Hey kamu, ya kamu yang setahun lalu pernah menjadi alasan untuk setiap senyum dan tawaku. Apa kabar kamu disana? Mmusim dingin di London tidak mengganggumu  kan? Baik-baik disana ya. Banyak hal telah berubah sejak kamu pergi, hanya saja aku sedang mengingatmu saat ini. Mengingat semua yang pernah ada antara aku dan kamu.

 

1. Pertemuan yang konyol

Disini semua dimulai

Disini semua dimulai via https://www.google.co.id

Ya ini konyol menurutku. Jarak London dan Indonesia gak pernah membuatku ingin berhayal untuk bisa menjalin hubungan dengan mereka yang bermata biru. Tapi itulah yang tejadi, kita bertemu. Kamu yang saat itu ada di ujung barat negeri ini. Siapa sangka pertemuan yang tidak sengaja itu yang ternyata menjadi awal kisah ini.

2. Merajut cerita dalam perbedaan

Tuhan memang satu, kita yang tak sama

Tuhan memang satu, kita yang tak sama via http://www.kompasiana.com

Kini, aku tau kita berbeda. Perbedaan antara kita bukanlah hal yang bisa dikompromi. Kita memilih menjadi sosok yang keras kepala, memulai sesuatu yang sudah tau akan berakhir suram. Memulai langkah untuk menyakiti diri sendiri. Lucu ya kalau di ingat betapa egoisnya kita terhadap keadaan

3. Ketika LDR harus menjadi pilihan

Kamu gak mungkin selamanya di negeri kepulauan ini kan? ya kamu kembali ke negaramu, deadline pekerjaan sudah menanti. Lengkap sudah kisah LDR aku dan kamu, Long distance relationship dan Long distance Religion. Perbedaan waktu bukan masalah untukmu. Kamu gag perna lupa mengirimkan pesan “good morning” meskipun saat itu tepat tengah malam di kotamu. Beban pekerjaan tidak membuatmu mengabaikan aku. kamu selalu ada untukku. Kamu Hebat!!!

4. Bersamamu semua menjadi indah

Andai aku bisa membekukan waktu

Andai aku bisa membekukan waktu via http://tourtraveljakarta.com

Ada begitu banyak cerita unik antara aku dan kamu dan semua itu terasa indah saat bersamamu. We were in love but we talk like best friend and play like a kid. Perbedaan antara aku dan kamu memberi warna tersendiri dalam setiap topic yang kita bicarakan. Kamu memahami dengan pandanganmu begitupun aku. latar belakang budaya, ras, dan agama memainkan perannya disini.

Satu hal yang perlu kamu pahami, aku menyanyangimu meski tak bisa bersamamu. Sekeras apapun kita menutup mata pada kenyataan, pada akhirnya kenyataanlah yang berbicara. Jalan hidup berkata lain

5. Tidak ada yang harus disalahkan

hey, dunia belum berakhir, tersenyumlah

hey, dunia belum berakhir, tersenyumlah via https://www.google.co.id

Kamu percayakan, semua yang terjadi bukan hanya karena kebetulan. Ada scenario terindah yang disiapkan Sang Sutradara hidup untuk kamu dan aku. aku tidak pernah menyesal mengenalmu, aku harap kamu juga begitu. Aku tidak akan meyalahkan-Nya atas semua ini. Mungkin saja Dia ingin menguji kejauh mana kita percaya pada-Nya. Keputusan untuk mengakhiri semua lebih baik daridapa bertahan pada yang tidak mungkin. Rasa manis dan nyaman berganti kesedihan dan luka. Siapa yang harus disalahkan? Aku? kamu? Atau sang Pencipta? Tidak ada yang harus disalahkan, karena kita yang memilik memulai luka ini.

6. Terimakasih untukmu

Berhenti berjuang bukan berarti kalah

Berhenti berjuang bukan berarti kalah via https://www.google.co.id

Pernah mengenalmu dan menjadi bagian dari hidup seorang laki-laki sehebat kamu adalah anugerah bagi aku. memiliki kenangan bermasamu menjadi bagian cerita terindah dalam kisah hidupmu. Kamu mengajariku arti sebuah keikhlasan dan kesabaran. Ikhlas dengan semua yang terjadi. Terimakasih untuk segalanya. Selalu ada tempat istimewa dihatiku untukmu yang harus kuikhlaskan pergi.