Umumnya penyuka fujoshi adalah wanita termasuk saya sendiri. Sebagai penulis artikel ini, saya akui kalau saya sangat suka membaca manga atau menonton anime yang menggambarkan hubungan antara sesame pria. Eiit, sebelum Anda memikirkan yang bukan-bukan, bukan berarti saya membenarkan hubungan seperti ini. Kesukaan saya hanya terbatas dari fantasi saja, tidak dalam kehidupan nyata karena kita semua sudah diciptakan berpasangan untuk melanjutkan generasi kita di masa depan.

Setiap mangaka dari Jepang punya cara sendiri untuk menggambarkannya. Ada yang terang-terangan diperlihatkan dan ada yang diam-diam sehingga membuat pembaca berfantasi sendiri dalam bentuk fanfiction atau doujinshi. Genre khusus fujoshi ini dibagi menjadi dua yaitu Shounen Ai dan Yaoi. Menurut pengertian yang saya baca dari salah satu manga, Shounen ai hanya sebatas pelukan dan ciuman sementara Yaoi sudah merambah ke hubungan suami istri.

Sebagai fujoshi, saya punya kriteria yang sulit dipuaskan. Pertama, saya menyukai mangaka yang bisa memberikan cerita yang bagus dan bukan hanya sebatas hubungan tokohnya. Bisa dibayangkan sendiri manga shoujou yang banyak beredar saat ini mengenai hubungan sepasang sejoli yang sedang dimabuk asmara.

Kalau ceritanya sama seperti itu, untuk apa saya membacanya, bayangkan saja tokoh cewek sebagai cowok, beres! Saya sendiri juga bukan penyuka shoujou karena ceritanya itu-itu saja diulang-ulang, maaf bagi yang suka karena saya bosen sebab ending-nya terlalu gampang ditebak.

Kedua, saya juga menyukai relationship yang sebatas pegangan tangan dan pelukan. NO KISS! NO S…Biiip…! Yah, mengapa? Kalian kira semua fujoshi suka hubungan couple? Dengan tegas saya bilang TIDAK! Saya lebih senang melihat mereka saling menjaga dan melindungi selayaknya saudara dan partner. Mereka berjuang bersama dan saling melengkapi. Rasanya jauh lebih terasa daripada yang ada biiip scene karena terkesan mereka menyukai tapi dengan imbalan… well… 

Ketiga, gambarnya. Pokoknya cowok yang berperan jadi cowok tulen di sini harus tinggi dan keren, sementara yang pasangannya harus bertubuh mungil dan manis. Sifatnya terserah, yang penting dia pantas jadi cewek. Senyumannya bisa membuat semua yang melihatnya luluh ^^

Dalam kriteria yang ketiga, saya perhatikan sendiri hanya mangaka jaman 2000-an ke atas yang bisa membuatnya. Bila dibawah itu, gaya gambarnya kurang bagus karena cowok yang jadi ceweknya terlalu terlihat cowok. Meski ceritanya bagus, terasa kurang greget jadinya. Malah saya jadi protes dan menentang hubungan mereka. Ya, iyalah, cowok cakep dan manis, siapa yang tidak tergoda hehe. Urg… pendapat ini hanya sebatas selera saya sendiri, jangan tersinggung bagi pecinta mangaka lama.

Oke. Kalian sudah mengetahu semua selera saya. Untuk apa sih saya repot-repot membahasnya? Tentu saja untuk membahas manga yang sebentar lagi akan saya review. Banyak sekali artikel-artikel yang mereview judul-judul manga dengan kedua genre tadi tapi karena faktor selera saya yang super sulit, saya tak menemukan manga yang saya suka dari hasil review penulis lain.

Jadilah saya review sendiri dan sengaja saya ceritakan dulu selera saya agar para pembaca bisa membandingkan seleranya sama atau tidak, bila sama, baca terus artikel ini, bila tidak, sebaiknya berhenti agar waktu tak terbuang percuma dan cari artikel yang lebih sesuai.

Review di sini hanya gambaran singkat, Anda perlu membaca manganya agar lebih puas. Manga yang saya tampilkan ini ada yang tidak termasuk dalam kedua genre di atas bila Anda mencarinya di website, tapi saya sudah membacanya sendiri dan menurut saya semua manga ini pantas masuk sebagai kategori tersebut.

