"harga diri pria ada dari janji yang dia buktikan"

mengertikah kamu dengan pernyataan itu? dan kenapa aku masih juga berkata lembut dan mengerti? bukannya menghardik dan berkata kasar? itu kan yang selalu saja kau tanyakan

terlalu kelu kah lidahmu dan sekeras apa hatimu menolak mengakui?

Kau tau persis, tapi menolak mengakui apa yang terasa. Sebegitu takutkah kamu tidak bisa memberi "bahagia" pada orang yang dengan ikhlasnya meminta satu hal saja " tetap saja disisiku, dan jaga cintaku"

yaa,, kau terlalu pengecut untuk mengakui dan sadar akan kebodohanmu sendiri.

kau pikir siapa yang benar-benar ingin berada didekatmu selain melihat apa yang dengan bangga kau pertontonkan?

bagaimana kalau mereka tahu semua yang tak tampak?

it's not easy Tuan...

 

1. Dia yang Ada, tak sepenuhnya Mengisi "kosongnya" hatimu

https://betaputra.files.wordpress.com/2012/11/what-did-you-do-what-did-i-say-how-did-i-fall-in-love-with-you1.jpg

https://betaputra.files.wordpress.com/2012/11/what-did-you-do-what-did-i-say-how-did-i-fall-in-love-with-you1.jpg via https://betaputra.files.wordpress.com

Mau seberapapun kau melihat dia yang disampingmu sekarang selalu ada didekatmu dan menjadi temanmu tertawa, jangan lupakan dia yang sebenarnya "ada" saat bahkan kau tak melihat raganya. Dia yang ada jauh menjauh bukan karena dia membenci hadirnya sosok lain, tapi hanya membiarkan semua jalan ini mengajarkanmu bahwa yang hadir akan tetap kalah dengan yang selalu "tertambat" dihati. Walaupun kau tak mengerti harus menjadikan apa kelak sosok tersembunyi itu.

2. Dia yang Tertawa bersamamu Takkan mengerti derita Air Matamu

http://2.bp.blogspot.com/-4vCsxtavO5A/TvxE8v855JI/AAAAAAAAAOg/LFN1D0Dmot4/s1600/f_air2m_077e6b6%255B1%255D.jpg

http://2.bp.blogspot.com/-4vCsxtavO5A/TvxE8v855JI/AAAAAAAAAOg/LFN1D0Dmot4/s1600/f_air2m_077e6b6%255B1%255D.jpg via http://2.bp.blogspot.com

Mungkin hari-harimu kini hanya terisi oleh tawa bersamanya, jangan terlalu senang Tuan. Jangan lupa airmata yang kau sudah tumpahkan karena kebodohanmu melepaskan dia yang mencintaimu dengan sungguh tak kenal lelah dan menyerah. Mungkin sekarang rasa bersalahlah yang menyelimuti perasaanmu, bimbangmu dan ketidaktegasanmu pada sosok yang ingin mencintaimu tiap detail dari dirimu,lingkunganmu, dan keluargamu. Tapi lagi-lagi kau menyerah tanpa berani mengajaknya berjuang, padahal dia dengan senang hati menemani langkahmu Tuan..

3. Dia yang Sekarang ada disana, tak mengerti arti "Setia dan Mengalah"

http://3.bp.blogspot.com/-ufceoi4tGPs/VY4NCZEPt2I/AAAAAAAAAlk/gqprDlotUgM/s1600/pegangan-tangan.jpg

http://3.bp.blogspot.com/-ufceoi4tGPs/VY4NCZEPt2I/AAAAAAAAAlk/gqprDlotUgM/s1600/pegangan-tangan.jpg via http://3.bp.blogspot.com

Bagaimana bisa dia menjadi sosok baik, sedang dia tak bisa menjaga apa yang tak seharusya dilihat banyak orang. Setidaknya dia belum bisa setia pada dirinya sendiri untuk "menjaga". hmmm, baiknya kau pikir lagi tentang dia yang menurutmu menyenangkan?
serius untuk dipermainkankah?
dan ada dia yang bahkan untuk orang yang sangat dicintainya dia mengalah, agar tak ada yang hars dikorbankan selain hatinya sendiri karena setianya ia buktikan dengan menjadikan sosok itu adalah satu-satunya.

Tuhan tahu sekali, seberapa besar. Tapi Tuhan lebih isa menyembunyikan itu lebih dulu agar tak banyak lagi sakit yang akan dipikulnya

4. Sekarang, Aku hanya "meminta" Kau untuk Bahagia

http://moblog.net/media/m/o/r/moric/senyum-sokmo.jpg

http://moblog.net/media/m/o/r/moric/senyum-sokmo.jpg via http://moblog.net

Mencintai, Tuhanku mengerti dengan sangat arti Cinta itu dalam untukku.

Saat aku mengerti, paham dan rasakan, aku hanya ingin melihatmu bahagia. Karena dasarnya sebelum kau benar-benar bahagia dengan dirimu sendiri maka sampai kapanpun kau takkan tahu bagaimana mencintai, mengalah, sabar dan tahu arti bahagia orang lain untukmu.

Ingat Tuan, kelak kau akan jadi pemimpin yang pastinya dicintai. Kau pasti akan jadi imam serta ayah dari anak-anak lucu dan imut yang sangat menganggumi serta mencintaimu tanpa cela.

Ingatlah, dulu ada perempuan yang bisa menjadi sangat marah dan tegas saat menyangkut masa depanmu namun jadi sangat lembut saat prianya lemah dan butuh semangat untuk kembali mengejar masa depannya.

Meskipun si perempuan tidak pernah masuk dalam "list" masa depan si pria, ia takkan marah dan menuntut karena perjanjiannya "Takdir Tuhan takkan pernah Salah Jalan"

Terima Kasih Tuan, Mencintaimu hingga kini takkan pernah menyakitiku sama sekali. Karena cintaku selalu ditemani Tuhan.

Tuhan Tidak pernah menjanjikan kehancuran karena cintaNya.

 

5. DAN CUKUP INGAT SAJA AKU DARI ARLOJI DI TANGANMU, ITU TANDA DARIKU UNTUK KAU TIDAK MENYIA-NYIAKAN SEBERAPAPUN WAKTU YANG TERSISA

detik takkan berhenti lagi

detik takkan berhenti lagi via https://tuppuazhar.files.wordpress.com

Karena aku mencintaimu Tuan