Hampir  semua orang menggangap bahwa masalah adalah hal yang buruk. Mungkin banyak dari kamu yang menganggap hidup akan lebih indah kalau tidak ada masalah. Ataupun kamu perna berpikir seandainya masalah yang datang itu lebih muda, lebih sedikit atau lebih baik kalau masalah itu tidak perna ada.

Apakah memang benar seperti itu? Apakah kamu akan lebih baik jika memang masalah tidak ada? Atau sebaliknya masalah mungkin memang baik. Kamu dapat belajar banyak sekali dari berbagai masalah jika kamu mempelajari dan menganalisis akar dari masalahnya, sehingga kamu dapat mengambil langkah untuk menangani masalah tersebut.

 

1. Jika masalah datang, jangan bereaksi secara emosional tetaplah tenang.

Masalah, masalah... tidak ada yang lain selain masalah!

Masalah, masalah... tidak ada yang lain selain masalah! via http://www.theguardian.com

Pasti setiap orang mempunyai banyak masalah baik itu masalah yang ringan maupun yang berat. mungkin kamu pernah  berkata "Mengapa harus saya? Mengapa harus saya yang dihadapkan pada masalah ini?" pada saat itu kamu merasa jenuh dengan masalah yang kamu hadapi, yang kamu inginkan hanya menyingkirkan masalah tersebut.

Langkah pertama yang kamu lakukan ketika masalah menghampirimu adalah berfikir Positif dan tenang. Karena pikiran yang positif akan menghasilkan hal yang positif sebaliknya pikiran yang negatif akan menghasilkan hal yang negatif. Dan pikiran yang positif itu memerlukan ketenangan.

Karena jawaban untuk masalahmu ada didalam pikiranmu, tetapi jawaban tersebut akan terhambat jika kamu menangggapinya dengan reaksi emosional dan panik. Pikiran manusia tidak akan berfungsi dengan baik ketika dalam keadaan panas.

Kuasailah dirimu untuk tetap tenang, dan mulailah berpikir dengan tenang karena dengan pikiran yang tenang otak akan merespon dengan baik dan menghasilkan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah.

2. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Masalah sebenarnya baik, tidak buruk seperti yang biasa kamu pikirkan.

Kenalilah masalah tersebut, lihatlah apa yang salah, lalu satukan kembali dengan cara yang benar

Kenalilah masalah tersebut, lihatlah apa yang salah, lalu satukan kembali dengan cara yang benar via http://www.ronedmondson.com

Sebenarnya, kamu dapat belajar dari berbagai masalah yang kamu  hadapi dengan memperhatikan reaksi terhadap masalah tersebut. Tetapi akan sangat sulit untuk belajar dari masalah tersebut  jika reaksimu berupa keluhan.

Kamu sering kali berkata "Masalah ini terlalu berat buat saya, saya tidak sanggup menghadapinya!" karena pada permukaannya tanpak tanpa harapan dan masalah tersebut menyajikan kesulitan-kesulitan yang luar biasa.

Pernahkah kamu berfikir bahwa untuk menyelesaikannya adalah dengan mempelajari masalahnya sehingga kamu memiliki pengetahuan yang lengkap. Lalu, menguraikan masalahnya untuk diselidiki dan diputuskan.

Ketika kamu sadar dengan akar dari masalahnya maka kamu sudah mengambil langka untuk menanggani masalah tersebut. Sebenarnya, masalah tersebut setelah kamu uraikan dengan cara yang benar akan menghasilkan manfaat yang tidak terduga. Jadi, kenalilah masalah tersebut, kemungkinan masalah itu adalah temanmu bukan sebagai musuhmu.

3. Jangan biarkan dirimu dikuasai oleh masalah.

Dengan pikiran kamu dapat memiliki kekuasaan atas semua kondisi dan keadaan dan atas masalah apapun

Dengan pikiran kamu dapat memiliki kekuasaan atas semua kondisi dan keadaan dan atas masalah apapun via http://under30ceo.com

Kamu dapat berhasil menanggani masalah dengan berpikir secara rasional. Ketika kamu benar-benar berfikir, kamu akan selalu mendapatkan suatu gagasan yang menghasilkan solusi atas masalahnya. Dengan gagasan tersebut kamu dapat memecahkannya atau menggembangkan gagasan tersebut sehingga menghasilkan suatu keputusan yang tepat.

Mempelajari dengan tenang situasi secara mendalam dari segala sudut dari masalah. Dan menyelidiki, memeriksa dengan teliti lalu menguraikan masalah tersebut sehingga kamu menemukan langka-langka untuk memecahkan dan menguasai masalahnya.

Jika kita beranggapan bahwa tugas utama manusia adalah menanggung kehidupan maka kehidupan akan benar-benar terasa suram. Tetapi jika kamu beranggapan bahwa tugas manusia adalah Menguasai kehidupan dan dengan semua kesulitan yang ada maka kehidupan akan terasa lebih berarti.

4. Percaya kamu bisa, Percaya bahwa masalah dapat diatasi, percaya masalah dapat ditangani dan percaya bahwa kamu dapat memecahkan masalah tersebut.

Pelajarilah masalahnya dan temukan solusinya

Pelajarilah masalahnya dan temukan solusinya via http://www.wiltshire.gov.uk

Percaya adalah kekuatan yang sangat luar biasa. Hal-hal luar biasa terjadi pada orang-orang yang percaya. Pancarkanlah pikiran percaya yang positif maka pikiran tersebut akan membawa kamu ke hasil yang kamu yakini. Seperti halnya pikiran yang tidak percaya akan mematikan keberhasilan.

Orang yang tidak bereaksi secara emosional terhadap masalah yang sulit dan tidak gampang menyerah. Adalah orang yang berpikir dan percaya akan muncul suatu gagasan yang besar untuk memecahkan masalahnya. Jadi, selain pengetahuan akan masalah tersebut kamu perlu berpikir dan menambahkannya dengan percaya. Percayalah jawaban akan datang.

5. Belajarlah dari sebuah masalah

Masalah yang utama adalah bagaimana menanganinya

Masalah yang utama adalah bagaimana menanganinya via http://www.evolllution.com

Jika Tuhan ingin memberikanmu sesuatu yang istimewa, bagaimanakah Ia melakukanya? Apakah Ia akan membungkusnya dengan mewah dan memberikanya kepada kamu? Mungkin jawabanya adalah Tidak.

Karena Ia terlalu bijaksana untuk itu. Atau mungkin Tuhan membungkus hadiah istimewa itu melalui masalah yang kamu hadapi dan Ia berharap apakah kamu mempunyai apa yang diperlukan untuk memecahkan masalah tersebut dan menemukan hadiah yang mungkin disebut mutiara yang amat berharga.

Ini mungkin adalah salah satu cara Tuhan untuk memproses dan membentuk hidup manusia, manusia yang kuat, manusia yang mempunyai apa yang dibutukan untuk menghadapi perubahan zaman, menghadapi kenyataan hidup di bumi, manusia yang tidak pernah menyerah dan manusia yang gigih.

Menghasilkan manusia yang bertumbuh menjadi pribadi yang kuat secara mental dan spiritual dengan membangun daya tahan yang kuat terhadap kesulitan dan penderitaan.