Aku masih ingat enam tahun yang lalu saat pertama aku melihat seorang gadis mungil berkerudung memakai seragam sekolah sedang berdiri ditepi jalan menunggu angkot sendirian. Sejak itu, aku yang seorang pelajar beralih profesi menjadi detektif yang ingin tahu segala detail tentang dirimu.

“Tanggal lahir 20 Juli...”

“Gang itu masuk, 3 rumah dari jalan raya, cat dinding warna putih, sebelah kanan jalan...”

“Nama orangtuamu... Hobimu... Teman-teman dekatmu... “

Hingga siapa pacarmu.

Ya, ternyata hatimu sedang singgah sebentar dihati seorang pria.Tapi aku tak peduli, aku sudah terlanjur jatuh hati kepada gadis cantik milik orang.

 

1. Sejak Mengenalmu, Aku Sudah Melihatmu Berpasangan Dengan Empat Pria yang Berbeda. Tapi Aku Yakin Aku lah Pelabuhan Terakhirmu.

Siapa sih yang nggak sakit hati melihat gadis pujaan jalan dengan pria lain? Begitu juga denganku. Iri rasanya bila melihat kamu selfie bersama pasanganmu di gubuk pinggir pantai yang kamu upload di instagram beberapa waktu lalu. Aku tahu setiap pria yang datang menapaki hatimu, dan aku juga tahu ketika ia pergi meninggalkamu hingga berganti dengan orang yang berbeda.

Aku menghitung semua, aku yakin tidak ada yang terlewat dari hitungan yang telah aku catat dengan rapih. Meski sudah ada empat pria yang pernah singgah dihatimu dan kini kamu masih menjadi milik orang lain, tapi aku yakin bahwa pada akhirnya aku lah orang yang berhak bersanding denganmu selamanya.

2. Kini Kamu Sudah Menjadi Gadis Dewasa, Pasti Kamu Sudah Merancang Tentang Pendamping Hidup yang Akan Kamu Pilih

sweetheart

sweetheart via http://google.co.id

Wanita tercipta dari tulang rusuk seorang laki-laki, hanya kepada laki-laki itu lah sang wanita akan kembali

Aku yakin kamu masih setia menjaga kesucianmu walaupun kamu sudah sering berganti-ganti pacar.

Terhadapmu, aku selalu berbaik sangka. Tapi kini kamu sudah bukan anak sekolah lagi, kamu sudah berubah menjadi gadis dewasa yang siap menerima pinangan laki-laki. Kamu pasti sekarang sudah merencanakan kriteria laki-laki idaman untuk disandingkan dipelaminanmu nanti. Seperti apakah dia?

Laki-laki yang gagah? Keturunan dari orang kaya? Sudah mapan segalanya? Rajin ibadah? Selalu bisa membuat kejutan disetiap momen spesial? Ayah yang penyanyang? Selalu mau mengalah dan mau menuruti segala kemauanmu? Laki-laki yang dewasa?

ahh.. aku tidak mau menerka-nerka. Karena toh aku percaya bahwa kamu diciptakan dari tulang rusukku. Dan pasti akan kembali kepadaku.

3. Priamu Sekarang Memang Anak Orang Kaya, Tapi Ayahmu Pasti Lebih Menyukaiku

love choice

love choice via http://google.co.id

Kedekatan anak perempuan dengan ibunya tidak bisa dibandingkan dengan kedekatan anak perempuan dengan ayahnya. Seorang ibu sangat memperhatikan anak gadisnya, termasuk dalam hal asmara.

Ibu menjadi tempat curhat, bahkan terang-terangan mengomentari tantang laki-laki yang sedang dekat dengan anaknya. Tapi seorang ayah, dalam diam ia selalu mendoakan gadis kecil yang sudah ia rawat sejak kecil bisa mendapatkan pendamping hidup yang tidak akan membuat anaknya menderita.

Ayah tentu tidak ingin setelah siang-malam ia mencari nafkah untuk menghidupi dan menyekolahkan anaknya, serta menuruti segala keinginannya

Namun ternyata laki-laki yang sedang dekat dengan anaknya adalah laki-laki yang tidak bertanggung jawab. Laki-laki pemalas untuk bekerja, laki-laki yang tidak punya cita-cita, laki-laki yang tidak bisa membimbingmu menuju surga-Nya. Tentu ayahmu tidak ingin kamu dipinang oleh laki-laki seperti itu.

Kekasihmu sekarang memang anaknya orang kaya. Mungkin ibumu bangga dengannya, tapi ayahmu, ia masih khawatir karena si anak orang kaya itu belum mempunyai masa depan yang jelas. Dia masih menggunakan harta orangtuanya, bahkan aku yakin dia sering merengek minta sedikit uang tambahan untuk memberikan kejutan-kejutan di hari spesialmu.

Berbeda denganku, aku terlahir dari keluarga sederhana. Bukannya kurang beruntung, justru aku sangat mensyukuri terlahir dari ayah dan ibuku.

Dari kesederhanaan itu aku mengerti pentingnya kerja keras, pentingnya menghemat uang, rasanya susah mencari uang, dan pentingnya peran Tuhan dalam setiap langkahku. Aku seorang pembelajar, aku juga seorang pekerja keras. Kini aku sudah mulai membangun pondasi masa depan. Dan aku yakin, ayahmu tidak akan khawatir lagi bila aku meminangmu.

4. Sudah Saatnya Kamu Pulang, Menghentikan Wisata Panjangmu, Dan Menerima Lamaranku

Love is choice

Love is choice via http://google.co.id

Wajahmu terlalu anggun untuk dibasahi dengan air mata

Kamu selalu menangisi kepergian setiap pacarmu. Walaupun sangat cepat bagimu untuk move on lalu mendapatkan pengganti yang baru. Tapi Sayang, wajahmu terlalu anggun untuk dibahasi dengan air mata lagi. Berhentilah berwisata, pulanglah, aku akan segera melamarmu.

Setelah itu kamu tidak akan merasakan sakit hati lagi karena putus cinta.

5. Selanjutnya Aku Akan Kerja Lebih Keras Karena Keluarga Kita Akan Bertambah

happy family

happy family via http://google.co.id

Sayang, putuskanlah pacarmu. Dan mari kita satukan dua keluarga, keluargamu dan keluargaku.

Cinta itu keputusan dua hati, harus sama, dan tidak bisa dipaksakan