Maafkan aku karena aku tidak mampu untuk memperjuangkan cinta kita saat ini. Bukannya aku menyerah begitu saja, hanya saja aku sudah tidak bisa mundur lagi. Aku tau keputusan ini akan menyakitkan. Maafkan aku karena aku telah bersikap egois. Keputusan yang aku jalani ini hanya untuk membahagiakan kedua orang tuaku.

Maafkan aku karena sikapku kamu terluka tetapi sebelum hari itu tiba aku berjanji akan memanfaatkan waktu bersama dengan dirimu walau hanya sesaat. Sebelum waktu itu tiba, kita akan merangkai kebahagiaan yang akan selalu kita kenang untuk selamanya.

1. Mengenalmu Adalah Sebuah Anugerah Terbesar dalam Hidupku.

Kamu pelengkap hidupku via http://hdwallpapersrocks.com

Masihkah ingat disaat orang lain menjauhi dan mencaciku? Kamu datang mengulurkan tangan padaku disaat yang lain membenciku. Selama berada didekatku, orang lain menjauhimu tetapi kamu mengabaikan mereka dan tetap memilih melindungiku.

Di kala itu aku menggantungkan semua harapan dan hidupku padamu. Hidupku seolah olah lengkap dengan adanya kehadiranmu. Kamu membuat hidupku lebih berwarna dan ceria. Kamu menyambutku setiap pagi di depan gerbang kampus. Menyambutku dengan senyuman dan genggaman hangat tanganmu.

2. Kamu Menuntunku Menuju Jalan yang Lebih Baik, Bersamamu Aku Meyakini Kamulah Masa Depanku

Bersamamu aku menjadi seperti yang seharusnya via http://webneel.com

Advertisement

Dulu aku memang bukan wanita baik-baik, tetapi kamu mengubahku menuju jalan yang lebih baik. Orang tua akupun bersyukur karena kamu telah membawa pengaruh positif dalam hidupku. Perubahan itu awalnya terasa berat karena orang lain akan memandangku sebelah mata. Tetapi kamu tidak menyerah untuk menyemangatiku dan menasihatiku bahwa dengan perubahan yang baik akan membawa kehidupan yang baik.

Semenjak kamu menujukan jalan itu, aku meyakini bahwa dirimulah yang akan membahagiakanku di masa depan. Aku sangat meyakini itu dan tentunya dirimu juga meyakini hal yang sama.

3. Namun Takdir Telah Berkata Lain.

Jalan takdir yang menyakitkan via http://loveizlyf.blogspot.com

Ya, takdir itu tiba-tiba datang tanpa diundang. Takdir yang membawaku pada keputusan sulit yang harus aku pilih. Pilihan itu terasa menyakitkan. Di satu sisi, aku ingin hidup bersamamu tetapi disatu sisi aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku dengan cara membantu mereka dan mengurangi beban mereka.

Asal kamu tahu, rasanya hati ini terasa sesak saat aku bersama dengan Dia. Aku tidak ada rasa sama sekali padanya. Semua hati dan pikiranku hanya tertuju padamu. Aku selalu memikirkan apa yang sedang kamu lakukan dan apakah kamu tetap mencintaiku walau jalan takdir seperti ini?

4. Walaupun Perpisahan Bukan Segalanya dan Meskipun Hati Ini Sulit Untuk Menerimanya.

Berpisah denganmu adalah hal yang menyakitkan via http://happybooboo.wordpress.com

Aku memilih keputusan yang menyebabkan kita berpisah. Keputusan itu terasa sangat berat untuk dijalani. Tetapi setiap kali aku bertanya apakah kamu ikhlas dan rela dengan keputusan ini, kamu selalu menjawab iya… Hatiku rasanya menangis setiap mendengar suaramu dan melihatmu. Rasanya seperti hari terakhir bersamamu.

Meskipun kita sudah membuat komitmen untuk selalu bersama hingga tanggal tersebut, tetap saja rasanya berbeda. Seperti dipenuhi oleh kepedihan dan kesedihan. Rasanya setiap detik menjadi sangat berharga dengan adanya dirimu. Sekarang aku mengerti seberapa berharganya kebersamaan saat kita disatukan walau hanya semenit. Aku mulai memahaminya.

5. Maafkan Aku Atas Keputusanku yang Telah Melukai Hatimu.

Semoga kamu menerima permintaan maafku via http://galleryhip.com

Maafkan aku karena keputusan ini melukai hatimu. Aku sudah tidak bisa mengubah keputusan ini. Maafkan aku karena aku telah mengecewakanmu. Meskipun kamu tetap berkomitmen untuk tetap berkomunikasi atau menemuiku walau hanya sesaat, aku tetap tidak akan pernah melupakanmu dan kamu akan tetap menjadi hal yang paling indah dalam hidupku.

Di saat hari itu tiba, aku berharap kamu memenuhi undanganku meskipun aku membayangkan saat bertemu denganmu nanti akan terasa menyakitkan karena tidak bisa memilikimu, dengan kedatanganmu itu akan menjadi hadiah terindah dalam hidupku.

Aku akan selalu mencintaimu dan menyayangimu.