Apa kabar perempuan-perempuan cantik gebetan anak teknik? Masih ragu dan terlalu mengkhawatirkan banyak hal untuk nerusin hubungan sama anak teknik? Jangan kebanyakan mikir, mereka itu termasuk kandidat jodoh terbaik!

Meski ini sebatas opini, namun tetap bisa jadi pertimbanganmu dalam memantapkan hati!

Di bawah ini sedikit gambaran tentang problematika yang "mungkin" kamu alami dan ulasan gamblangnya untuk menjawab kekhawatiranmu. Jangan keburu negative thinking, nikmatin aja dulu.

1. Cowok teknik identik dengan tidak setia itu mitos. Karena nyatanya, nggak semuanya begini

Katanya Cowok teknik ngga setia via https://pexels.com

Pernah atau bahkan sering mendengar seorang teman mengatakan demikian? Ah, bukan cuma kamu, aku juga pernah. Entah bagaimana dan dari mana asalnya, banyak yang mengklaim anak tenik rentan dengan ketidaksetiaan. Padahal setia atau tidak setia, itu tergantung masing-masing individunya, bukan tergantung dari fakultasnya.

Pada dasarnya cowok yang tidak setia itu tersebar di mana-mana dan di segala jurusan pasti ada. Jadi rasanya tidak etis jika kita curiga dengan anak teknik yang tidak punya salah apa-apa. Kalaupun ada anak teknik yang hobi gonta ganti pacar atau gemar main belakang, itu dari masing- masing orangnya sendiri, 'kan? Ada banyak faktor yang melatarbelakangi.

Seperti kurang cocok, tidak nyaman atau terlalu posesif (sekedar info, anak teknik tidak suka dikekang, jadi jangan terlalu posesif).

Justru sebaliknya, kamu seharusnya tidak meragukan kesetiaan cowok teknik.

Coba lihat, hanya ada segelintir mahasiswi di fakultas mereka. Jarangnya kaum hawa di fakultas teknik harusnya menurunkan beban khawatirmu tentang bagaimana jika mata mereka jelalatan di kampus. Belum lagi seabrek tugas kuliah dan praktikum yang menguras pikiran mereka. Alih-alih untuk memikirkan lebih dari satu perempuan yang akan merepotkan, untuk memikirkan kegiatan kampus saja mereka sudah kewalahan. Ditambah jadwal nongkrong dengan teman seangkatan yang sulit dilewatkan.

Advertisement

Ayolah, sehari hanya 24 jam, tambahan waktu yang mana lagi yang akan mereka gunakan untuk sekadar kencan dengan selingkuhan? Iya, mungkin kadang mereka sedikit selengekan, menggoda mbak-mbak penjual kopi atau sekedar bersiul pada perempuan cantik yang lewat dipinggir jalan. Tapi ketika sudah punya pacar yang sukses menyuguhkan rasa nyaman dan serius menjalani hubungan, kesetiaan mereka tidak usah diragukan. Dan jika mereka sudah setia, giliran kamu yang jangan sampai mengkhianatinya. Bukan apa-apa, mereka paling tidak bisa jika kesetiaanya dibuat mainan.

2. Cowok teknik kebanyakan tidak peka, masak iya? Gini penjelasannya

tidak Peka via https://pexels.com

“Aku bilang nggak apa-apa pake nada uring- uringan. Eh, dia malah dengan santai bilang, 'Yaudah’. Terus ngluyur main futsal sama temen- temennya.”

Berharap untuk bisa dimengerti dengan sikap naifmu yang kekanak-kanakan? Sepertinya harapanmu akan susah untuk diwujudkan. Iya, memang seperti itulah mereka. Bersikap terlalu realistis sesuai apa yang kita katakan (dibaca: tidak peka).

Mungkin memang rata-rata laki- laki itu tidak peka, dari jurusan manapun mereka berasal. Tapi maksudku, mereka ini kadar ketidakpekaannya lebih tinggi dua kali lipat. Lebih butuh banyak dorongan untuk membuat mereka “ngeh” dengan apa yang kita inginkan. Ya, kalian tahu kan sifat perempuan? Aku sendiri juga perempuan dan pada awalnya juga berharap dimengerti tanpa susah-susah bilang, berharap dituruti tanpa harus merengek-rengek panjang lebar. Tapi kemudian aku sadar. Tidak pekanya mereka itu, sebenarnya bukan hal besar yang harus dipusingkan. Sadar atau tidak, mereka sama dengan menggemblengmu untuk tidak bersikap manja dan berkata jujur sesuai apa yang dikatakan hatimu.

Maklumilah, sehari- hari baik di kampus dan di luar kampus, kebanyakan mereka selalu bergaul dengan laki-laki yang ya, tahulah sifat lelaki yang tidak suka bertele-tele dan to the point dengan apa yang mereka inginkan. Jika mereka mau bilang mau, jika mereka marah bilang marah.

