Manusia mana yang tidak ingin liburan? Waktu libur yang kita peroleh bisa dipakai untuk bepergian keluar kota atau sekadar menghabiskan dengan orang terdekat. Liburan juga diperlukan untuk menyegarkan diri setelah berjibaku dengan aktivitas sehari-hari yang menguras pikiran dan tenaga. 

Ketika mendapat jatah liburan, orang akan membuat daftar kegiatan selama liburan. Mulai dari belajar hal baru sampai traveling ke tempat-tempat yang menjadi favorit wisatawan. Sayangnya, ada hal yang hampir terlewatkan dalam liburan; terlalu lama liburan justru membuat kehidupan kita tidak teratur! Lho, kok bisa? Ini nih penjelasan lengkapnya!

1. Ketika liburan, tanpa sadar waktumu yang berharga akan berlalu dengan cepat

Perasaan Baru Kemarin Libur.. via http://pexels.com

Harus kita akui bahwasanya liburan yang terlalu lama membuat kita lupa waktu. Apalagi kalau liburanmu hanya diisi makan-tidur-makan-tidur. Waktumu tanpa sadar berlalu begitu cepat.

Mungkin untuk satu-dua hari pertama, kamu masih bisa bersantai ria. Namun, bagaimana kalau memasuki 1-2 minggu liburan? Yang awalnya bisa bangun pagi, kamu jadi selalu bangun siang. Bagaimana kalau sudah habis tuh waktu liburnya?

2. Mau tidak mau, jam tidur dan istirahat dengan tenang pun jadi berkurang. Ujung-ujungnya, kesehatanmu yang jadi taruhan

Kebanyakan Begadang Bisa Lupa Segalanya via http://ciputrauceo.net

Advertisement

Memang begadang tidak selalu identik dengan liburan. Orang begadang pun bermacam-macam alasannya. Bisa karena tugas, kebanyakan main atau punya gangguan kesehatan sehingga susah tidur di malam hari.

Namun, satu hal yang tidak bisa dielak adalah bahwa ketika liburan, kita memiliki kecenderungan untuk begadang. Lantaran ketika liburan kita tidak memiliki kegiatan apapun. Entah agenda liburan sudah terpenuhi atau tidak memiliki agenda liburan sama sekali.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa begadang memang tidak baik untuk kesehatan, khususnya bagi orang yang memiliki masalah pada jantung. Selain memicu penyakit jantung, begadang bisa berisiko stroke, obesitas, gangguan konsentrasi, pusing serta melemahnya sistem kekebalan tubuh. Apalagi kalau kamu punya kebiasaan merokok. Wah, tambah parah tuh.

3. Selain kecenderungan untuk begadang, liburan bisa juga mempengaruhi produktivitasmu sehari-hari

Masa Bisa Begitu? via http://pexels.com

Tanpa disadari liburan juga bisa membuat produktivitas kita menurun. Mungkin kamu akan bertanya, bagimana dengan Jerman yang memakai sistem 7 jam kerja tapi produktivitasnya bagus?

Sebelum kita menilai, coba amati Jerman. Bagaiamana bisa para pekerja disana, jam kerjanya sedikit, dapat jatah libur banyak? Yang pasti ada 3 hal: kebijakan dari negara Jerman, pola pikir warga Jerman sendiri serta kurs gaji yang didapat. Karena hal itulah, perusahaan di Jerman berani memperlakukan sistem kerja tersebut.

Kembali kepada menurunnya produktivitas. Ketila kita sedang liburan, otomatis kita cenderung tidak ada kegiatan apapun. Mau ngapa-ngapain juga nggak punya alasan. Alhasil, secara tidak langsung membuat produktivitas kita menurun dengan sendirinya. Padahal harapannya dengan liburan, kita bisa mengembalikan produktivitas. Namun ketika liburanmu kamu isi dengan kegiatan makan-tidur makan-tidur, jangan harap prduktivitasmu pulih kembali.

