Manusia jenis ini banyak dikatakan orang sebagai orang yang langka bahkan sebagian menyatakan mereka "punah". Padahal kenyataannya tidak,hanya saja mereka sering "tak terlihat" karena beberapa hal :

1. Keteguhan hati

No space for others… via http://google.com

Keteguhan hati yang dimiliki manusia setia, membuat mereka menutup diri, tak membiarkan siapapun mendekat, dan tak seorangpun tahu kesetiaan mereka, lebih parah lagi, orang yang menjadi ketguhan hati bahkan sering tak tahu, karena mereka memilih mencintai dalam diam, mengharap lewat do'a. Sebagian lainnya bahkan tetap setia meski tau perasaanyya tak terbalas, tetap saja "no space for others".

2. Mengharapkan yang pergi untuk kembali

Berharap, dan terus berharap. via http://instagram.com

Manusia setia meski telah ditinggal pergi, tak akan berpaling, mereka tetap menanti, tak hanya setia ketika hubugan masih utuh, saat telah ditinggal pergipun tetap menunggu datangnya keajaiban, kalau – kalau yang dinanti akan lunak hatinya, percaya sekali dengan prinsip " jika memang ia "rumah" bagi dia yang telah pergi, sejauh apapun, ia akan kembali". Meskipun ia tahu yang pergi telah begitu jauh atau mungkin telah melupakannya, orang setia akan tetap dengan keyakinannya.

3. Dialah yang terbaik

Advertisement

Only you… via http://instagram.com

Bagi orang setia, dia hanya akan memilih satu orang dan orang itu tak akan terganti oleh siapapun, "dia yang terbaik" bagi mereka. Mereka tak buta, tidak, mereka masih bisa melihat orang-orang yang lebih baik dari pilihannya, tapi bagi mereka, sekali menetapkan orang yang mereka pilih tak akan tergantikan, meski orang yang lebih baik itu begitu banyak datang mendekat, dinding hati orang setia tak akan tembus oleh siapapun, hanya akan terbuka bagi pilihannya saja.

4. InsyaAllah, ada jalan…

Love will find a way via http://google.com

Orang setia percaya, jika ia terus setia, jika ia terus menjadi lebih baik lagi, sebuah kebaikan sebut saja keajaiban mungkin saja terjadi. Mereka tahu "jodoh ditangan Tuhan" tapi mereka juga yakin " jika terus berdoa dan berusaha, Tuhan akan membantu". Toh, yang menentukan jodoh adalan Tuhan bukan, dan jika terus berusaha, mungkin saja yang dipilihlah yang akan ditetapkan Tuhan sebagai takdirnya.

5. Didapatkan, lalu diabaikan..

Habis masnis sepah dibuang via http://google.com

Orang yang setia sering dipandang membosankan setelah didapatkan. Mereka sendiri tak tau mengapa perlahan mereka terlupakan, padahal sesungguhnya mereka begitu setia, berusaha jadi lebih baik dan lebih baik lagi bagi orang yang bersama mereka. Ketahuilah, manusia setia begitu banyak digoda, didekati, namun menolak, tetap bertahan pada seorang yang mereka pilih, tapi dengan alasan yang absurd, seorang yang setia dipandang membosankan waktu ke waktu dan dipandang sebelah mata, diabaikan, dan fase akhirnya adalah ditinggalkan.

Ironis memang, tapi begitulah kenyataannya.Sebagian besar dari manusia setia yang mengalami hal ini terpuruk dalam waktu yang lama, mereka berjuang keras dengan perasaan mereka, tapi mereka manusia setia tak mudah menghapus rasa mereka, hingga mereka memilih jadi "tak terlihat", menutup diri, menutup hati, meski pilihan mereka telah pergi jauh. Orang setia telah terabaikan, terlupakan, tapi mereka tetap "manusia setia".

6. Dan Beginilah Kami Menyelamatkan Diri

menjadi tak terlihat. via http://google.com

Sekali lagi kawan, manusia setia bukannya tak ada. Mereka hanya tak terlihat, tertutup oleh kabut penolakan, diskriminasi nafsu orang – orang yang memandang dari fisik, tertutup oleh pandangan pemburu kesempurnaan hingga akhirnya dilupakan, tertutup oleh pandangan yang menyatakan "orang setia telah punah".