Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan jaman, kini permainan permainan yg dulu sering kita mainkan waktu kecil telah mulai terlupakan.. Bisa dilihat secara nyata bahwa kenyataannya anak kecil jaman sekarang sudah mulai bermain dengan hal hal yang berbau tekhnologi.. Seperti Internet, Game Online, PC Game bahkan Jejaring Sosial.. Nah sekarang aku ingetin lagi buat kalian yang lupa sama permainannya di tahun 90an.

 

1. Petak Umpet atau Umpetan

Kalo didaerah aku ini namanya Petak Umpet .. Kalo di daerahmu apa namanya ??
Sebuah permainan yang sangat populer di tahun 90an ini benar-benar menyenangkan.

Aturan permainan ini adalah salah satu ada yang jaga. Biasanya mereka yang jaga kalah dalam “hom pim pa”. Yang jaga harus menghitung mundur lalu mencari teman mereka yang sedang bersembunyi. Nah penjaga selanjutnya adalah dia yang keatahuan pertama kali dari tempat persembunyiannya. Makanya cari tempat yang aman buat ngumpet ya... biar gak ketahuan. Hihihihi

2. Gobak Sodor atau Hadang

Gobak sodor

Gobak sodor via http://www.gedoor.com

Tiap daerah memiliki sebutan yang berbeda tentang permainan yang satu ini. Kalau ditempatmu namanya apa? Permainan ini bisa dimainkan oleh 2 grup yang terdiri dari 3 hingga 6 orang. 

Untuk persiapan hanya perlu membuat garis yang menyerupai persegi panjang kemudian dibagi menjadi beberapa baris tergantung jumlah anggota tiap group. 

Yang kalah dalam undian dia yang jaga duluan. Nah, groub yang kalah anggotanya harus menjaga garis yang sudah disiapkan untuk menghadang lawan yang akan melewati garis. Bagi lawan yang berhasil melewati semua garis kemudian kembali ke tempat semula dia sudah berhasil. Tapi keberhasilan groub tidak hanya ditentukan oleh satu orang. Semua anggota harus berhasil melewati tantangan tersebut.

Apabila ada salah satu anggota yang tersentuh oleh musuh maka gilaran mereka yang menghadang. Bila ingin menang usahakan dalam satu kotak hanya ada satu orang. Bila lebih dari satu orang makan akan rawan kalah ya... hahahaha 

 

3. Ular Naga

Permainan ini menggunakan lagu dalam permainannya. Dua orang akan menjadi induk kemudian yang lain baris menerobos gerbang antara induk tersebut. Lagunya seperti ini nih...

Ular naga panjangnya bukan kepalang

Menjalar-jalar selalu kian kemari

Umpan yang lezat, itulah yang dicari

ini dianya yang terbelakang...

Setelah lagu terakhir habis makan gerbang itu akan mengunci salah satu anak. Untuk menentukan anak itu ikut siapa diadakan suit antara induknya, dia yang menang maka anak tesebut akan ikut dibelakang induknya. Permainan itu terus berlanjut hingga yang menerobos gerbang habis.

Setalah habis diadakan percakapan antara induk, karena pada inti permainan ini adalah induk yang memiliki anak paling sedikit akan mengejar anak dari induk musuh. Dengan cara mengejar dan menyentuh. Setelah salah satu tersentuh makan harus ikut menjadi anaknya.

    Agar anak tidak dicuri, maka harus berpegangan erat pada teman depannya. Dan ingat ya.. jangan sampai lepas  ketika mengikuti arah induk berlari.

4. Lompat Tali atau Sumpringan

Lompat tali

Lompat tali via https://www.kaskus.co.id

Tali ini tersusun oleh karet yang dirangkai hingga panjang. Cowok cewek bisa kok memainkan permainan ini. Aturan permainan ini ada dua orang yang memegang ujung tali. Kemudian jika salah satu pelompat melanggar aturan maka gantian dia yang jaga.

Tinggi tali dimulai dari paling bawah yaitu tali diletakan ke tanah, sejajar dengan lutut, pinggang, pusar, dada, bahu, telinga, kepala dan yang paling tinggi itu ujung jari telunjuk diangkat keatas. Permainan ini mengandalkan kekuatan fisik dan kelincahan tubuh.

5. Engklek

Permainan engklek merupakan permainan tradisional lompat–lompatan pada bidang–bidang datar yang digambar diatas tanah, dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melempempar gamping pecahan genting dan melompat dengan satu kaki dari kotak satu kekotak berikutnya.

   Bukan melompat kayak pocong ya... kalau pocongkan lompatnya pakai dua kaki, ini Cuma pakai satu kaki. Awas juga jangan samapai kaki menginjak garis.  

6. Benteng - bentengan

Kalo di daerahku namanya Bentengan, permainan ini pada dasarnya seperti taktik dalam berperang. Permainan ini dimainkan oleh dua groub, masing-masing groub terdiri dari 4 hingga 8 orang. Sebagai bentengnya bisa menggunkan pohon, tiang, tembok atau pilar. Nah benteng inilah yang nantinya akan menjadi markas. 

Cara memainkan yaitu masing-masing groub harus mengasai benteng musuh dengan cara menyentuh benteng. Nah kamu bisa menggunakan beberapa taktik yaitu dengan menawan musuh. Tapi syaratnya kamu harus memegang bentengmu terlebih dahulu kemudian menyentuh tubuh lawan. 

Siapa yang paling baru menyentuh benteng dialah yang bisa menawan musuh. Contohnya si Nilni lebih duluan menyentuh benteng tapi si Inlin baru saja menyentuh benteng, maka Inlin berhak menjadi “penawan” dan Nilni menjadi “tawanan”. Bila tawanan ingin bebas maka temanya harus menyentuhnya. 

Taktik yang biasa dipakai agar benteng musuh bisa dikuasai adalah dengan menawan semua musuh sehingga hanya tinggal penjaga. Nah setelah itu secara rame-rame bisa menyerang benteng musuh. Setelah bisa dikuasai bearti dialah pemenangnya dan selanjutnya pindah posisi. Saatnya ronde ke dua dimulai. 

Masing-masing anggota akan berperan sebagai mata-mata, pengganggu, penjaga benteng dan penyerang. Permainan ini mengandalkan kecepatan lari dan taktik yang bagus. Ayo... ayooo main lagi yukkk. Ini juga bisa melatih kekompakan loh....

7. Bola Kasti

Permainan ini mirip dengan bisbol, yang membedakan hanya ada dua base. Permainan ini bisa dimainkan secara beregu atau individu. Jika beregu bila salah satu terkena lemparang bola atau istilahnya “digebok” makan semua anggota harus jaga. Kalau individu yang “digebok” dia yang jaga.

Dibutuhkan kecepatan lari dan ketepatan dalam memukul bola yang dilemparkan. Kalau tepat pasti bola yang dipukul akan melayang jauh. Jadi punya banyak waktukan untuk melewati semua base dan kembali ke “rumah”.