Orang yang membeli atau memiliki sebuah rumah, tentu biasanya mengharapkan ada sisa tanah yang dapat dimanfaatkan untuk taman. Keberadaan sebuah taman di rumah sebenarnya mempunyai banyak fungsi. Selain memperindah rumah, taman juga membuat suasana rumah tidak gersang. Sebuah rumah akan terasa nyaman dan terlihat menarik jika dilengkapi dengan taman.

Namun tidak setiap rumah dapat memiliki taman. Lihat saja permukiman padat yang terdapat di berbagai wilayah perkotaan. Bahkan bila ada sisa tanah pun umumnya bukan dijadikan sebagai taman, melainkan untuk lahan parkir motor, warung, atau menambah bangunan rumah. Keberadaan sebuah eksterior taman, sebenarnya sangat penting. Taman tidak sekadar pengisi ruang kosong, melainkan mempunyai banyak fungsi dan peran yang jauh lebih besar. 

 

1. Manfaat taman di rumah kamu

Fungsi dan manfaat taman

Fungsi dan manfaat taman via https://www.jasatukangtaman.id

Beberapa manfaat taman rumah antara lain sebagai berikut:

• Taman yang berisi tanaman hidup memberikan keseimbangan terhadap rumah yang dibangun dengan batu dan semen. Keseimbangan ini penting untuk membuat rumah jadi terasa lebih nyaman dan enak sebagai tempat tinggal.
• Tanaman yang terdapat di taman akan memberikan kontribusi yang cukup penting untuk sirkulasi udara yang segar dan bersih bagi penghuni rumah. Terlebih jika kita tinggal di perkotaan yang tingkat polusi udaranya cukup tinggi. Di tempat semacam ini, taman dapat berperan sebagai penyangga ekosistem dan sebagai suplai oksigen dan udara bersih yang menyehatkan.
• Taman juga berguna sebagai arena rekreatif yang bermanfaat bagi anggota keluarga. Apalagi bila luas eksterior taman cukup besar untuk bermain dan berkumpul bersama keluarga, tentu berguna untuk meningkatkan komunikasi.
• Taman juga berguna sebagai media atau sarana untuk mengisi kegiatan penghuni rumah ataupun untuk menyalurkan hobi berkebun. Kelelahan atau stres yang dialami saat bekerja di kantor akan segera hilang dengan sekadar menyiram tanaman atau memandang dan menikmati keindahan tanaman yang ada.

2. Jenis-jenis taman yang bisa ditanam di rumahmu; Taman Pohon Cemara

Taman pohon cemara udang

Taman pohon cemara udang via https://www.jasatukangtaman.id

Pohon cemara atau Casuarinaceae merupakan tanaman yang sangat unik dan terkesan indah walaupun daunnya hanya didominasi oleh warna hijau. Keindahan bentuk pohon cemara akan menambah nilai artistik taman rumahmu. Selain itu, yang pasti udara di sekitar taman rumah kamu bisa menjadi lebih segar.

3. Pohon palem yang menambah rindang tamanmu

Taman pohon palem

Taman pohon palem via https://www.jasatukangtaman.id

Pohon Palem adalah tumbuhan kelompok palma atau palem, suku (famili) Arecaceae atau suku pinang-pinangan (palem). Tumbuhan palem banyak jenisnya, kadang pohon-pohon palem dijadikan juga sebagai tanaman hias, dan tumbuhan ini sebenarnya banyak tumbuh liar di hutan-hutan. Kamu bisa memilih berbagai macam jenis pohon palem untuk ditanam di taman rumahmu, supaya keindahan tamanmu bertambah.

4. Pohon bambu bikin taman rumahmu indah dan semakin rindang

Pohon bambu merupakan tanaman yang biasanya tumbuh di pedesaan. Baik di dataran tinggi, sedang maupun dataran rendah. Tanaman ini termasuk ke dalam jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya, bambu disebut juga dengan buluh, aur atau eru. Tanaman ini akan mempercantik taman mu di rumah.

5. Pengen punya taman tapi nggak sekadar taman? Taman yang menghasilkan? Bisa!

Pohon buah dapat menjadi tanaman penting dalam hal pertamanan. Selain banyak manfaat dari buahnya yang dapat di konsumsi. Pohon buah juga memiliki bentuk yang indah. Nggak kebayang kan kamu punya taman yang menghasilkan buah?

6. Ayo buat tamanmu sendiri!

Mengingat pentingnya fungsi taman, tak ada salahnya bila kamu berusaha menghadirkan taman di rumahmu. Sekarang ini sudah banyak jasa tukang taman yang dapat membuat pertamanan di manapun kamu tinggal dan berapa pun luas halaman yang ada, kamu dapat membuatnya. Apabila luas halaman rumah hanya tersisa sedikit, kamu dapat membuat taman dengan pola menempel ke dinding tembok. Buat saja penyangga tanaman dari rangka kawat yang di semen ke tembok. Setelah itu letakkan tanaman dengan pot di atasnya.

Begitu juga bila tak ada lagi halaman yang tersisa, kamu juga masih bisa membuat taman dengan menyiasati ruang yang ada. Misalnya dengan membuat tanaman gantung. Tentu saja model ini dibuat dengan menyesuaikan kondisi eksterior yang tersisa. Buatkan penyangga atau tempat menggantung pot-pot dari dua atau empat batang besi yang dihubungkan dengan kawat. Mudah kan?