 

1. Best Hugging

Undertaker Riddle

Undertaker Riddle via http://i7.mangareader.net

Tidak lain dan tidak bukan adalah Akai Higasa. Semua scene yang kau inginkan ada di sini, kecuali biiip tadi ya. Gambar tokoh cowoknya sangat keren serta imut. Tokoh ceweknya tak kalah cantik. Gaya gambarnya menganut Victorian style. Khusus untuk undertaker riddle, silakan baca di mangachapter.com karena hanya ini satu-satunya website yang sudah menyelesaikan translate sampai tamat.

Undertaker Riddle, Chapter 1-46 (End), Kisah seorang cowok remaja yang dipaksa membantu menyucikan setan dengan membawa mereka ke peristirahatan terakhir dan menjadi raja katakombe berikutnya.

2. Best Story

Pemenangnya adalah Jun Mochizuki yang membuat Manga berjudul Pandora Hearts. Itu adalah manga terbaik yang pernah saya baca. Awal ceritanya memang agak membingungkan, banyak pertanyaan sampai kepala saya mau pecah, tapi setelah sampai pertengahan dan semakin banyak pertanyaan terjawab, barulah saya menyadari betapa hebatnya Jun sensei.

Dia sengaja membuat bingung pembaca dan menjelaskan jawabannya satu demi satu secara bertahap. Dipadu dengan gaya gambar yang luar biasa indah, membuat ceritanya semakin hidup. Selain itu, dia tidak tanggung-tanggung dalam membunuh tokoh penting demi membuat ceritanya semakin bagus.Tiga tokoh favorit saya mati dengan mengenaskan demi menyelamatkan orang yang mereka sayangi T.T 

Ceritanya bergaya Victorian style dengan banyak mengambil tema Alice in Wonderland yang sekaligus menjadi dasar inspirasi penciptaan tokoh-tokohnya. Tidak banyak adegan relationship di sini dikarenakan tokohnya diciptakan dengan kekuatan yang sama sehingga mereka bisa saling melindungi.

Hubungan mereka semua tidak langsung, jadi Pembaca yang tidak menyukai fujoshi juga bisa menikmatinya. Saya sangat merekomendasikannya karena ceritanya luar biasa bagus, gambarnya keren, dan latar belakang tokoh-tokohnya diceritakan dengan jelas. Dijamin puaaaas.

Pandora Hearts, Chapter 1-104 (End), Seorang pemuda dijatuhkan ke dalam Abbys untuk menebus dosa yang dia sendiri tidak mengetahuinya. Setelah membuat kontrak dengan B-Rabbit, Alice dia berhasil keluar dari sana dan bertemu kembali dengan mantan pelayannya, Gilbert.

Mereka berusaha memecahkan misteri kejatuhannya ke Abbys serta masalah antara Pandora dan Baskerville yang terus mengikuti mereka. Siapa yang menyangka bahwa semua ini berkaitan dengan kejadian 100 tahun lalu di Sabrie?

3. Friend and Partner

Nanaki The Physic Power

Nanaki The Physic Power via http://storeonanimeonline.com

Dalam hal kerjasama tim, manga karangan Ryo Saenagi adalah yang paling sesuai. Kedua tokoh utamanya berusaha memecahkan misteri di sekitar mereka dan saling menyemangati dengan caranya masing-masing. Ceritanya bertema detektif, mirip dengan Q.E.D tapi dengan masalah yang lebih rumit dan terus berkelanjutan di cerita-cerita berikutnya.

Tokoh utama bikinannya selalu memiliki sifat yang bertolak belakang, yang satu nekat dan berani, yang satunya lebih tenang dan bijaksana. Gaya gambarnya halus dan detail seperti Detektif Conan. Kasus yang mereka hadapi juga tidak terlalu rumit dan mudah dicerna. 

Nanaki the Physic Power, Volume 1-3 (End), Seorang remaja bernama Nanaki mendapatkan kekuatan super setelah ditabrak mobil. Dia dipaksa masuk organisasi LOCK untuk melatih kekuatannya dan memecahkan masalah-masalah supernatural yang terjadi di sekitarnya bersama dengan partnernya, Ao.

Yorozuya Toukaidou Honpo, Volume 1-9 (End), Saat menjalankan biro jasanya, Shima menerima tawaran untuk mencari pelaku penguntitan seorang model ternama, Kaori Suruga. Setelah berhasil menemukan pelakunya, Kaori tertarik untuk menjadi asistennya dan membantunya menjalankan biro jasa yang menerima semua jenis pekerjaan itu.

