Semua yang besar berawal dari hal-hal yang kecil. Termasuk hal-hal yang mungkin bisa membuatmu menjadi insecure bisa jadi datang dari hal-hal kecil di bawah ini. 

 

1. Jomblo

jadi jomblo, disitu saya merasa sedih

jadi jomblo, disitu saya merasa sedih via http://downloadgambarkata.com

Hahahaha, sepertinya memang jokes yang satu ini gak bakalan pernah berakhir deh. Padahal sudah bertahun-tahun, lawakan tentang jomblo masih banyak penggemarnya. Ini menandakan emang jomblo di Indonesia naik seiring dengan naiknya harga paket internet kita. Mungkin untuk beberapa cewek, jomblo bukanlah hal yang mengerikan, tapi untuk sebagian cewek lainnya iya, banget. Apalagi kalo udah mulai buka timeline sosmed. Entah itu Instagram, Facebook, Path atau sosial media yang memperlihatkan kehidupan bahagia yang menyesakkan dada. Bukan cuma pamer location, pamer makanan, pamer jalan-jalan. Hehehe, termasuk mereka yang baru jadian, maunya foto kaya pra-wedding demi memperlihatkan kemesraan. Ya, ujung-ujungnya jomblo cuma bisa nunggu atau malah doain mereka biar putus #eh

Jangan sedih, masih ada mereka yang mengumbar foto wedding mereka yang megah, anak pertama mereka yang sudah mulai bisa jalan. Mereka sudah mengalami perubahan status tiga kali. (((tiga kali))) Jomblo > Pacaran > Nikah > Jadi Ibu.

Kita? Masih dengan status yang sama, malah sepertinya bisa masuk top ten single/jomblo Indonesia. Huufftttt, dan yang masih gak habis pikir, orang-orang sekitar malah gak ada yang ngertiin. Setiap liburan hari raya, semua melirik dan mengerubungi kita sambil bilang, “Kamu nunggu apa lagi? Calonnya gak dibawa?”. Jlebb!!

2. Bau saat menstruasi

bau...bau... bau apa ya?

bau...bau... bau apa ya? via https://www.youtube.com

Hal yang satu ini emang susah untuk dibicarain, gak sama kaya jomblo. Paling saat dapet, kita hanya bisa minta tolong temen untuk ngecek tembus atau tidaknya, apalagi di awal-awal dapet.

Bukan “Eh, rasanya ada yang bau nih, boleh tolong cek-in gak?”. Ya gak mungkin kan?

Di hari pertama dan kedua, biasanya emang lagi banyak-banyaknya. Terkadang kita sebagai cewek lebih peka pada gerak tubuh orang sekitar, ya karena itu tadi. Khawatir bau. Ngerasa insecure aja kalo ternyata ada orang sebelah kita mengeluarkan gestur menjauh dan sepertinya menutup hidung, meskipun mereka menutup hidung bukan karena kita. Bisa jadi ada bau lainnya. Ini biasanya terjadi saat kita ada di dalam kelas, dalam kereta, di eskalator dimana bokong kita harus berhadapan dengan muka orang lain.  

Semoga kamu gak sampai seperti itu ya.

3. Suka bertanya sama diri sendiri, “Gw udah ngapain aja ya dalam hidup ini?”

Social Media

Social Media via http://id.techinasia.com

Belum selesai nih sama topik nomor satu. Setiap kali buka sosial media, mau apapun itu, instagram, facebook, twitter, linkedin, path dan menemukan banyak foto teman-teman yang sedang liburan kesana kemari. Ke Papua Raja Ampat, Bangka Belitung, Thailand, Jepang, dll, bikin kita males tiap buka sosial media. Belum lagi dengan caption, “Liburan sambil kerja nih”. Sedangkan kamu? Kamu Cuma bisa buka sosial media saat istirahat kerja, atau kerjaan kamu cuma buka sosial media karena kamu masih harus nyelesein skripsi kamu, atau kamu masih bingung mau kerja di mana setelah lulus 4 bulan yang lalu.

Sedangkan temen kamu? Udah ke sana kemari, tampak bahagia dengan kegiatan-kegiatan yang seru. Kamu merutuk dirimu sendiri, kamu menyesal karena tidak seperti mereka, kamu membandingkan diri dengan mereka sambil menghibur diri.

Ya, kan dia anak orang kaya. Ya, kan dia kerjanya di sana karena ada keluarganya. Ya karena dia emang pinter sih. Ya karena dia udah nemuin passion nya”  dan masih banyak karena-karena yang lain yang kamu menyesal tidak melakukannya.

Stop membandingkan diri ya girls! Hidup itu indah, yang susah itu cuma gengsi dan gaya hidup. Karena pasti kamu juga memiliki sesuatu yang tidak dimiliki temanmu yang ada di sosial media. Mungkin yang sedang kamu lihat hanya topeng yang mereka pakai setiap hari. Bisa saja keadaan mereka tidak jauh berbeda denganmu.   

Bahagia itu tidak selalu butuh pengakuan dari orang lain, karena yang merasakan kebahagiaan adalah kita, hati kita.

Setuju kan? 

 

4. Dibilang Gendut

Karena semuanya berhak mencintai diri sendiri

Karena semuanya berhak mencintai diri sendiri via http://everydayfeminism.com

Wah, ini sih salah satu kalimat yang sangat-sangat beresiko untuk diucapkann kepada cewek. Setuju kan girls? Saat cewek apalagi kita sebagai remaja dapet kata-kata ini, pasti deh mood langsung berubah. Dan langsung ngeliatin perut, lengan dan nafsu makanpun hilang. Beda sama cowok yang ketika mendapatkan kalimat ini dengan santainya bilang, "Iya nih susunya cocok". Selesai. 

Ya mungkin untuk sebagian cewek hal in biasa saja. Mungkin bisa jadi mereka sudah dari sananya kurus, jadi kalimat ini gak cukup berpengaruh, atau mereka yang sudah lelah untuk melakukan diet, pasrah dan berpikir, "ya sudahlah gak papa, yang penting happy". Itu mugkin yang terucap dari mulut mereka, tapi sebenarnya jauh di dalam hati mereka juga memikirkannya. 

5. Digosipin sama temen sendiri

Jangan sampai seperti ini

Jangan sampai seperti ini via http://tnwcdn.com

Selalu ada kok yang namanya menggunting dalam lipatan atau seperti duri di dalam daging. Gak bisa dihindari memang, kalo kamu bilang kamu bukanlah orang seperti itu, yang suka ngomongin temen lainnya, hati-hati bisa jadi kamu biasanya adalah orang yang menjadi objek obrolan, hehehehe. Gak kok gak salah lagi.

 

Ya mungkin masih banyak lagi yang bisa membuatmu insecure. Apapun itu, ayo share di kolom komen ya. Semoga kamu bisa menjadi cewek yang lebih kuat dan percaya diri. Jangan lupa untuk share kalo kamu suka dengan artikel ini

Cheers!!!