1. Berhenti Berkomunikasi

adult-beverage-cappuccino-chill via https://www.pexels.com

Logikanya untuk apa kamu masih saja berkomunikasi dan chat dengan orang yang ingin kamu lupakan?

Tapi kalaupun dia tiba-tiba mencarimu setelah kamu menghilang, kamu jangan kegirangan dulu dan merasa dia mulai tertarik denganmu, dia pasti sedang membutuhkan bantuanmu, makanya dia mencarimu. Kamu tetap harus bisa bersikap tenang dan santai saat dia minta bantuanmu. Tapi kalau kamu bisa menolaknya lebih baik kamu menolak.

2. Paksa dirimu untuk mengenal orang baru

midsection-of-woman-holding-coffee-cup-on-table via https://www.pexels.com

Jangan menyiksa dirimu sendiri dengan membatasi interaksi mu dengan orang baru. Kamu harus bisa memperluas pertemanan dan sosialisasimu. Berkenalanlah dengan orang baru agar kamu bisa melupakannya.

Advertisement

Kamu bisa mulai berkenalan dengan sebanyak-banyaknya orang dengan sosial media kamu atau situs online dating, atau kamu juga bisa minta dikenalkan teman-teman mu. Kamu harus mulai belajar membuka hati dan mengenal orang baru, bertemu dengan orang baru yang lebih menarik sebanyak-banyaknya, dan perbanyak kesempatan untuk bertemu orang baru.

3. Berhenti Stalking Sosial Medianya

portrait-of-woman-photographing-with-smart-phone via https://www.pexels.com

Daripada kamu dibuat semakin galau dengan semua postingannya dan statusnya, lebih baik kamu mulai membatasi atau bahkan berhenti stalking sosial medianya dengan unfollow semua postingannya. Karena semakin sering kamu melihat postingannya, kamu pasti akan semakin sulit untuk melupakannya.

Lebih baik kamu mengganti aktivitas stalkingmu itu dengan kesibukan yang lebih produktif dan menyenangkan.

4. Jangan Bohongi Perasaanmu Sendiri

blur-breakfast-caffeine-cappuccino via https://www.pexels.com

Jangan membohongi perasaanmu sendiri dengan mengelak kalau kamu sudah tidak mencintainya. Kamu harus bisa menerima dan mengakui perasaanmu meskipun tak berbalas. Setidaknya, dengan bisa menerima dan mengakui perasaanmu dengan lapang dada, kamu tidak akan menambah beban perasaanmu sendiri.

Kalau perlu kamu harus berani mengaku padanya kalau kamu memang mencintainya, tapi kamu harus terima penolakannya, siapa tau dengan pengakuanmu itu, dia bisa bersikap lebih bijak padamu, dia justru akan membantu mu untuk melupakannya dengan menjauh dari hidupmu.

5. Batasi Waktu

adult-beverage-black-coffee-breakfast via https://www.pexels.com

Kalau kamu sering bertemu dengannya, bagaimana mungkin kamu bisa melupakannya? Kamu harus mulai bisa membatasi waktu mu untuk bertemu dan berinteraksi dengannya.

Dan kalaupun dia memang adalah teman ngumpulmu yang biasanya punya agenda jalan bareng, kamu bisa katakan padanya kalau kamu butuh sedang ingin menikmati waktu mu sendiri dan tidak mau diganggu dengan siapapun.

6. Percaya Diri

portrait-of-young-woman-drinking-coffee-at-home via https://www.pexels.com

Jangan mencari-cari kesalahan dan kelemahanmu kenapa dia menolakmu. Jangan menyalahkan dirimu sendiri yang tidak bisa membuatnya tertarik padamu.

Dia menolakmu bukan karena tidak tertarik denganmu, tapi karena dia punya standar sendiri yang berbeda dari kamu, dan itu sama sekali tidak mengurangi kualitas dirimu atau bahkan membuat mu minder

Kalau kamu memang punya niat untuk menjauhi dan melupakannya, lakukan secepatnya, karena semakin lama kamu berinteraksi dan berada di dekatnya, semakin kamu akan berharap padanya dan akan lebih sulit juga untuk move on nantinya.