Bersekolah di luar kota semenjak bangku SMA sekarang mulai menjadi suatu trend tersendiri bagi anak-anak SMP. Berbagai alasan melatarbelakangi pilihan tersebut.

Ada yang memilih bersekolah di luar kota karena kualitas sekolah di kota kelahiran kurang mumpuni. Ada yang hanya karena gengsi. Pendapat bahwa bersekolah di kota besar mepunyai peluang yang lebih besar untuk perguruan tinggi impian. Karena tidak ingin berpisah dengan sahabat dekat. Karena mempunyai semangat untuk keluar dari comfort zone. Sampai karena ingin sekadar “lari” dari kota kelahirannya.

Apapun alasan yang melatar belakangi pilihan kamu itu, satu hal yang pasti: Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya.

 

1. Dimulai dari sekolah baru, lingkungan baru, tipe pergaulan baru, pokoknya semua hal baru harus siap dihadapi.

Hal ini merupakan suatu hal yang mutlak pasti terjadi. Di kota yang baru, kamu bakal ketemu dengan lingkungan yang benar-benar baru. Dimulai dari sekolah baru yang itu artinya guru-guru baru, standar pelajaran baru, kakak kelas baru, ruang kelas baru, gebetan baru.  

Termasuk lingkungan tempat tinggal baru. Entah kamu memilih tinggal di asrama, rumah keluarga, sampai kost-kost mungil. Tentu saja orang orang baru juga akan mulai hadir dan siap mewarnai lembaran barumu.

Akan ada begitu banyak perubahan. Dan beradaptasi merupakan satu-satunya cara untuk bertahan.

2. Memilih hidup merantau sendiri artinya semua harus bisa sendiri.

Tunjukkan kalau kamu bisa mandiri

Tunjukkan kalau kamu bisa mandiri via http://serux.net

Menjadi anak rantau artinya harus bisa mandiri. Tentang bagaimana caranya mengatur uang sedemikian rupa supaya hemat namun tubuh tetap sehat. Tentang bagaimana caranya mengatur waktu sedemikian rupa supaya pekerjaan sekolah dan rumah teratur dengan baik. Tentang bagaimana kamu mengatur semuanya walaupun kamu sedang sangat lelah. Tentang bagaimana caranya memimpin diri sendiri.

Semua akan dibentuk disini. Karena mulai sekarang kamu harus bisa berjuang sendiri.

3. Menjadi dewasa terhadap semua pengaruh dari lingkungan adalah keharusan.

How to be a good friend

How to be a good friend via http://www.healthcuretips.com

Akan ada begitu banyak tipe orang yang akan kamu temui. Pergaulan akan menjadi kunci utama yang paling mempengaruhi sukses gagalnya perantauan kamu disini. Akan selalu ada pergaulan yang baik dan salah sepanjang kamu melangkah. Menjadi dewasa dengan memilih mana yang baik dan menjauhi mana yang salah adalah suatu keharusan. Mungkin disini kamu akan bertemu dengan orang-orang yang bisa menggantikan kehadiran keluargamu di tanah perantauan. Namun, mungkin juga kamu bertemu dengan serigala-serigala berbulu domba.

Ingat, tidak semua orang dunia ini baik dan kamu merantau kesini bukan untuk menghancurkan diri.

4. Hidup merantau itu artinya keluar dari zona nyaman. Bila dijalani dengan baik, seribu hal baik pun akan mengikuti.

Woman eating ice cream outside

Woman eating ice cream outside via http://previews.123rf.com

Memang akan ada banyak tantangan dan rintangan. Khususnya mengingat usia yang masih belum dewasa. Namun, bila kamu bisa mengatur dirimu dengan baik. Memandang bahwa kamu pergi merantau demi cita cita yang tinggi. Tetap semangat mengejar prestasi selagi terus menata diri. Tanpa peduli pengaruh pengaruh negatif yang seakan terus merayu diri. Akan ada banyak hal positif yang melekat pada pribadi. Kesempatan ini akan menjadi tempat kamu untuk belajar dewasa dengan lebih dini. Kamu akan lebih mengerti pandangan orang tuamu. Lebih menghargai momen kebersamaan bersama keluargamu. Sampai lebih menghargai persahabatanmu. Relasi kamu pun akan semakin luas. Serta kemampuan beradaptasi akan berkembang dengan sangat baik.

5. Hidup itu pilihan. Ada jalan yang baik, ada jalan yang buruk. Semua tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Dengan memiliki kebebasan penuh bisa memberikan efek dua hal. Memberikan kesempatan memaksimalkan kemampuan, atau malah memberikan kesempatan untuk hanya mengikuti kesenangan. Sibuk ngabisin duit dengan nongrong sama temen, sibuk main di warnet sampai malam, bahkan menuju jalan yang menghancurkan masa depan.

Disini kamu bisa menjadi jauh lebih baik ataupun jauh lebih buruk. Jadi balik lagi, hidup itu pilihan. Tentukan tujuan! Kalau memang kamu ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan mengejar mimpimu, silahkan. Merantaulah dan berjuanglah menghadapi tantangan. Namun, bila kamu hanya ingin ikut-ikutan teman, atau bahkan sekadar “lari” dari kekangan orang tuamu, ingatlah. Penabur akan menuai apa yang ia tabur. Apa yang kamu lakukan hari ini, akan kamu petik pada harinya nanti.