Long Distance Relationship ?

Siapa yang gak tahu dengan istilah LDR? Ya! dua insan manusia, bisa kita sebut sepasang kekasih yang terdiri dari seorang pria dan seorang wanita. Saling menyayangi, saling mencintai dan jatuh cinta, tapi wujud raga mereka terpisahkan oleh jarak, waktu, dan tempat. LDR itu mudah? Kata siapa menjalani Long Distance Relationship itu mudah.

Hanya orang-orang tangguh yang memiliki hati yang kuat saja yang mampu menjalani dan melalui ini. Dibutuhkan kejujuran yang besar diantara pasangan. Harus mampu saling menjaga dari kejauhan, saling memperhatikan dari jauh, dan saling berkomunikasi. Karena melalui "telepon genggam" lah para pejuang LDR melakukan "pacaran" yang anti mainstream tersebut. Maka dari itu, komunikasi merupakan hal yang paling utama dan paling penting. 

Seperti kita saat ini, kita harus menjalani hubungan ini, dimana tidak setiap hari kita bisa bertemu, tidak setiap saat aku bisa melihat indah matamu, dan tidak setiap waktu aku bisa berpeluk manja denganmu. Aku cuma berharap, semoga kita termasuk kedalam orang-orang tangguh yang mampu menaklukan jarak ini.

 

1. Jenuh? Bukan cuma kamu yang merasakan itu, tetapi kita.

Jenuh tetapi aku merindukanmu

Jenuh tetapi aku merindukanmu via http://25.media.tumblr.com

Long Distance Relationship itu Jenuh ?

Jenuh itu sifat manusiawi bagi manusia, sudah bawaan dari lahir kok. Long Distance Relationship, hubungan jarak jauh yang gak bisa berjumpa, gak bisa ketemu, gak bisa pelukan setiap hari. Setiap hari, setiap saat, dan setiap waktu hanya bisa melalui SMS, Telfon, maupun Sosial Media. Jenuh terkadang sedikit genit menggodaku dan mampir di hati, ketika aku tidak bisa berjumpa denganmu, tidak bisa memelukmu, tidak bisa mencium pipimu, dan menghirup aroma tubuhmu yang selalu kurindukan itu. Tetapi jenuh bukanlah suatu alasan untuk kita menyerah terhadap hubungan yang sudah kita bangun, jenuh itu cuma sebagian dari bumbu-bumbu didalam hubungan. Karena jenuh yang kita rasakan, hanya sebuah tantangan dari berjuta tantangan didalam hubungan.

2. Apakah kita termasuk orang yang tangguh dalam menghadapi jarak?

Jarak bukanlah masalah mudah

Jarak bukanlah masalah mudah via http://images.huffingtonpost.com

Long Distance Relationship itu hanya untuk orang-orang yang tangguh saja. Aku harus tangguh dan kuat menjalani hari-hari tanpa mu disisiku. Tetapi tetap ada semangat dari kamu yang bisa mewarnai hariku melalui telepon genggam, hanya dengan mendengar suaramu itu mampu mengobati rinduku akan sosokmu. Dengan mendengar kabarmu sehat saja aku sudah lega walau aku tak bisa melihatmu langsung. Kita harus mampu membuktikan pada semua bahwa kita adalah orang-orang tangguh yang mampu menaklukkan jarak, kita bisa terus bersama walaupun kita tidak bisa terus berjumpa. Kita bisa, kita tangguh menghadapi ini. kita harus mampu menahan rindu yang sudah memuncak dan tak terbendung ini. jarak bukan lah suatu alasan untuk kita terus saling mencintai.

3. Aku sangat merindukanmu Sangat

Jarak ini mampu membendung rinduku

Jarak ini mampu membendung rinduku via http://www.sentacounselling.com

Long Distance Relationship itu sedih ya?

Iya sedih banget sebenarnya, aku sedih karena tidak bisa melihatmu setiap hari, tidak bisa memelukmu setiap saat. Kamu tahu apa yang membuatku sangat rindu bercampur sedih? Ketika ada pertengkaran diantara kita, ketika ada perselisihan, ada salah paham diantar kita. Aku sedih karena tidak bisa menyelesaikan pertikaian hubungan kita secara tatap muka, ketika ego kita sama-sama besar, disitu aku merindukanmu sekaligus sedih, ingin aku memelukmu dan meyakinkanmu bahwa pertikaian yang terjadi diantara hubungan LDR tidak selalu harus berakhir. Karena penyesalan lah yang akan menyelimuti kita dijalan terakhir nanti. Aku tahu bagaimana susahnya menyikapi permasalahan dengan kepala dingin, karena hati terkadang ikut berkata aku lelah, tetapi sisi lain juga berkata aku masih sangat mencintaimu.

4. Aku ingin selalu bersamamu, walau kita terpisahkan jarak

bahagiaku adalah bersamamu

bahagiaku adalah bersamamu via https://i.ytimg.com

Sejauh apapun jarak yang memisahkan kita, aku ingin selalu bersamamu. Aku ingin belajar mengarungi waktu bersamamu. Biarkan jarak ini yang mengajarkan kita arti tentang kejujuran, arti tentang kesetiaan. Izinkan aku terus tetap bersamamu, walau kita harus terpisah sangat jauh. Izinkan aku untuk terus menjadi satu-satunya rumah yang kamu tuju, rumah yang kamu rindukan, rumah tempat kamu melepas penatmu, dan rumah tempatmu kembali tertawa.

5. Karena aku dan kamu adalah kita

Kita adalah satu

Kita adalah satu via https://upload.wikimedia.org

Aku dan kamu adalah kita. Jangan pernah ada kata dia diantara kita. Aku tahu, jarak ini sangat berat, sangat melelahkan, tekadang terbesit untuk mencari seseorang yang bisa memberi perhatian dari dekat. Saat inilah kesetiaan kita sedang diuji. Seberapa besar kita mampu mempertahankan kita didalam hati. Jangan pernah ada kata penyesalan menyerempet hatiku ataupun hatimu, karena egoku ataupun egomu yang sudah menaruh dia diantara kita. Percayalah, kita bisa meghadapi tantangan ini, dan nantinya aku dan kamu bisa dipersatukan menjadi kita yang seutuhnya.