Jadi mereka masih susah memahami sifat perempuan yang penuh teka- teki dan drama. Belum lagi mata kuliah kalkulus, elektronika daya, mesin-mesin listrik yang juga berharap di mengerti oleh mereka. Sudah terlalu pusing memahami rumus kalkulus dan sejenisnya, kamu juga malah susah dimengerti dan banyak maunya.

Jadi sebaiknya, bilang saja apa yang memang kamu inginkan.

Kenapa? Masih mempertimbangkan gengsi? Harus berapa oktaf lagi kamu menaikkan egomu? Apa salahnya mengungkapkan apa yang benar-benar diinginkan dan dirasakan. Percayalah, meskipun tidak peka, ketika mereka sudah tau apa yang kita inginkan, mereka dengan sigap akan melakukannya. Ketika tahu kamu marah, mereka akan mengambil tindakan menyenangkan meskipun hanya dengan guyonan khas sederhana anak teknik yang dijamin malah membuat marahmu hilang. Daripada malah dianggurin dan ditinggal main futsal kan? Tenang, anak teknik itu bisa diandalkan, dan akan selalu seperti itu. 

3. Mereka memang nggak romantis, tapi jangan kaget kalau dia akan memperlakukanmu dengan sebaik mungkin

ngga romantis juga via https://www.google.co.id

Berharap diperlakukan seperti Geum Jan Di oleh Goo Jun Pyo atau tokoh-tokoh utama dalam serial drama Korea romantis lainnya? Lebih baik sapu bersih pikiran semacam itu sekarang juga!

Jika kamu tanya apa cowok teknik itu romantis? Jawabannya, tentu saja tidak! Mereka bukan tipe orang yang suka memberikan kejutan manis tiap waktu, tidak hobi mengumbar kemesraan, pun tidak pandai merangkai kata-kata picisan yang terdengar memabukkan. Mereka justru terkesan cuek dan tidak pandai menggombal.

Tapi, malah bagus bukan? Apa tidak bosan menghadapi cowok yang doyan menggombal dan rada berlebihan dalam menunjukkan perasaannya? Meskipun cowok teknik terkesan tidak romantis, tapi perhatian dalam tindakannya sulit untuk dielakkan. Ketimbang mengumbar janji dan banyak OMDO alias OMong DOang, mereka tidak segan-segan untuk langsung membuktikan perhatiannya karena benar-benar sayang.

“Aku tadi habis jatuh keserempet motor.”

“Tunggu di situ, aku ke sana sekarang.”

Tanpa bertanya ini itu mereka justru akan langsung datang untuk membawamu ke dokter atau sekedar ke tukang urut sekitar.

Dan sekalinya cowok teknik memperlakukanmu dengan manis dan bersikap romantis, percaya padaku, kamu akan sukses dibuat melting dan ketagihan. Momen yang jarang seperti itu justru akan membuatmu tidak bosan dalam menjalani hubungan dan selalu tidak sabar menantikannya. Romantisnya mereka juga terkesan tidak basi karena tidak diumbar setiap hari. Maksudku, coba pikirkan, cowok romantis terkadang membosankan

4. Memiliki jiwa solidaritas tinggi membuatnya terlihat sangat cool dan nggak ‘menye-menye’

Solidarity Forever via https://pexels.com

Pasti tidak asing 'kan dengan semboyan “Solidarity Forever” yang sering terdengar dari anak fakultas teknik?

“Anak teknik akan lebih mentingin temen-temennya dan nggak ada waktu buat kita.”

“Mereka lebih milih Dota sama temen-temennya daripada kencan malem minggu bareng kita.”

Oke, mari kita luruskan agar kekhawatiranmu bisa diredam!

Absolutely yes, anak teknik memang identik dengan rasa setia kawannya yang tinggi. Mungkin berjuang dan berkutat dengan segala macam kegiatan kampus yang memusingkan bersama-sama membuat loyalitas mereka sangat tinggi antara satu dan yang lainnya. Banyak kegiatan yang mereka lakukan bersama di sela waktu luang mereka.

Mulai dari menggarap proyek, berkutat dengan tim robotika atau mobil listriknya, bahkan untuk sekedar nongkrong di warung, ngopi, nge-Dota atau futsal yang juga sulit untuk dilewatkan. Mereka memang seperti itu dan ‘mengerti’ kehidupan mereka yang seperti itu adalah bagian dari konsekuensi kita sebagai pacar mereka.

Apa salahnya menjadi pacar pengertian? Bagus, 'kan? Lagi-lagi mereka mengajarimu untuk lebih dewasa dalam menyikapi banyak hal. Ada banyak hal positif yang bisa kamu dapatkan. Seperti, kamu jadi punya  banyak waktu luang untuk kehidupanmu sendiri karena tidak melulu bersamanya yang bisa diisi dengan hal-hal bermanfaat dan menyenangkan.

