Lulus tepat waktu memang menjadi keinginan setiap mahasiswa dan orang tua. Namun kenyataannya kuliah tidaklah semulus wajahnya bintang film Korea. Dalam proses perkuliahan terdapat banyak cobaan, tantangan, hambatan, dll yang bisa jadi sangat memengaruhi proses kelulusan mahasiswa. Ada sebagian mahasiswa yang dengan semua itu tetap bisa lulus dengan cepat, serta mendapat pekerjaan pula namun ada juga yang lulusnya cepat atau tepat waktu namun harus agak lama meganggur, serta ada pula yang lulusnya terlambat.

Pada umumnya keterlambatan lulus atau wisuda disebabkan oleh skripsi atau tugas akhir, beberapa mata kuliah yang belum diambil karena bersyarat, kefrustasianmu, kamu yang terlalu santai, sibuk dengan organisasi, dsb. Tidak apa-apa, hal-hal tersebut wajar saja, tetapi bukan berarti kamu boleh bersantai-santai dengan itu. Ingat, seharusnya kamu sudah lulus loh.Maka dari itu, coba lakukan beberapa hal ini!

 

1. Mendekatkan diri kepada Tuhan

Lulus yang tertunda juga termasuk sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Tuhan. Maka dari itu, selain berusaha, jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Usahakan untuk rajin beribadah serta berdo'a, mungkin dengan begitu proses kelulusanmu akan dipercepat olehNya ataupun jika kau lulusnya tetap tertunda, Tuhan akan memberikanmu bonus yang luar biasa. Entah itu pekerjaan impian sebelum kamu lulus, bisnis yang sukses, dan sebagainya lebih dari apa yang kamu harapkan.

2. Berbisnis

Lulus terlambat bukanlah hambatanmu untuk meniti karir. Cobalah berbisnis, dengan berbisnis, selain memberikanmu ilmu dan pengalaman, berbisnis juga akan melatihmu membangun relasi yang lebih luas, memberikan keuntungan, dan sebagainya.

Selain itu, dengan berbisnis, kamu lebih fleksibel dalam membagi waktu kapan saatnya fokus dengan urusan kuliah, kapan saatnya fokus dengan pekerja. Karena sekecil apapun bisnismu, kamulah bossnya.

Tetapi memulai dan menjalankan bisnis tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tentu ada akan ada beberapa resiko dan tantangan yang kamu hadapi. Maka dari itu, karena kamu masih kuliah, pilihlah bisnis yang memang sesuai dengan passionmu dan santai saja dulu, tidak usah membuat target yang terlalu tinggi dahulu, yang penting jalan dan dapat untung.

Namun apabila kamu mampu membangun bisnis yang hebat tanpa mengesampingkan kuliah dan bisa tetap fokus, silahkan saja.

Dia mah enak ya, walaupun belum lulus tapi bisnisnya udah gede aja.

sensor, 21

3. Kursus

Sambil mengupayakan kelulusanmu sekuat tenaga, bila ada waktu luang tidak ada salahnya jika kamu kursus untuk menambah ataupun mengasah keahlianmu. Kamu bisa memilih kursus desain, bahasa asing, memasak, persiapan TOEFL, dsb. Dengan demikian, saat kamu lulus (meskipun telambat) tetapi kamu memiliki nilai plus. Ingat, zaman sekarang mencari pekerjaan tidak mudah loh.

4. Mendongkrak IPK

IPK memang bukanlah dewa atapun penentu masa depan, tetapi mendongkrak IPK adalah pilihan, toh tidak ada ruginya kok mendongkrak IPKmu. Sambil mengerjakan skripsi ataupun tugas akhir, tidak ada salahnya apabila kamu mengambil beberapa mata kuliah yang mungkin nilainya D.

Tetapi semua terserah kamu. Dengan IPK tinggi kamu jadi punya alibi mengapa kelulusanmu harus tertunda. Selain itu, mendongkrak IPK secara otomatis akan membuatmu rajin belajar dan kuliah ataupun mengerjakan skripsi atau tugas akhir dengan semaksimal mungkin.

Hal tersebut pastinya membuatmu lebih memahami bidang yang kamu tekuni. Lalu saat kamu akan melanjutkan ke jenjang selanjutnya, biasanya beberapa universitas ternama menjadikan IPK sebagai salah satu syarat masuk.

Tetapi kembali lagi, mendongkrak IPK adalah pilihan, bukan kewajiban.

5. Menulis

catatan akhir kuliah

catatan akhir kuliah via http://i2.wp.com

Ada beberapa mahasiswa yang lulusnya telat dikarenakan masalah keluarga, salah jurusan, perjuangan kuliah yang terlalu berliku, dan sebagainya. Nah, bagi kamu yang hobi menulis, daripada kamu terus-terusan berkicau di media sosial mengenai kegalauanmu akan keterlambatan lulus atau masalah kuliah lainnya, tidak ada salahnya menuliskannya di blog pribadi atau di laptop kamu yang akhirnya ditawarkan pada penerbit.

Telah banyak kisah-kisah mahasiswa galau yang dijadikan buku, apa kamu tidak ingin mencobanya? Tulislah kisah yang antimainstream, unik, serta menginspirasi. Terkadang kekacauan hidup adalah inspirasi dalam berkarya. Tapi ingat, kamu belum lulus, tetap fokus pada hal-hal yang berhubungan dengan kuliahmu ya!

6. Bekerja

http://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/konsentrasi-bekerja.jpg

http://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/konsentrasi-bekerja.jpg via http://cdn-2.tstatic.net

Masnya keren ya, walaupun lulusnya telat tapi udah dapet kerja aja. Gajinya gede lagi.

sensor, 22

Bekerja selain menghasilkan uang tetapi juga memberikanmu pengalaman, relasi, prestise, dsb. Oleh karena itu, tidak ada salahnya sambil mengupayakan proses kelulusan yang tertunda/ terlambat, kamu bekerja, hitung-hitung juga untuk meringankan beban orang tua dalam membiayai kuliah, bayar kos, serta memberimu uang saku.

Kalau bisa, pilihlah pekerjaan yang bisa mengasah atau memberikanmu ketermpilan. Misalnya, menjadi web designer, copy writer, administrator, guru di tempat les, fotografer, dan sebagainya yang apabila dicantumkan, bisa membuat CV-mu lebih menarik.

7. Menikah

Bagi kamu yang telah sangat frustasi dengan skripsi sehingga kelulusanmu harus tertunda, tidak ada salahnya apabila kamu menikah. Tetapi perlu diingat bahwa menikah itu tidak seindah kisah dalam drama Korea.

Namun dengan menikah, setidaknya kamu memiliki penyemangat, seseorang yang bisa membantu proses penyelesaian skripsi ataupun Tugas akhir, dan saat wisuda nanti, walaupun lulusnya telat, dan mungkin teman-teman dekatmu tidak bisa hadir karena telah merantau jauh, setidaknya kamu punya gandengan.

Sebelum memilih menikah, pikirkan dahulu seribu kali, kalau tidak mampu sebaiknya jangan! Tetapi apabila kamu mampu, silahkan, dan jangan lupa, pilhlah pasangan yang sudah lulus kuliah, cerdas, pengertian, dan baik hati sehingga ia bisa membantumu, bisa diajak berdiskusi, dll, bukan justru menjadi beban.

 

 

 

 

 

 

Ingat, ketujuh hal di atas  jangan sampai membuatmu mengesampingkan kuliahmu ya! Tetap fokus pada kuliah, tetapi juga memiliki nilai plus. Pandai-pandailah dalam membagi waktu ya!