Apa cobaan paling berat yang dirasakan oleh para mahasiswa? Bukan penyakit “kanker”, bukan juga masalah percintaan dengan anak jurusan sebelah, melainkan skripsi. Ada banyak faktor yang membuat skripsi sudah seperti momok yang menakutkan. Salah satunya adalah pengaruh dosen pembimbing. Dosen juga manusia, kamu akan menghadapi pembimbing skripsi yang terdiri dari berbagai karakter. Beruntung jika kamu diarahkan oleh dosen yang tidak hanya berperan sebagai pengajar saja, tapi juga bisa seperti saudara, orang tua, hingga sahabat sendiri.

Tapi yang seperti itu jarang ada, berbanding terbalik, kebanyakan justru dosen-dosen pembimbing yang membuat perjuanganmu menyelesaikan skripsi semakin menantang. Sehingga perjalananmu di kampus yang hanya tinggal selangkah lagi sudah seperti terjun ke medan perang melawan musuh, terasa berat, sulit, dan butuh mental yang tahan banting. Agar kamu siap menghadapinya, ada baiknya ketahui dulu tipe-tipe dosen dalam membimbing skripsi. Yuk.

1. Dosen pembimbing tipe dewa, wow so killer!

So nice, so killer too via http://tipsku-remajaku.blogspot.com

Dosen pembimbing tipe dewa ini selalu menuntut mahasiswanya untuk memberikan hasil yang terbaik dari yang paling baik. Jika kamu adalah mahasiswa yang hanya sekadar ingin cepat lulus, kesabaranmu bakal sangat diuji. Hampir di semua bagian harus dikerjakan dengan sempurna, termasuk juga dalam hal penulisan. Jika asal-asalan, bukannya cepat sidang, kamu bakal menghadapi jutaan revisian.

Belum lagi tipe dosen ini juga nggak mau salah. Ya, yang namanya manusia tak lepas dari lupa. Kamu sudah mengerjakan sesuai dengan apa yang dia mau, eh pas ditunjukkan ternyata salah lagi. Selain itu, dosen tipe dewa juga bisa berubah menjadi ahli desain grafis. Entah kenapa, dosenmu itu jadi hobi corat-coret di kertas skripsimu. Begitulah skripsi, penderitaannya tiada akhir.

2. Tipe Genit, Iyuuuh!

Sebelum digenitin, duluan genit sob via http://duniaoutbound.com

Advertisement

Tipe ini nih yang sering kali bikin mahasiswi jengah, niatnya mau ngerjain skripsi eh malah digenitin sama pembimbingnya. Meskipun juga tak jarang terjadi pada mahasiswa juga. Ada sebagian dosen yang lebih antusias modusin mahasiswi bimbingannya daripada membahas masalah skripsi. Hadeh, tu lagi.

Dari mulai memuji kecantikan, meski sebenarnya kamu nggak cantik, hingga menyinggung soal asmara yang nggak ada hubungannya sama sekali sama skripsi. Selain itu tipe genit ini biasanya juga sok akrab sekaligus sok tau. Jika kamu menghadapi yang seperti ini sebaiknya jangan terlalu ditanggapi, tetap fokuskan diri untuk segera menyelesaikan skripsimu atau puyeng sendiri.

3. Pembimbing tipe sibuk banget

Sibuk ya boss via http://kaskus.co.id

Yang ini juga sangat menguji kesabaran mahasiswa. Meski semangatmu menggebu-gebu dan kamu cukup cerdas untuk mengerjakan skripsi, tapi jika menghadapi tipe yang sibuk banget, bisa dipastikan usahamu menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat kelulusan itu tidak akan mulus. Saking sibuknya, dospem tipe ini seakan seperti hantu, misterius dan tak pernah kelihatan batang hidungnya.

Membuat janji untuk bimbingan tidak akan terlalu membantu, dengan alasan ada urusan lain yang lebih penting, janji itu hanyalah tinggal janji yang tak kunjung jadi kenyataan. Terkadang sampai ada mahasiswa yang menghafal plat dan di mana lokasi dosen pembimbingnya biasa memarkirkan kendaraan, kemudian banting setir menjadi mata-mata. Kalau-kalau dosennya datang, langsung deh nyodorin skripsi. Mo lari kemana lho.

4. Gosipers!

Gosip akan berakhir di telinga orang bijaksana via http://cerpen.co.id

Tipe ini juga akan sangat menyita waktumu. Hadapi dengan sabar dan telaten. Biasanya sih tipe ini banyak diisi oleh dosen-dosen wanita yang tukang baperan. Kamu harus tabah ketika dospem kamu tiba-tiba ngajakin untuk bergosip. Dari mulai membicarakan tentang kehidupan pribadinya, ngomongin dosen-dosen lain, hingga membahas masalah artis yang sedang jadi pusat perhatian. Yoi.

Tapi terkadang tipe ini juga bisa memudahkanmu lho. Mereka yang antusias bergosip jadi tidak terlalu fokus pada skripsimu. Dilihat sekilas nggak ada masalah, kamu bisa melenggang ke bab berikutnya dengan mulus. Beda dengan tipe dewa yang cenderung perfeksionis dan mengharuskanmu memberi hasil maksimal.

5. Dospem tipe malaikat, masih ada stocknya?

Beruntungnya aku via http://brilio.net

Yang terakhir adalah tipe malaikat. Sesuai dengan sebutannya, kamu akan merasa bak dilindungi oleh malaikat tanpa sayap selama mengerjakan skripsi. Dosen tipe ini tidak banyak, kamu yang mendapatkannya termasuk mahasiswa yang beruntung. Jika kamu kesulitan, ada dukungan penuh. Dosen pembimbing tipe ini selalu menyediakan waktu untuk mahasiswa bimbingannya, rajin nagih dan mengingatkan.

Semata-mata agar kamu bisa lulus dengan nilai terbaik dan tidak terlena dengan kemalasan. Waktunya bimbingan ya membahas skripsi. Baru setelah selesai, mungkin kamu diajak ngomongin banyak hal. Bukan gosip, bukan pula modus, tapi lebih untuk berbagi pengalaman dan membuatmu termotivasi agar nantinya ilmu yang kamu dapatkan di kampus bisa bermanfaat untuk orang lain. Boleh, boleh.