1. Pakaian

Pakaian dalam via http://www.faroka.com

Kamu perlu tahu bahwa bakteri akan senantiasa berada di setiap permukaan kulit tubuh kamu. Walaupun tidak berbahaya, bakteri-bakteri ini terkadang bisa menyebabkan infeksi. Baju dalam juga bisa mengandung kuman dari tinja serta jamur dari infeksi genital. Bahayanya apa? Bahaya nya adalah kuman-kuman ini bisa tinggal pada kain dalam waktu yang cukup lama.

Apabila pakaian dalam kamu tidak dicuci dengan benar, maka kuman juga dapat menyebar ke pakaian lain yang dicuci secara bersamaan. Inilah alasan mengapa pakaian, terutama pakaian dalam, perlu untuk kamu ganti setiap hari serta dianjurkan untuk tidak meminjamkannya kepada orang lain. Pakaian-pakaian tertentu, contohnya seperti baju olahraga, pakain yang digunakan untuk memasak, wajib dicuci secepatnya setelah kamu kenakan.

2. Handuk

Handuk yang digunakan oleh lebih dari satu orang bisa meningkatkan risiko pertukaran kuman di antara orang-orang yang menggunakan handuk tersebut. Oleh karenaya, selalu bawa handuk sendiri setiap kali kamu bepergian atau berolahraga.

3. Sikat gigi

Advertisement

Sikat gigi yang digunakan secara bersamaan oleh lebih dari satu orang memiliki risiko meningkatkan penularan hepatitis C. Kenapa demikian? Penularan hepatitis C ini dimungkinkan akibat terkena paparan darah yang mengandung virus hepatitis C. Apabila lupa membawa sikat gigi ketika menginap, maka usahakan untuk membeli yang baru dari pada meminjam sikat gigi milik orang lain.

4. Alat cukur

Kulit yang terkelupas dan mengeluarkan darah mungkin saja terjadi ketika seseorang mencukur bulu, rambut, ataupun jenggotnya. Oleh karenanya, karena mengandung darah maka alat pencukur mempunyai resiko yang kemudian bisa menyebarkan penyakit tertentu apabila digunakan secara bergantian dengan orang lain, seperti hepatitis C.

5. Gunting kuku

Berjalan tanpa menggunakan alas kaki di kamar mandi umum bisa menimbulkan risiko terkena jamur kuku. Begitu juga jika kamu menggunakan pemotong kuku secara bergantian dengan orang lain, maka bisa berpotensi terkena jamur kuku. Jamur ini biasanya berkembang biak dalam lingkungan yang lembap dan hangat, serta bisa menyerang kuku kaki, kuku tangan, serta kulit yang berada di sekitar kuku. Dalam sebuah keluarga, lebih disarankan untuk masing-masing anggota keluarga mempunyai pemotong kuku sendiri.

6. Sisir

Kurap pada kulit kepala serta kutu merupakan gangguan yang sering dialami oleh anak-anak di sekitar usia 3-11 tahun. Kurap bisa meninggalkan ruam bulat berwarna kemerahan ataupun kerontokan rambut sedangkan kutu dapat membuat gatal kulit kepala. Kurap serta kutu ini dengan mudah bisa menyebar dan menular melalui sisir yang digunakan secara bergantian. Begitu pula dengan penggunaan helm dan topi jika digunakan lebih dari satu orang.

7. Earphone

Infeksi pada saluran telinga bagian luar ternyata bisa disebabkan oleh pemakaian headphone yang tidak bersih. Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, maka infeksi ini bisa meluas serta mengakibatkan risiko terburuk, seperti hilangnya pendengaran. Oleh karena itu, selain membersihkan earphone secara teratur, penting untuk tidak saling bertukar earpone dengan orang lain untuk mengurangi risiko tersebarnya infeksi pada saluran telinga.

8. Riasan

Riasan Lipstik via http://www.faroka.com

Konjungtivitis merupakan infeksi mata yang bisa menular dengan mudah melalui alat riasan yang digunakan secara bergantian. Selain itu, kebiasaan lain seperti meminjam serta menggunakan pelembap bibir milik teman, bisa meningkatkan risiko tertularnya penyakit herpes labialis. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks yang bisa menyebabkan gelembung melepuh pada mulut orang yang sudah terinfeksi.

9. Kesimpulan

Oleh karenanya, tidak disarankan untuk meminjamkan atau menggunakan riasan tester terutama riasan yang dipakai pada bagian mata, seperti maskara dan lipstik pada bibir. Tanyakan kepada jasa perias apakah menggunakan alat rias sekali pakai atau tidak.jika kamu sering menggunakan jasa perias profesional.

Sekali lagi, disarankan untuk tidak saling bertukar barang pribadi yang melibatkan kontak langsung dengan kulit maupun dengan mulut dan mata, termasuk sabun batangan serta gelas atau botol minum. Sebaliknya, apabila barangmu terlanjur telah dipinjamkan kepada teman, maka usahakan untuk di cuci bersih menggunakan air hangat untuk membunuh kuman yang mungkin ada.