Mereka menjalankan berbagai pekerjaan, mulai dari menangkap pelaku kejahatan, menjaga bayi, menjadi bodyguard bahkan sampai mencari harta. Shima juga menemukan rahasia terbesar Kaori yaitu kepribadian gandanya, Kyou.

4. Hate / Love?

Black Butler

Black Butler via http://s5.mangareader.net

Yana Toboso sukses dalam manganya yang berjudul Black Butler. Hubungan antara kedua tokoh utamanya berkebalikan dengan sifat tokoh dalam genre shounen ai dan yaoi yang saling menjaga, justru mereka saling membenci. Pernah dengan istilah cinta dan pengkhianatan selalu bersebelahan?

Yup, mereka berdua bisa saling berkhianat kapan saja. Hubungan mereka hanya sebatas keegoisan masing-masing. Bergaya Victorian style dengan suasana gothic yang khas. Alur ceritanya tidak terlalu bagus, terasa seperti cerita lepas tanpa akhir untuk memuaskan pembaca, tetapi hubungan mereka sangat menarik untuk disimak. 

Black Butler, Chapter 1-106 (Ongoing), Seorang setan menjalin kesepakatan dengan anak laki-laki keluarga Phantomive yang merupakan keturunan keluarga bangsawan yang bekerja sebagai penjaga Ratu Inggris untuk membalaskan dendam orangtuanya yang telah dibunuh. Dengan imbalan nyawanya sendiri, Ciel berusaha menemukan orang yang telah menghancurkan kehidupannya.

5. Simple Story

Hakkenden Touhou Hakken Ibun

Hakkenden Touhou Hakken Ibun via http://blog.hachimitsu.org

Miyuki Abe memberikan cerita yang sederhana dan alur yang luar biasa lambat dalam manga Hakkenden Touhou Hakken Ibbun. Bila tidak dibikin anime, saya yakin tidak akan pernah membaca manganya. Sebenarnya ceritanya bagus tapi terlalu membingungkan dan tidak ada kemajuan setiap chapternya, muter-muter di tempat yang sama.

Tapi bagi kalian yang ingin sekedar menikmati cerita bergenre shounen-ai yang sederhana  (saya ga ngerti kenapa di website dituliskan yaoi… sama sekali kaga ada adegan biip di sana) dengan konsep jepang jaman dahulu dan dibumbui legenda, cobalah.

Tonton animenya saja karena sama persis dengan manganya dan jauh lebih puas karena kualitasnya bagus. Animenya terdiri dari dua season dan sudah selesai tapi endingnya bikin orang marah karena menggantung. Sedangkan manganya sendiri masih berlanjut tapi karena kurang peminat, tidak ada updatenya lagi di website. 

Hakkenden Touhou Hakken ibun, 1st Season 1-13 & 2nd Season 1-13, diambil dari legenda Jepang tentang Putri Fuse dan kedelapan penjaganya. Delapan orang pemuda dengan berbagai masa lalu terlahir menggenggam permata sebagai tanda reinkarnasi kehidupan mereka sebagai pelindung Putri Fuse. Semuanya mengalami berbagai macam hal aneh sampai akhirnya bisa bertemu dan bekerja sama memecahkan tujuan permata yang dimiliki mereka

6. And... Many More

Selain ini, ada manga yang termasuk Shounen tulen, tapi entah kenapa para fansnya dapat membuat banyak fanfiction dan doujinshi bergenre duo tadi dari cerita mereka. Prince of Tennis karangan Takeshi Konomi, Kuroko Basketball karangan Tadatoshi Fujimaki, dan Katekyoushi Hitman Reborn karangan Amano Akira.

Alasannya hanya satu, hampir semua tokohnya terdiri dari cowok-cowok yang ganteng, keren, dan manis serta jumlah karakter cewek terlalu sedikit dan nyaris tidak menonjol. Terlalu banyak hal yang bisa diimajinasikan dari hubungan mereka yang hanya sebatas teman dan rekan satu tim. Hebat sekali pengarangnya, cerita rekaannya berhasil memotivasi para fans untuk meremakenya. Saya sendiri juga ikutan bikin fanfictionnya. 

 

Pesan saya, jangan malu jadi fujoshi. Akui saja bila memang ingin daripada dipendem terus dan stres. Selama kita terlahir sebagai wanita, nikmati saja. Bagi para pria, jangan mencoba menyukai genre seperti ini ya, kasian sama wanita-wanita cantik di samping kalian.

Sekian dulu cerita saya, apabila ada yang punya tambahan manga yang sesuai dengan kriteria di atas, tolong infokan agar saya bisa mereviewnya juga.