Kamu telah melewati usia 23 dan masih jomblo saja? Sudah banyak dari teman-temanmu yang berkirim undangan pernikahan dan kamu masih gini-gini saja? Eits, jomblo bukan berarti tak laku, kok!

Memilih untuk tak tergesa-gesa mengakhiri masa lajang bukan berarti kamu tak punya tujuan melengang menuju pelaminan. Bukankah pernikahan adalah sebuah tahap yang banyak membutuhkan pertimbangan? Kamu yang masih memilih untuk jomblo, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan sebagai bekal menuju arah pernikahan.

Tentu, kasih sayang menjadi pemompa semangat untuk bekal di masa depan. Kasih sayang tak melulu dengan pacar, kan? Bisa jadi dengan orangtua, dengan saudara, dengan sahabat, bahkan dengan diri sendiri. Kasih sayang inilah yang akan menjadi bekal masa depanmu kelak bersama pasangan halalmu.

1. Karir dan masa depan masih butuh untuk diperjuangkan

Membuat master plan masa depan via https://www.pexels.com

Biaya menikah mungkin tidak begitu mahal. Tapi, biaya-biaya setelah menikahlah yang mesti dipikirkan. Kamu nggak mau 'kan, memutuskan untuk segera menikah tapi usai menikah belum memiliki bekal apapun? Memang, rezeki sudah ada yang mengatur. Tapi bukankah jalan dari pintu rezeki juga harus diatur?

Orang bilang, seseorang hanya butuh fokus dan disiplin untuk mengejar mimpinya. Saat kamu memilih untuk menjalani hari-hari tanpa seorang pacar, yakinlah karena kamu sedang sibuk menata masa depan. Di saat rekan-rekan memilih bergandengan tangan dengan pasangan mereka, bukan berarti kamu tak normal. Kamu hanya sedang berjuang untuk kehidupan bersama calon halalmu di masa datang.

2. Kasih sayang orangtua tak kurang-kurang. Mana mungkin kamu jadi kesepian?

Meski jomblo, dukungan kasing sayang orangtua tak kurang-kurang via https://www.pexels.com

Pepatah bilang, kita mungkin hanya bisa berbagi kesedihan bersama orangtua, tapi orangtua, mereka bukan hanya membagi kesedihan tapi juga kebahagiaannya bersama anak-anaknya. Jadi apa kamu masih berpikir bahwa hari-harimu akan sepi tanpa adanya pacar?

Advertisement

Kamu yang berada di luar kota, misalnya, berkabar dengan ayah ibu melalui telepon atau video call bisa sangat mengobati kesepianmu. Sebab, orangtualah sosok yang siap untuk kamu bagi kebahagiaan maupun kesedihan bersamamu.

Berkomunikasi dengan orangtua akan meng-upgrade kembali semangatmu. Memompa semangat bahwa segala hal yang kamu kerjakan adalah demi cita-cita dan untuk kebahagiaan orangtua.

3. Menyibukkan diri dengan kegiatan sosial menjadi bekal di masa depan

Menjadi volunteer bisa menjadi bekal di masa depan via https://www.pexels.com

Ikut kegiatan sosial akan meningkatkan rasa empatimu terhadap sesama. Kesibukan ini sangat cocok untuk menumbuhkan kepekaan sosialmu terhadap orang-orang yang membutuhkan uluran tangan. Bukankah manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan? Jangan khawatir, kebahagiaanmu akan berlimpah jika kamu tidak pelit untuk membaginya.

Pilihlah komunitas di daerahmu yang sering mengadakan bakti sosial dan berbagi dengan beragam yayasan. Kepekaan sosial ini tentu akan menjadi bekalmu untuk menjalani hidup bersama calon halalmu nanti.

4. Rawat dan cintai diri sendiri, sebelum kamu merawat dan mencintai orang lain

Merawat tubuh sebagai bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri via https://www.pexels.com

Dengan segala aktivitas yang kamu jalani, ada kalanya kamu jenuh dan bosan. Di waktu luang, tak ada salahnya jika kamu memanjakan diri dengan cara yang kamu suka. Rawatlah dirimu agar lebih fresh, sehingga tidak mudah bosan dan cepat untuk beraktivitas kembali.

Buat para cewek, bisa memanjakan diri dengan pergi ke salon atau melakukan pijat refleksi, misalnya. Dengan begitu kamu akan lebih bugar dan siap untuk menjemput beragam aktivitasmu yang berkualitas.

5. Luangkan waktu untuk hobimu

Meluangkan waktu untuk menjalani hobi via https://www.pexels.com

Kamu terlalu fokus dengan karir dan beragam kesibukan sehingga hobi-hobi lama semakin kamu tinggalkan? Apa hobi yang sudah jarang kamu lakoni? Bisa jadi, hobimu akan mengantarkanmu menemukan inspirasi-inspirasi baru.

Kamu yang menyukai dunia literasi, membaca dan pergi ke toko buku bisa menjadi hal menyenangkan tersendiri. Pilihlah buku-buku ringan tapi tetap membuatmu bertambah pengetahuan.

6. Selain dengan kerabat, kamu bisa pergi berekreasi dengan sahabat

Melakukan traveling bersama sahabat via https://www.pexels.com

Jangan abai bahwa selain orangtua, sahabat adalah cermin diri. Mereka yang bisa mengerti kita dan siap membagi banyak hal dengan kita.

Mungkin kamu dan sahabat-sahabatmu sudah semakin jarang bertemu. Luangkanlah waktu untuk pergi bersama mereka. Pergi ke destinasi alam bisa menjadi pilihan refresh yang menyenangkan.

Bagaimana? Banyak hal, bukan, yang bisa menjadi bekal kamu menuju pelaminan? Kasih sayang itu tak melulu kepada pacar. Rangkuman kasih sayang dari orangtua, saudara, sahabat, juga kasih saying terhadap diri sendiri menjadi modal besarmu untuk menjalani hidup bersama pasangan halalmu nanti.