Di tahun-tahun awal kuliah, kamu belum terlalu memikirkan masa depan dan masih tak memforsir diri. Yang penting lulus mata kuliah penting, cari pengalaman organisasi, dan bersenang-senang bersama teman-teman.

Tahun terakhir kuliah pun tiba. Sambil menyusun skripsi, kamu mulai punya perasaan takut dan khawatir.

Persoalannya sederhana. Setelah lulus, kamu tidak tahu mau jadi apa. Ikut teman-teman, nurut kata orangtua, atau justru mengambil S2?

Jangan bingung, karena di sini ada beberapa alternatif untuk kamu yang masih belum pasti akan masa depanmu sendiri. Yuk lakukan hal-hal di bawah ini!

 

1. Manfaatkan kesempatan jadi management trainee.

Management trainee

Management trainee via http://karir.com

Perusahaan multinasional banyak membuka program management trainee, di mana kamu akan dilatih untuk menempati posisi manajerial di perusahaan tersebut. Pilihan ini bagus untuk kamu yang masih bingung, karena selain memberikan kesempatan karier yang bagus, di program management trainee biasanya kamu akan di-rolling ke berbagai divisi atau departemen. Selama beberapa bulan, kamu akan sekaligus mengetahui bagaimana rasanya bekerja di Marketing, Finance, HR, Purchasing, Research and Development, hingga Production. Dari sistem rolling ini, kamu bisa merasakan sendiri kamu paling cocok berada di fungsi mana.

2. Ambil pekerjaan yang cocok jadi batu loncatan.

cocok jadi batu loncatan

cocok jadi batu loncatan via http://imdb.com

Ada beberapa jenis perusahaan yang bisa menjadi alternatif bagus saat kamu masih bingung dengan tujuan karir kamu, yaitu jenis perusahaan yang memberikan exposure terhadap industri lainnya. Misalnya, bekerja di consulting atau agency mengharuskan kamu berinteraksi dengan klien dari berbagai industri dan membantu memberikan solusi bagi masalah mereka. Dari sini kamu bisa belajar tentang berbagai bisnis sambil berpikir kira-kira industri atau role apa yang menarik bagi kamu. Berkenalan dengan banyak klien juga akan memperluas jejaring kamu, dan kamu bisa banyak menggali insight dari mereka. Tidak ada salahnya juga jika kamu memilih untuk stay di consulting atau agency tersebut, terutama jika kamu orang yang menyenangi berbagai macam jenis pekerjaan.

3. Bekerja di startup

Kerja di startup!

Kerja di startup! via http://hipwee.com

Bekerja di startup bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang masih bingung, karena di startup kamu akan mengerjakan banyak hal! Walaupun kamu diberi suatu posisi, nature dari tim startup yang sangat kolaboratif dan agile akan memaksa kamu untuk mengerjakan semua pekerjaan yang perlu dikerjakan. Melelahkan, tapi kamu akan belajar dengan sangat cepat.

4. Lakukan kegiatan volunteering di negara lain.

Lakukan volunteering

Lakukan volunteering via http://hipwee.com

Kutipan-kutipan bijaksana sering mengatakan bahwa traveling adalah cara terbaik untuk menemukan diri sendiri. Saat berada di tempat asing, kamu akan berinteraksi dengan banyak orang baru, tempat baru, dan budaya baru. Selain membuka wawasan, pengalaman yang kamu dapat akan secara langsung tertempel di kepala dan membuat kamu banyak belajar tentang diri sendiri.

Sementara cara terbaik untuk traveling adalah dengan melakukan kegiatan volunteering. Sekadar liburan ke kota atau negara lain sih sudah biasa. Tapi, kalau waktu traveling kamu manfaatkan dengan terlibat dalam suatu proyek sosial, maka manfaat yang kamu dapat akan berlipat ganda.

5. Atau katakan saja 'ya' pada kesempatan yang ada. Dengan ini, kamu bisa temukan apa yang kamu suka

Katakan ya!

Katakan ya! via http://shutterstock.com

Sebenarnya, tidak ada jalan pintas untuk menemukan tujuan karir kamu. Semua merupakan proses seumur hidup yang tidak akan pernah berhenti. Jadi, jika kamu tidak tertarik mengikuti saran-saran di atas, ikuti saja intuisimu dan ambil pekerjaan apa pun yang menurutmu menarik! Tidak ada gunanya hanya berdiam diri di depan laptop dan mengikuti banyak career test atau personality test jika kamu tidak pernah mencoba langsung. Semua pekerjaan pasti akan memberikan pelajaran berharga dan membantu kamu menemukan diri kamu sedikit demi sedikit.