 tahun dalam atmosfer. Sekitar dalam waktu 5 tahun, CFC perlahan bergerak naik ke lapisan statosfer yang dapat mengakibatkan kurangnya sinar UV yang dapat diserap oleh ozon. Molekul CFC dapat terurai setelah bercampur dengan sinar UV, dan membebaskan atom klorin. Namun, atom klorin ini juga menyebabkan penipisan ozon dan menghasilkan lubang ozon.

Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk bumi kita?

Kurangi penggunaan CFC!

Dengan cara apa?

1. Kurangi penggunaan sterofoam, ganti kebiasaan dengan membawa tempat makan sendiri.

kurangi penggunaan sterofoam via http://google.com

Sterofoam dibuat dari campuran 90-95% polistirena dan 5-10% gas dengan menggunakan blowing agent seperti freon yang dapat merusak lapisan ozon.

2. Kurangi penggunaan botol plastik air mineral, ganti kebiasaan dengan membawa tumbler.

mana tumbler mu? via http://google.com

Plastik adalah bahan yang terbuat dari monomer-monomer etena yang jumlahnya sangat banyak dan bergabung menjadi polietena. Senyawa ini sulit dicerna oleh makhluk hidup bahkan oleh bakteri atau mikroorganisme sekalipun. Bahan plastik itu sendiri juga sesungguhanya tidak baik untuk kesehat. Oleh karena itu ada aturan dalam penggunaannya. Pernah lihat kan, kode berbentuk segitiga dan angka yang terletak di bagian dasar botol plastik? Kode tersebut dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Diantaranya adalah

Advertisement

Kode 1: PETE atau PET (Polyethylene terephthalate)

Kode 2: HDPE (High density polyethylene)

Kode 3: V or PVC (Polyvinyl chloride)

Kode 4: LDPE (Low density polyethylene)

Kode 5: PP (Polypropylene)

Kode 6: PS (Polystyrene)

Kode 7: OTHER yaitu SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate) dan Nylon

Jadi, mulai sekarang mulailah memperhatikan kode plastik sebelum membeli. Sebisa mungkin gunakan tempat makanan atau minuman dengan kode 4 atau kode 5 karena kode tersebut yang paling aman digunakan.