Menjalin sebuah hubungan bukan hanya sekedar soal makan dan jalan, tapi kamu yang pernah jatuh cinta pasti tahu bagaimana indahnya bermain perasaan. Siang terlalu cepat berlalu dan malam rasanya ingin sekali dipercepat demi bisa bersama dan bertemu.

Cinta itu datang dari hati, kamu dan si dia bukan hal kebetulan jika bisa bersama dalam ikatan sebuah hubungan atau yang sering kita sebut dengan pacaran. Pasti ada rencana Tuhan di balik sebuah hubungan yang sedang kamu jalani.

Manusia dewasa pasti punya tujuan di balik kata pacaran bukan? Okelah kamu yang saat ini sedang membaca artikel ini masih berusia belasan dan mungkin masih jauh kalau mau bahas sebuah pernikahan. Tapi setiap insan pasti punya tujuan, tujuanmu apa dengan pasanganmu, coba kamu jawab sendiri yaa..

Pacaran bertahun-tahun akhirnya putus juga, rasanya apa sih? Nyesek? Apalagi jika hubunganmu berakhir tanpa alasan yang jelas. Kita sebagai wanita cuma bisa nangis dan kamu sebagai cowo masih tega nyari alasan-alasan ini cuma buat mengakhiri hubunganmu dengan si dia?

1. Maaf aku lagi sibuk banget, sayang…

sibuk banget shaayyy via http://kelascinta.com

Alasan sibuk dengan kerjaan, tugas kuliah atau sibuk dengan yang baru yaaa what ever lah kamu beneran sibuk atau nggak, tapi alasan ini beneran basi jika kamu mau pakai untuk mancing si dia marah dan pada akhirnya dia memutuskan hubungan kalian.

Ada yang lebih jantan gak si selain bilang sibuk? Padahal pasangan kamu pasti hapal banget loh semua kegiatanmu.

2. Tiba – tiba berubah dan menghilang

Udah macem Spiderman dapet panggilan kejahatan via http://live-av.info

Advertisement

Tiba – tiba berubah dan menghilang. Yang biasanya gak pernah absen nanya makan, ini dihubungin susahnya luar biasa. Sekalinya bisa, malah marah-marah dan bilang kalau kita gak pengertian. Men…, please deh!

Kita cewe, cinta, tapi gak bisa juga digantung gak dapet kabar seharian cuma karena kamu bosen dengan hubungan, cara seperti ini bikin cewe bingung dan merasakan sakit gak karuan.

3. Membesar-besarkan masalah

cari – cari masalah via http://funnyjunk.com

Yang dulu pada saat kalian masih saling cinta itu semua jadi pemanis hubungan, tapi beda cerita ketika rasa itu mati, masalah kecil menjadi hal yang seakan mengganggu, kamu jadi tidak punya rasa empati atau saling mengerti lagi.

Membuat pasanganmu bertanya dan marah menjadi puncak hubungan kalian menjadi tidak sehat, sering bertengkar dan pada akhirnya keinginanmu berpisah terlaksana sudah.

4. Perbedaan prinsip keluarga jadi alasan bahwa hubungan ini tak lagi bisa dilanjutkan

Dulu bilang susah senang kita bersama, sekarang itu semua tinggal cerita, perbedaan sebuah keluarga yang dulu bisa kalian pecahkan bersama menjadi alasan bahwa ini sulit untuk kita paksakan.

Terlalu jahat jika keluarga menjadi sebuah alasan jika kamu ingin mengakhiri sebuah hubungan, kamu yang dewasa akan mengerti bahwa kelak hubungan rumah tangga pasti akan melibatkan berbagai perbedaan yang sebenarnya bisa kalian bicarakan dengan duduk bersama.

5. Alasan mitos belaka yang melarang menikah beda suku dan bilang jika orangtua tak memberi restu

Mitos jadi alasan yang tidak masuk akal jika kamu menjadikan itu semua sebagai sebuah alasan. Ingatlah ketika kalian berjuang bersama, jangankan mitos, hal-hal yang bersifat tahayul pun kamu sangat membencinya. Tapi ini sudah bukan cinta lagi namanya, kamu mungkin sudah tak perduli seberapa hancur hati si dia, yang kamu mau kita selesai dan cari yang baru tanpa harus kamu yang menyakiti.