Tentunya istilah KKN sudah tidak asing lagi di kalangan anak muda  yang menamakan dirinya sebagai mahasiswa. KKN bisa diartikan sebagai salah satu matakuliah favorit sepanjang masa karena berbagai macam alasan. Nah jika kalian sudah menjadi salah satu dari ribuan mahasiswa yang melakukan KKN, kira-kira jenis KKN mana nih yang sesuai dengan cerita kalian? Check this out

1. Kuliah Kerja Nyata

Kuliah Kerja nyata via http://www.google.com

Apabila diartikan dengan benar, KKN adalah singkatan dari Kuliah Kerja Nyata. Dari judulnya, sudah bisa ditebak jika konten dari KKN seharusnya berbobot dan dikerjakan secara nyata sehingga bisa bermanfaat bagi lingkungan yang ditempati. KKN itu ibarat belajar hidup secara tim, bagaimana kita beradaptasi dan tinggal bersama orang-orang yang sepenuhnya adalah orang baru dalam kehidupan kita. Berbagi tugas piket memasak, bersih-bersih posko tempat tinggal, hingga piket di kantor desa adalah rutinitas wajib dari kegiatan KKN. KKN yang benar itu harus menciptakan program kegiatan (proker) yang benar-benar bermanfaat bagi desa, misalnya kegiatan pelatihan budidaya cacing yang ditujukan untuk memberikan peluang usaha yang potensial (Ini salah satu Proker Hits Desa Permanu Kakak ^.^)

2. Kisah Kasih Nikah

Kuliah Kerja Nikah via http://www.google.com

Plesetan KKN yang pertama, Kisah Kasih Nikah. Jelas KKN adalah matakuliah yang sangat dianjurkan untuk ditempuh oleh para jones hehe. Bukan hanya ajang untuk mendapatkan pacar, tapi juga ajang untuk mencari pendamping hidup yang klop di hati. KKN mengajarkan kebersamaan yang harus dijunjung tinggi oleh anggotanya, jadi setiap orang pasti sudah menghafal kebiasaan terbaik hingga terburuk orang lain. Nah, bukankah salah satu modal untuk berumah tangga adalah menyesuaikan dengan kebiasaan si dia? Tunggu apa lagi, cepatlah menikah, biar anggotamu yang lain punya alasan untuk bisa kumpul bareng lagi setelah masa KKN berakhir ^^

3. Kisah Kasih Nyata (cinta lokasi alias cinlok)

Advertisement

Kisah Kasih Nyata via http://www.google.com

Witing tresno jalaran saka kulina, begitulah pepatah Jawa berkata. Rasa suka itu timbul karena kebiasaan. Kebiasaan melihatnya memasak untukmu (terlalu baper dan terlalu geer), kebiasaan melihatnya tertidur karena tak kuasa menahan kantuk saat rapat, kebiasaan bepergian bersamanya untuk mengurusi proker (modus), dan kebiasaan mengabadikan momen bersama dalam frame kameramu (modus tingkat tinggi). Semua kebiasaan itu akhirnya membuat kalian merasa nyaman satu sama lain dan terbitlah cinta lokasi ala pemain sinetron yang terlibat cinlok. Begitulah kalian, seperti sedang bermain drama, hari-hari kalian terasa lebih berwarna karena kehadirannya.

4. Kurang Kerjaan Nyata (Nggak ono proker)

Kurang Kerjaan Nyata via http://www.google.com

KKN itu sebenarnya bagian dari tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Karena makna dasarnya mengabdi, sudah seharusnya mahasiswa yang KKN mengadakan program kerja (proker) yang membawa dampak baik bagi lingkungan yang ditempati. Jadi alangkah sangat berdosanya jika KKN diartikan sebagai kurang kerjaan nyata hehe. Tapi sebenarnya kemungkinan ini bisa saja terjadi jika memang desa yang ditempati sudah berkembang dan tidak membutuhkan bantuan melalui KKN atau kemungkinan yang lain yaitu warga desa yang tidak menerima keberadaan KKN sehingga tidak adanya dukungan untuk menjalankan proker. Alhasil, KKN hanya sebagai ajang untuk pindah makan dan tidur tanpa kerjaan nyata alias proker. Hal ini bisa dibuktikan dengan kenaikan berat badan dari mahasiswa. Logikanya, mahasiswa yang banyak kerjaan nyata selama KKN tidak mengalami kenaikan berat badan malah cenderung turun, smentara yang kurang kerjaan akan naik berat badan hehe.

5. Kurang Kerjaan Nganggur

Kurang Kerjaan Nganggur via http://www.google.com

Bersyukurlah jika desa yang kamu tempati adalah desa yang benar-benar menyambut dengan baik kedatangan tim KKNmu bahkan membutuhkan kalian layaknya sayur yang membutuhkan garam hehe. Jika sudah demikian, otomatis kamu akan disibukkan dengan beragam kegiatan yang bisa membantu pengembangan desa. Tak mengenal waktu, pagi siang sore bahkan malam dihabiskan untuk mengabdi secara utuh kepada desa. KKN seperti itulah yang layak menyandang gelar Kurang Kerjaan Nganggur hehe.

6. Kuliah Kerja Nyantai

Kuliah Kerja Nyantai via http://www.google.com

Percayalah, posko KKN diadakan untuk tempat nyangkruk dan nyantai. Ajang untuk nyangkruk bersama walau sekedar berbagi pembahasan dan olokan. Ajang untuk minum kopi secara gratis tanpa menyewa tempat, ajang bermain kartu dan uno, atau hanya sekedar nyangkruk agar posko tak terlihat sepi.

7. Kuat-Kuatan Nongkrong (Macak Rapat)

Kuat-Kuatan Ngopi via http://www.google.com

Sudah menjadi tradisi anak muda untuk mengahiskan waktu dengan nongkrong yang mengatasnamakan rapat sebagai alasannya hehe. Kalau sudah nongkrong apalagi dengan teman laki-laki juga, dijamin jam kepulangan minimal adalah diatas jam 10 malam. Kalau sudah seperti itu, bagi beberapa orang yang tak terbiasa dengan begadang dan keluar malam akan berjuang mati-matian menahan kantuk. Dan itulah salah satu bagian dari KKN yaitu Kuat-Kuatan Nongkrong. Seberapa kuatnya kamu menahan kantuk demi berbagi tawa bersama teman seperjuanganmu. Dan jangan lupa, kalau nongkrong juga butuh modal yang nggak sedikit loh ^^.

8. Kesana Kesini Nyelfie

Terakhir, agenda wajib KKN adalah bepergian bersama entah hanya untuk sekedar nongkrong atau berplesiran. Dan yang tidak boleh dilupakan adalah agenda selfi. Apalagi yang bisa ditinggalkan dari sebuah perjalanan selain kenangan di dalam foto? Selain itu selfie juga bisa dijadikan ajang eksistensi diri di berbagai sosial media juga si. Jadi KKN juga bisa diartikan sebagai Kesana Kesini Nyelfie hehe.

Nah dari kesekian makna KKN, manakah yang menjadi kisah nyata dari KKN kalian? Jangan lupa tinggalkan cerita KKN kalian di kolom komentar ya ^^ Bagi yang belum melakukan KKN, ingat pesan kakak baik-baik, KKN itu terdiri dari proker, nongkrong, dan jalan jalan ^^.