Ada waktunya kita dipertemukan dengan sosok yang pernah menjadi sang pujaan hati setelah sekian lama tak bertemu. Tapi pertemuan itu dalam kondisi yang sangat berbeda karena dia sudah memiliki pasangan sejati. Semua itu terjadi karena kesalahanmu yang tak mencarinya sepenuh hati. Padahal dia telah memberikan kamu kesempatan untuk bersamanya, namun kamu melewatkannya begitu saja.

Lantas ketika kamu dalam situasi seperti itu kamu harus bersikap seperti apa agar kesempatan itu tidak hilang lagi. Mungkin beberapa sikap ini perlu kamu jalankan karena siapa tahu dia memberikanmu kesempatan ke dua untuk hidup bahagia bersamanya.

1. Walaupun pernah menjadi gebetanmu, nggak salahnya kok tetap jadi sahabat dekatnya.

Cobalah menjadi sahabatnya via http://informasi.lecture.ub.ac.id

Di sini kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi mantan gebetanmu yang sudah memiliki pasangan. Kamu masih bisa kok tetap menjalin hubungan bersamannya dengan menjadi sahabatnya. Coba tanyakan kabarnya sekarang setelah sekian lama kalian tak bertemu. Topik ini bisa menjadi pengantar pembicaraan diantara kalian sebelum masuk ke topik lainnya.

Kamu akan sangat beruntung jika dia masih welcome denganmu maka kamu bisa menjadi sahabat dekatnya. Apes deh, kalau dia cuek bebek apalagi menjaga jarak denganmu karena dia sangat kecewa pernah jadi korban php-mu. Jadi kamu harus tahu diri deh karena kamu sedang terkena yang namanya karma.

2. Kenali lebih dalam mantan gebetanmu itu dengan kondisinya yang sekarang.

Lebih kenal pribadinya dengan kondisinya yang sekarang via https://lingmey.wordpress.com

Advertisement

Jika dia merasa sudah nyaman dengan persahabatan yang terjalin selama ini bersamamu, nggak salahnya kok kamu coba cari tahu tentang dia lebih dalam lagi. Mulai dari kehidupan sehari-harinya hingga tentang relationship-nya dengan pasangannya yang sekarang. Kalau masih ada celah di hatinya yang bisa kamu singgahi maka kamu wajib memanfaatkan kesempatan itu.

Kekepoanmu juga harus kreatif ya, nggak harus tanya ke dia langsung tapi coba kamu pantengin status-statusnya di media sosial. Dari situ kamu jadi tahu strategi apa yang harus di jalankan selanjutnya. Ingat juga jika dia memberikan kode untuk menyimpan rapat-rapat hal privasinya, berarti kamu nggak dibolehkan untuk masuk kehubungannya.

3. Jika dia memberikan kesempatan yang ke-2 maka saatnya kamu buktikan cintamu dengan sepenuh hati.

Manfaatkan kesempatan itu via http://www.glogster.com

Alangkah indahnya jika dia benar-benar memberikan kesempatan ke-2 untukmu, jangan sia-sia kan itu lagi ya. Di sini kamu wajib untuk membuktikan diri jika kamu sosok yang lebih baik jika dibandingkan dengan pasangannya yang sekarang. Jalankan strategimu yang sudah kamu simpan untuk membuatnya yakin jika kamu layak diperjuangkan menjadi pasangannya.

Kamu juga harus tahu kalau situasinya dia masih memiliki pasangan maka kamu wajib mendiskusikan terlebih dahulu untuk mencari jalan terbaik. Walaupun pada akhirnya akan ada pihak yang sakit hati jadi kamu harus tahu resikonya ya ambil pacar orang. Kamu nggak mau kan malah jadi permasalahan lebih besar maka lakukan dengan waktu yang tepat dan penuh tanggung jawab.

4. Jika dia tetap menjaga jarak denganmu maka kamu harus tahu diri karena kamu pernah melewatkannya.

Kamu harus tahu diri ya! via https://irmanisedikit.wordpress.com

Ceritanya akan berbeda jika dia tetap menjaga jarak denganmu alias tidak memberikanmu kesempatan ke-2. Kamu perlu menghormati keputusannya, bisa jadi karena itu langkah terbaik bagi dirinya yang sudah mempunyai pasangan sejatinya. Dia tidak mau kamu hadir sebagai pihak ke-3 yang bisa mengacaukan segala hubungan yang sudah di jalin bersama pasangannya.

Jadi kamu harus mundur secara perlahan-lahan untuk tidak mengharapkannya lagi. Meskipun begitu, nggak salahnya kok kalau kalian tetap menjalin komunikasi walaupun tidak seintim dulu.

5. Katakan kepadanya jika dia tetap sosok terhebat yang pernah ada dalam hidupmu meskipun kamu tak bersamanya

Ungkapkan seluruh perasaanmu yang ada dalam hatimu untuk terakhir kalinya via https://punyaquh.wordpress.com

Pada akhirnya keputusan mengenai keberlanjutan hubungan diantara kalian perlu dipertegas. Apakah masih bisa menjadi sahabatnya atau memang lebih baik tidak memiliki hubungan sama sekali alias putus silaturahmi. Jika keputusan terakhir yang dipilih demi sebuah kebaikan maka nggak salahnya kalau kamu mengatakan jujur kepadanya mengenai apa yang kamu rasakan untuk terakhir kalinya.

Lebih baik jika kamu minta maaf kepadanya karena pernah melewatkannya dan tidak mencarinya sepenuh hati. Walaupun begitu katakan kepadanya jika dia tetap sosok terhebat yang pernah ada dalam hidupmu.