Perempuan menikah untuk mengharapkan kehidupan baru yang baik. Keluarga yang sejahtera dengan laki-laki yang akan membimbing dirinya dan anak-anaknya kelak. Melindungi dan menjaga saat sehat dan sakitnya. Menjadi arahan ketika ia salah dalam mengambil langkah. Untuk mendapatkan itu para perempuan harus memilih pasangan hidup dengan rasional tidak semata mengikuti kebutaan perasaannya. Karena para perempuan sulit untuk menyembuhkan luka maka ia menjadi sangat hati-hati.

1. Laki-laki yang Mapan

Laki-laki mapan via http://google.com

Laki-laki yang mapan ialah dia yang mantap (baik, tidak goyah, stabil) kedudukannya di dalam kehidupannya. Bukan dalam arti beliau memiliki harta kekayaan semata yang berlimpah ruah dengan kategori rumah mewah, mobil, perusahaan, atau berbagai aset pribadi. Mapan itu dalam lahir dan batinnya.

Mapan dalam lahir, si laki-laki sudah memiliki penghasilan untuk bisa membiayai dirinya juga keluarganya kelak, paling tidak bisa memiliki rumah untuk tempat tinggal ketika kelak sudah menikah. Mapan dalam batin, Si laki-laki bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan, bertanggung jawab atas apa yang telah diucapkan, tidak banyak berkata bohong, dan tentu menepati janji yang diutarakan.

2. Laki-laki yang menjaga diri dan lingkungannya

baik untuk yang baik via http://google.com

Advertisement

Lingkungan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. Perempuan tentu akan melihat bagaimana lingkungan laki-laki yang akan menjadi teman seumur hidupnya. Hal ini dilihat dari jumlah teman perempuannya. Jika si laki-laki memiliki teman perempuan lebih banyak dari pada laki-laki tentu hal ini menjadi sesuatu yang dikhawatirkan para perempuan.

Secara signifikan akan berpengaruh seberapa besar tingkat kecurangan si laki-laki untuk tidak setia. Salah satunya yang dapat membantu kita melihat lingkungannya ini bisa dengan melihat teman di sosial medianya. Apalagi jika laki-laki tipe yang eksis di sosial media tinggal lihat seberapa banyak perempuan yang menyukai kirimannya. Selain itu juga bisa dilihat dari lingkungan pertemanannya.

Kebiasaan tempat ia nongkrong bersama teman-temannya juga menjadi penilaian para perempuan. Bagaimanapun juga seseorang dapat dilihat dari siapa temannya. Jika ia belum menjaga dirinya bagaimana ia akan menjaga perempuannya.

3. Laki-laki yang Penyayang

Penyayang via http://google.com

Sikap penyayang tidak hanya menjadi keinginan seorang laki-laki kepada teman hidupnya tapi juga menjadi hal yang penting untuk perempuan. Bagaimanapun juga kasih sayang terbesar seorang perempuan esok berada dipundak suaminya. Waktunya akan ia habiskan lebih banyak bersama keluarga kecilnya setelah ia menikah. Tentu laki-laki yang dilihat ialah dia yang sayang dengan keluarganya dan juga orang-orang disekitarnya. Sikap itu akan menajdi tolak ukur bagaiamana ia akan menyayangi istri dan anak-anaknya besok.

4. Laki-laki yang Fleksibel

Humoris via http://google.com

Laki-laki yang menjadi impian para perempuan ialah dia yang bisa menempatkan dirinya dan tidak kaku. Jika diajak bertemu keluarganya ia bisa diajak mengobrol, berdiskusi dan bercanda begitu juga saat berada diantara teman-temannya.

5. Laki-laki yang memegang kepercayaan

Kepercayaan via http://google.com

Dalam sebuah hubungan kepercayaan ialah kekuatan untuk membuatnya bertahan. Rasa percaya yang diberikan akan membuat perasaan saling memiliki semakin terasa indah. Dengan kepercayaan seorang perempuan akan merasa nyaman dan tenang. Ia dipercaya dan kepercayaannya tentu akan dijaga oleh laki-laki yang ia impikan. Sehingga tidak ada lagi keraguan dalam hatinya dan tentu memantapkan pilihannya pada laki-laki itu.