Daerah Istimewa Yogyakarta - Satu-satunya kota kerajaan di Indonesia. Jogja seakan tidak pernah lelah menghibur warga dan pelancongnya sehingga kita jadi nyaman dibuatnya. Mulai dari tempat wisata yang berbau alam sampai yang modern tersedia di sana. Bukan hanya sebagai hiburan tapi juga sebagai sarana untuk melepas stress!

Saya yang berencana menyaksikan keindahanya dalam waktu dekat ini mengajak kalian untuk menikmatinya juga. (Daripada nge-mol mulu) Nah! Sebelum menikmatinya, ini, lho 5 hal penting yang sebaiknya kamu ketahui sebelum menikmati keindahannya.

 

1. Drama yang menceritakan setiap pahatan di Candi Prambanan

Pahatan Candi Prambanan

Pahatan Candi Prambanan via http://hurahura.wordpress.com

Jika yang selama ini kamu lihat adalah bentuk pahatan dan masih bingung "apa sih yang ada di pahatan ini?" inilah cara yang tepat! Pertunjukan yang berisikan perpaduan antara drama, tarian tradisional, dan musik gamelan tradisional ini menceritakan alunan drama yang serupa dengan pahatan pada Candi Prambanan, yaitu kisah Ramayana – epos legendaris karya Walmiki yang ditulis dalam bahasa Sanskerta.

Bayangin aja, baca teks normal aja sudah males apalagi baca teks dalam bahasa Sansekerta? (Ampun dijeeeh)

2. Simpan gadget! Ini drama tanpa kata

Watching Concert

Watching Concert via http://www.time.com

Drama tanpa kata? Kaya judul lagu ya... (itu Diam Tanpa Kata, Dis!) hehe. Ini serius.

Meskipun pertunjukan ini memiliki unsur drama, tapi pertunjukan Sendratari ini dibuat tanpa dialog sepatah-kata-pun! Itulah sebabnya saya berikan tanda seru (!) untuk menyimpan gadget, karena setiap gerak tari dan irama musiklah yang menjelaskan jalannya cerita drama dan segala ketegangannya. Jadi jangan sampai ketinggalan!

Ada baiknya kamu tahu dulu jalan ceritanya atau setidaknya mengetahui inti dari ceritanya sebelum melihat pertunjukan ini. Banyak, sih yang bilang kalo udah tahu jalan ceritanya, jadi gak seru. Well, gak gitu juga kok. Dengan segala unsur drama seperti musik dan pencahayaan yang wonderful, membuat pemahaman kamu tambah mantap!

3. Ketegangan yang mengagumkan

Adegan Hanoman melawan pasukan Ramayana

Adegan Hanoman melawan pasukan Ramayana via http://www.kratonpedia.com

Pertunjukan ini tentu saja memamerkan keindahannya, tapi ketegangan dari atraksi berbahaya yang pastinya memukau juga turut ditampilkan sebagai bumbu cinta dari cerita drama tersebut. Ketegangan dari atraksi berbahaya seperti permainan bola api dan penari akrobat yang lincah dijamin bikin jantung dag-dig-dug-dwer deh dan ini bukan pertunjukan terpisah melainkan bagian dari drama, lho! Cool!

Setiap adegan akan membuat kamu terlarut dalam alur ceritanya merasakan setiap ketegangan dan haru dari kisah cinta yang tradisional bukan cinta-cintaan sejenis FTV.

4. Beda dengan pahatan Candi Prambanan?

Lho, kok berlawanan ya dengan poin pertama? Maksudnya pertunjukan ini memang menceritakan setiap pahatan dari Candri Prambanan, tapi dikemas dengan versi berbeda. Kalau pahatan di Candi Prambanan berasal dari hikayat Sri Rama, tapi pertunjukan ini menggunakan sumber cerita dari Serat Rama, yaitu cerita Ramayana versi sastra Jawa Baru yang paling populer di kalangan masyarakat supaya mudah dimengerti. Tetap pada intinya sama, kok.

5. Apalagi? Ya jadwal dan tiket masuk lah!

Ambil kertas atau siap-siap capture layar untuk mencatat pertunjukan yang menurut saya super power ini. Yang dilaksanakan pada:

Tanggal: 2, 5, 7, 9, 12, 14, 16, 19, 21, 23, 26, 28, 29, 30 dan 31 Mei 2016
Waktu: Pukul 19.30 – 21.30 WIB
Tempat: Panggung Terbuka Prambanan (Open Air Theatre), Taman Wisata Candi Prambanan, Jalan Raya Yogya – Solo km 16 Prambanan.
Harga Tiket:
Rp 375.000 (VIP)
Rp 275.000 (Kelas spesial)
Rp 200.000 (Kelas 1)
Rp 125.000 (Kelas 2)