Memang tidak ada yang sempurna,dan dirimu pun jauh dari kata sempurna,tapi bagiku kau adalah paket lengkap yang diberikan Tuhan untukku.
Sampai saat ini pun aku masih sering bertanya - tanya bagaimana kita dulu dipertemukan,lucu memang tapi kuyakin semua ini sudah Rencana Tuhan,dan ini adalah rencana terindahNYA

1. “Kau adalah orang yang akan selalu kutemui di setiap pintu keluar hidupku”

malaikat penolong via https://www.google.co.id

Bagiku kau tak hanya sekedar kekasih,tapi kau juga adalah penjaga disetiap pintu hidupku,entah itu senang,sedih,bahkan keputus asaanku,Kau selalu ada disana dengan senyuman termanis dan menawarkan bahu kokohmu untukku bersandar,bahkan ketika aku sendiri sudah menyerah dengan kacaunya hidupku .Kadang kau tampak seperti malaikat penolongku,yang selalu bisa mendengar tanda bahaya di hatiku bahkan ketika aku mencoba menyembunyikannnya darimu.

Kini ku berharap kau adalah sosok yang sama di puluhan tahun mendatang,sosok yang tak akan menjadi masa lalu bagiku,yang akan terus menawarkanku kenyamanan bahkan disaat aku sedang meracau tentang bagaimana menyebalkannya dirimu saat itu

2. ” Kubiarkan Jarak diantara kita yang akan mendewasakan hubungan ini”

Advertisement

Aku selalu tersenyum ketika menerima Message darimu " Sayang.. aku kangen kamu" bahkan kata sesederhana itu mampu membuatku tersenyum bak orang gila,kata – katamu serasa seperti Diphenhydramine tersendiri bagiku,konyol memang tapi hal – hal seperti itulah yang membuatku bersyukur karna terpisahkan jarak.

Hidup di kota yang berbeda dengan tujuan masing – masing dan kita berjuang untuk meraih mimpi kita memang bukan perkara mudah,bahkan disaat ego mulai bertahta di hati terasa seperti semuanya akan berakhir sekarang dan detik ini juga.

Tapi kutahu,dari Jaraklah aku belajar untuk percaya,aku belajar untuk menghargai waktu,dan aku pun belajar tentang bagaimana menjaga komitmen yang telah kita buat meski aku masih sering memaki jarak yang terasa begitu mencekik ketika bongkahan rinduku tak mampu lagi kutampung dalam diamku."Bersabarlah sayang,Jarak ini hanya sementara" begitu katamu ketika aku mulai merajuk karna merindukanmu.

3. “Bagiku tolok ukur seorang lelaki adalah dari Komitmennya kepada Agama dan Tuhanya,dan kau mempunyai itu “

beribadah bersama via http://detik.health.com

Bohong kalau sebagai perempuan aku tak bersikap matre karna akulah nanti yang akan mengurus seluruh kebutuhanmu serta anak – anak kita nanti tapi bukan itu yang membuatku terpikat pada sosokmu.

Kau dengan profesimu yang menuntut tak mengenal waktu pun kau masih bisa menunaikan Ibadahmu tepat waktu,menjalankan perintah dasar dari Rabb-mu,aku kadang malu terhadapmu,aku yang bekerja tanpa ada tuntutan waktu seharusnya bisa lebih menjaga Ibadahku tapi aku masih teramat sering mengulur – ulur waktu menunggunya hingga di detik – detik terakhir.

Darimulah aku mencoba terus memperbaiki diriku,dan juga kualitas ibadahku agar aku bisa menjadi wanita yang kau Banggakan

4. ” Hal remeh darimu yang kini justru sangat kurindukan “

Dokumen Pribadi via http://facebook.com

Intensitas bertemu yang teramat jarang membuatku merindukan segala hal tentangmu,Justru bukan apa saja yang kita lakukan disaat bertemu yang membuatku teramat merindukanmu namun tentang candaanmu tentangku,tentang pipiku,tentang hidungku,memikirkan dan mengingatnya lagi bisa membuat ku tertawa terbahak – bahak.

Kau adalah sosok yang selama ini kunanti,sosok yang mengagumiku sebesar aku mengagumimu.We happy with our own way

5. “Kau adalah Paket Lengkap dari Tuhan untukku “

Selama ini aku selalu menemukan lelaki yang akan menuruti semua keinginanku karna tak ingin kehilanganku,tapi tanpa mereka sadari,kodrat mereka sebagai seorang imam yang akan membimbingku pun tak kudapati.bagaimana mereka akan membimbingku ketika mereka tak bisa mengontrolku???

Tapi entahlah ketika bersamamu,meski aku akan selalu menggerutu tapi akan selalu kulakukan,kau pun tak pernah memintaku melakukan sesuatu dengan nada memerintah,aku memang tak suka berada di bawah kendali lelaki,tapi kodratku sebagai perempuan yang merindukan kenyamanan dan merasa selalu terlindungi kudapatkan darimu,Perasaan yang selalu ingin membuatmu bangga pun akan selalu hadir.

Di usia ini,aku sadar sebuah hubungan bukan lagi tentang ego siapa yang lebih didengar atau siapa yang lebih menurut ke siapa,atau bahkan siapa yang lebih dominan dan bukan "give and take anymore" tapi tentang "give and give",bagaimana kita bisa merasa nyaman satu sama lain.

Dulu,ketika bersama seseorang pun aku akan terus mencari sosok yang jauh lebih baik darinya,tapi denganmu semuanya terasa cukup dan semua yang aku cari sudah ada di pribadimu.

Kau adalah Paket Lengkap yang dikirim Tuhan langsung kehidupku.