Kamu bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman, hang out atau sekedar me-time memanjakan diri sendiri. Kamu juga bisa mengikuti kegiatan positif intra atau ekstra kampus untuk menambah pengalaman dan wawasan. Kamu tidak akan kehilangan dunia dan waktu pribadimu. Kamu juga akan lebih mandiri karena tidak sediki-sedikit: “Yank, jemput” , “Yank, anter”.

Pacaran dengan mereka juga  tidak perlu takut membuatmu merasa dikekang, mereka bukan tipe orang yang posesif dan clingy, jadi tidak akan membuatmu repot. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kamu bisa bebas jalan dengan cowok lain atau semena-mena. Kamu juga harus bisa menjaga kepercayaan yang mereka berikan.

Dan jika kamu memang tetap ingin lebih banyak waktu bersama mereka, kamu bisa ikut dalam kegiatan mereka yang biasa dilakukan dengan teman-temannya. Dengan begitu kamu juga bisa membaur dan menjadi akrab dengan teman- temannya. Kamu juga jadi tahu, pacarmu bergaul dengan orang- orang seperti apa sekaligus menjaga pergaulannya dari hal-hal yang negatif . 

5. Tampang boleh kumal dan kucel, tapi tidak untuk kemaampuan berpikir. Mereka itu visioner!

Kerja Ahli sesuai bidangnya via https://pexels.com

Jadi, seperti apa penampilan gebetanmu yang anak teknik itu sekarang? Rapi? Rambut disisir klimis? Kemeja yang di setrika licin ketika ngapel? Atau sebaliknya, kucel? Tampang kusut kelar praktikum dari kampus langsung ke kost-mu dan belum mandi seharian? 

Tapi entahlah, aku pribadi tetap nyaman jalan ke pusat kota dengan penampilannya yang ala kadarnya. Aku juga tetap suka bergelayut manja di lengannya seperti biasa. Maklumi saja, banyak faktor yang membuat mereka malas dan kurang bisa mengurus diri sendiri dengan baik. Bukankah tugas kita sebagai calon istri untuk memperbaiki penampilan lelaki nantinya.

Jadi, jangan terlalu dipusingkan apalagi merasa tidak nyaman. Lagipula mereka juga tahu situasi dan kondisi, kok. Mereka tetap bisa berdandan rapi jika diajak kondangan atau acara semi formal lainnya.

Dan jangan salah, di balik penampilan mereka yang terkesan kucel ala kadarnya, di kampus nenteng-nenteng multitools, kertas kalkir atau muka cemong baju kena oli, pemikiran mereka justru sebaliknya; rapi dan terarah.

Meskipun gaya bicara mereka juga terdengar selengekan, terkesan tidak serius dan selalu riuh dengan guyonan dalam setiap obrolan. Kamu pasti tidak asing kan dengan guyonan khas anak teknik yang dibubuhkan dalam setiap perbincangan. Seperti, "Awas onde-onde panas"  yang jarang absen untuk didengar. Tapi sekalinya mereka diajak bicara serius, ide-ide matang dan pemikiran konkret langsung keluar.

Iya, mereka termasuk makhluk visioner yang punya tujuan hidup jelas dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkannya. Mereka sudah memikirkan visi yang jelas untuk masa depan dimulai ketika mereka masuk kuliah di fakultas teknik.

Anak teknik yang sudah mumpuni di bidangnya, nantinya kebanyakan akan memiliki pekerjaan dan ahli sesuai dengan bidangnya. Jarang yang melenceng dari jurusannya.

Bukannya sok tahu, aku juga bukan dari fakultas teknik. Tapi lihatlah, kebanyakan memang seperti itu meskipun tidak semua. Begitu pun dalam menjalin hubungan denganmu, keseriusan mereka tidak perlu diragukan, karena mereka yang benar- benar sayang, pasti sudah memiliki visi yang jelas bagaimana akan membawa hubungan kalian kedepannya. Jadi kamu juga tidak perlu terlalu khawatir jika hubungan kalian hanya dibuat mainan.

Coba buktikan. Anggap juga sebagai doa baik yang perlu di-amin-kan. Anak teknik yang sekarang "mungkin" terkesan selengekan, rata-rata nantinya punya masa depan yang sukses dan pekerjaan mapan. Bukannya matre, tapi perempuan mana yang tidak ingin terjamin masa depannya? Sekarang, rata-rata lulusan teknik dalam usia yang masih muda sudah punya penghasilan tinggi dan sukses. Apa aku sedikit berlebihan? Sudahlah. Jika diteruskan, aku takut kamu akan menganggapku sombong karena terlalu membanggakan mereka. Lebih baik buktikan sendiri saja.

Jadi, ada lagi yang membuatmu masih ragu untuk menjalin hubungan serius dengan anak teknik? Percayalah, mereka pasti membuatmu bahagia. Jika kamu tidak bahagia, mungkin karena bukan jodoh. Iya, itu saja.