Setelah serentetan tahapan seleksi yang panjang, kita pasti dihadapkan pada tahap interview. Banyak jobseekers, terutama fresh graduates, yang meyakini kalau tahap interview itu adalah tahap paling sulit dan menegangkan karena harus berhadapan langsung dengan bapak-bapak atau ibu-ibu HRD. Padahal, ingat ya tahapan ini penting sekali karena disini akan terlihat kandidat mana yang paling kompeten. Nah! nggak mau dong gagal sia-sia hanya karena kurang persiapan?

"baru pertama kali interview nih, nggak ada persiapan apa-apa"

Agar tidak kelabakan pas interview, coba pelajar daftar pertanyaan berikut ini. 

 

1. “Tell me about yourself!”

Ceritakan tentang diri anda!

Pertanyaan ini pasti akan sering sekali kalian temukan di tahap wawancara. Ingat, ini hanya pertanyaan pembuka, jadi jangan habiskan waktu untuk menjawab pertanyaan ini. Berikan jawaban yang relevan yang menjawab 4 subjek seperti nama, pendidikan, pengalaman kerja, dan kegiatan-kegitan terakhir. Ingat! hanya yang relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Boleh sih kalian ceritakan pengalaman kalian waktu menang juara baca puisi waktu masih TK, tapi ya buat apa? cuma buang-buang waktu.

2. “Tell me about your strengths!”

Advertisement

Sebutkan kelebihan anda!

Kuncinya, jawablah pertanyaan ini dengan fokus pada salah satu kelebihan kalian yang sesuai dengan posisi yang kalian lamar. Hindari kalimat-kalimat seperti "saya adalah pekerja keras, Pak…" (kemudian hening). Nggak ada salahnya sih kalian jawab seperti itu, tapi berilah contoh nyata yang menujukan kalau kalian itu memang seorang yang pekerja keras.

Saya adalah seorang pekerja keras dan mampu bekerja dibawah tekanan! Semasa kuliah saya sangat aktif dalam berbagai organsasi dari tingkat rt,rw sampai internasional, terlebih lagi saya kuliah selalu 24 sks setiap semester, tapi IPK saya tetap 4.00

Cerdas bukan kedengarannya? 🙂

3. Kalau udah ditanya kelebihan pasti kekurangan juga ikut ditanyakan

Memang bukan pertanyaan yang sulit dijawab, tapi lumayan menjebak kita karena kita dituntut untuk jeli dalam menilai kelemahan diri kita dalam bekerja. Tips nya adalah Don't lie, just don't tell ! hehe. Cerdas-cerdaslah menyampaikan kelemahan kalian yang sebenarnya menunjukkan kelebihan kalian.

“Saya cenderung fokus pada hal-hal detail dalam pekerjaan yang sebenarnya bisa dilakukan rekan yang lain”

Kalaupun harus menyebutkan kelemahan kalian, paling tidak tunjukan solusi yang kalian lakukan untuk mengatasi kelemahan tersebut.

4. “Apa yang Anda ketahui tentang kami?”

engg…apa ya, ini perusahaan minyak nyong-nyong bukan? hehe

Selesai sudah langkah kalian kalau sampai jawaban seperti itu terlontar. Inilah alasan kenapa kita dituntut untuk mempelajari perusahaan yang kita lamar semalam sebelum interview, supaya para pewawancara tahu kalau kalian menyempatkan waktu untuk mempelajari perusahaan. Lebih baik lagi kalau ditekankan pada kelebihan perusahaan yang membuat kalian tertarik.

5. Kenapa Anda melamar di perusahaan kami?

Cari pengalaman, Pak.

Di sini, perusahaan ingin tahu ketertarikan dan minat kalian untuk berkarir di perusahaan. Nggak ada salahnya sih jawab ingin cari pengalaman, tapi terkesan main-main bagi perusahaan. Kalau hanya cari pengalaman, berarti kalau sudah dapat pengalaman keluar dong? Berilah jawaban yang meyakinkan si pewawancara kalau kalian benar-benar ingin berkarir dan berkontribusi di perusahaan.

6. “Apa kontribusi yang bisa Anda Berikan pada Kami dibandingkan orang Lain?

Jawablah pertanyaan tersebut dengan keahlian atau prestasi yang kalian miliki dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Semakin spesifik jawaban kalian, semakin kalian meyakinkan si pewawancara untuk merekrut kalian.

Karena saya melamar sebagai HR, saya akan berkontribusi dengan kualifkasi dan spesifikasi dibidang saya utuk merekrut kandidat-kanditat terbaik demi kemajuan peusahaan.

7. “Seperti apa anda 5 tahun kedepan?”

nggak tau nih pak,boro-boro 5 tahun, pacar aja belum punya sekarang. Bapak punya ide ? …. (dilempar meja)

Dari pertanyaan ini, bisa dilihat visi dan misi kehidupan serta karir kalian. Tunjukan kalau kalian punya tujuan dan cita-cita yang semakin tinggi.

Dalam 5 tahun kedepan saya berharap sudah menjadi karyawan tetap dan menduduki posisi managerial di perusahaan ini.

Terlihat kan mana yang lebih cerdas?

8. “Terakhir, Ada pertanyaan?”

Kalau si pewawancara sudah menanyakan pertanyaan ini, berarti sesi wawancara kalian sudah berakhir (fyuuuuh…)

eits…tapi jangan kabur begitu saja tanpa memberikan pertanyaan ya. Itulah mengapa kalian harus selalu menyiapkan 1 atau 2 pertanyaan relevan dengan pekerjaan sebagai bentuk antusiasme kalian untuk bisa bergabung dengan perusahaan tersebut. Contoh mudahnya adalah, bertanyalah seputar deskripsi pekerjaan lebih lanjut dari posisi yang kalian lamar.

Nah, bagaimana? sudah punya gambaran kan bagaimana harus mengatasi interview untuk pertama kali? Kuncinya adalah selalu percaya diri, berdoa dan siapkan diri kalian sebelum mulai menjalani interview.

Selamat berjuang jobseekers, see you on top!!!!