4. Berat badan bakal naik drastis selama liburan. Ini bukan hal mustahil, karena liburan identik dengan senang-senang dan makan

Biar Habis Liburan Nggak Dibully Gendutan via https://pexels.com

Salah satu bagian yang menakutkan dari liburan adalah menaiknya berat badan. Tak jarang kamu mulai panik apabila diameter lengan kamu mulai melebar. Tak jarang kamu bertekat untuk melakukan diet setelah liburan.

Karena ketika liburan kamu tidak banyak melakukan aktivitas. Apalagi teruntuk kamu yang anak rantau, pulang ke rumah adalah masa perbaikan gizi. Lantaran tiap hari makan pas-pasan, ngutang sana-sini untuk menyambung hidup dan menyerbu acara yang menyediakan makan gratis.

Begitu kamu sudah pulang ke rumah, kamu akan melahap apa saja yang di meja makan.

Walau di tanah rantau susah untuk makan, kamu harus tetap memperhatikan kondisimu. Jangan sampai kamu di-bully lantaran perut kamu yang menyembul maju.

5. Kerjaanmu sehari-hari hanya memantau sosial media, upload foto dan berpotensi foya-foya

Peralatan Liburan Udah Siap via http://www.fashionphotographyblog.com

Terkadang pada saat liburan banyak informasi yang bisa kamu dapat dari media sosial. Mulai dari promo liburan murah, info event liburan atau mencari lowongan kerja paruh waktu. Selama liburan, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk mencari penghasilan tambahan, ada yang dipakai untuk posting tempat liburan, ada juga yang hanya stalking mantan pacar.

Tapi, menatap piranti lunak selama liburan pun meninggalkan dampak buruk. Selain cuma buang-buang waktu, kalau kalian cuma meratapi kesendirian, bisa juga menambah stress.

6. Saking asyiknya, keuanganmu jadi nggak terkontrol dan cepat habis di tengah jalan

Begini Reaksi Setelah Liburan Usai via https://pexels.com

Liburanmu akan terasa kurang apabila tidak berpergian ke suatu tempat. Berpergian ke mana saja pokoknya, baik itu di luar kota atau keluar negeri. Belum lagi, membeli oleh-oleh atau mencicipi kuliner di kota tersebut. Dari semua itu, ada hal yang perlu diwaspadai saat liburan.

Karena keasikan liburan, tidak sedikit diantara kita mengalami kekeringan di dompet dan rekening tabungan. Bagaimana tidak? Pada saat liburan kita memakai uang kita untuk bersenang-senang. Ketika punya uang, maka ada kecendurungan untuk berbelanja. Apalagi jika sudah menabung jauh-jauh hari untuk sekedar liburan beberapa hari saja. Akan terasa kirang apabila tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Bukan maksud hati untuk menghakimi bahwa tidak boleh bertindak hedonisme. Hanya kita perlu memperhatikan bahwa liburan bisa sangat menghabiskan uang yang kita punya. Meksipun sudah ikut paket liburan murah, banyak sekali pengeluaran tak terduga yang siap menyapa!

7. Perlu diingat, liburan itu dalam rangka melepas penat. Bukan untuk mengubah pola hidup dan kebiasaanmu sehari-hari

Yang Libur Itu Aktivitas, Bukan Kesehatan via http://www.cpdevent.com.au

Menang liburan membuat kita bisa bersantai dan melepaskan diri dari aktivitas harian. Liburan juga dibutuhkan orang-orang untuk mengistirahatkan diri setelah aktivitas panjang. Tapi, perlu diingat bahwa dengan liburan itu yang istirahat adalah aktivitasmu saja. Menjaga kesehatan dan gaya hidup teratur tidak ada libur.

Walau sedang menikmati masa liburan, tetaplah berusaha menjaga kesehatan dan gaya hidup teratur. Setidaknya menikmati liburan dalam durasi secukupnya. Jika dirasa sudah segar kembali, cobalah melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa membuat diri kita aktif sambil menunggu masa liburan berakhir. Agar ketika liburan berakhir dan kembali ke aktivitas, kita tidak kagok.

So, jangan keasyikan liburan, ya! Masih banyak kegiatan yang menantimu di depan mata.