Setelah lulus sekolah maupun kuliah saatnya memasuki dunia bekerja. Dalam masa penjajakan maupun telah lama bekerja mulailah timbul konflik. Konflik tersebut bisa terjadi dengan rekan, klien maupun dengan rutinitas pekerjaan itu sendiri. Masalah yang menumpuk dalam bekerja bisa mengakibatkan rasa tertekan seakan menjadikan diri sendiri berada di ujung jurang yang terjal.

Di sini hipwee akan memberikan kiat menghadapi situasi yang membuat stress. Percayalah tidak ada masalah tanpa solusi dan tidak ada solusi bila seseorang tidak mengusahakannya.

Prosedur 6 langkah ini akan membantu kalian menyembuhkan sumber stress dengan cara yang tegas dengan orang yang memiliki kewenangan. Gunakan akronim LADDER untuk membimbing kalian dalam proses ini:

Setelah lulus sekolah maupun kuliah saatnya memasuki dunia bekerja. Dalam masa penjajakan maupun telah lama bekerja mulailah timbul konflik. Konflik tersebut bisa terjadi dengan rekan, klien maupun dengan rutinitas pekerjaan itu sendiri. Masalah yang menumpuk dalam bekerja bisa mengakibatkan rasa tertekan seakan menjadikan diri sendiri berada di ujung jurang yang terjal.

Di sini saya akan memberikan kiat menghadapi situasi yang membuat stress. Percayalah tidak ada masalah tanpa solusi dan tidak ada solusi bila seseorang tidak mengusahakannya.

Prosedur 6 langkah ini akan membantu kalian menyembuhkan sumber stress dengan cara yang tegas dengan orang yang memiliki kewenangan. Gunakan akronim LADDER untuk membimbing kalian dalam proses ini:

 

1. L: Lihat Hak-hak Kalian

Apa hak kalian sebagai karyawan?

Apa hak kalian sebagai karyawan? via http://www.hukumtenagakerja.com

Lihat hak-hak kalian dan apa yang kalian inginkan dan pahami mengapa kalian merasa seperti itu. Analisis (tidak secara emosional) mengapa kalian merasa hak-hak kalian dilanggar.

2. A: Atur Sebuah Pertemuan

Meluangkan waktu untuk sharing tentang kesulitan kerja untuk meraih solusi

Meluangkan waktu untuk sharing tentang kesulitan kerja untuk meraih solusi via http://www.hukumperseroanterbatas.com

Atur sebuah pertemuan formal dengan orang yang memiliki kewenangan untuk mendiskusikan situasi. Pastikan adanya alokasi waktu yang memadai untuk mendiskusikannya.

3. D: Definisikan Permasalahan

Cobalah mengendalikan emosi dalam menghadapi masalah, tarik nafas dalam dalam, tahan, dan keluarkan lewat mulut

Cobalah mengendalikan emosi dalam menghadapi masalah, tarik nafas dalam dalam, tahan, dan keluarkan lewat mulut via http://cdn.innovativelanguage.com

Definisikan masalah secara spesifik. Jaga informasi agar lebih objektif dan tidak diwarnai emosi. Pastikan komentar kalian benar dan didukung fakta

4. D: Deskripsikan Perasaan Kalian

Bagaimana perasaan kalian saat mengalami masalah di tempat kerja?

Bagaimana perasaan kalian saat mengalami masalah di tempat kerja? via https://sugenglestari.files.wordpress.com

Deskripsikan perasaan kalian agar orang lain mengerti apa yang kalian rasakan dan bahwa penting bagi kalian untuk menyelesaikan situasi itu. Lebih baik jangan pendam perasaan kalian.

                                              

5. E: Ekspresikan yang kalian inginkan

Ekspresikan apa yang diinginkan

Ekspresikan apa yang diinginkan via http://www.businesscomputingworld.co.uk

Ekspresikan apa yang kalian inginkan dengan jelas dan singkat, siapkan beberapa proposal yang logis sebelum pertemuan, bersikaplah sopan, tapi jangan sampai salah menyampaikan pesan.

 

6. R: Raih persetujuan dengan memperkuat pesan kalian

Raih persetujuan dengan memperkuat pesan

Raih persetujuan dengan memperkuat pesan via http://www.fmrp.com

Raih persetujuan dari orang lain dengan memperkuat pesan kalian. Jelaskan apa manfaat dari rangkaian tindakan kalian dan tunjukkan bahwa solusi kalian akan memperbaiki situasi.

Nah, hipwee sudah mengungkapkan cara singkat untuk mengatasi stress di tempat kerja. Mulailah untuk mengatasi stress sejak dini, sehingga stress tidak semakin menumpuk sampai timbullah burnout. Mulai cobalah kiat di atas satu per satu.

(dari buku Mengendalikan Stress, James Manktelow)