Bagi umat muslim, khususnya karyawan dan PNS, bukan hanya hilal lebaran yang dinanti-nanti penampakannya. Tapi juga ‘hilal’ Tunjangan Hari Raya atau yang populer disingkat THR. THR bisa dianggap sebagai bonus bagi para karyawan, dan kerap digunakan untuk memenuhi kebutuhan hari raya. Karena cuma diberikan setahun sekali, kadang kala suka membuat orang lupa diri dan membelanjakannya dengan tidak bijak. Nah, biar tidak menyesal di kemudian hari, simak panduan memanfaatkan uang THR dengan maksimal berikut ini.

1. Biaya Lebaran dan Mudik

Ini yang pertama kali harus kamu sisihkan, terutama jika kamu berniat merayakan lebaran di kampung halaman. Perhitungkan alokasi dana untuk biaya transportasi, akomodasi, dan juga untuk jamuan makan dan minum sepanjang minggu lebaran. Tentunya, jika ada tamu yang ke rumah, kamu harus menjamu mereka dengan makanan dan minuman bukan? Masukkan juga kebutuhan-kebutuhan primer menjelang hari raya yang harus kamu penuhi—misalnya peralatan sholat.

2. Zakat

Nah, yang satu ini juga wajib nih, jangan lupa sisihkan THR untuk zakat fitrah sesuai kewajibanmu. Jangan sampai melewati batas waktu pembayarannya, ya.

3. Bayar Utang

Advertisement

Bayar Hutang via http://blogkhususdoa.com

Tentu tidak nyaman rasanya jika di hari raya malah terbayang-bayang utang yang kamu miliki. Lunasi semua utang tertunggak jika memungkinkan, atau minimal cicilan yang lupa kamu bayar. Usahakan juga tidak menggunakan kartu kredit pada saat lebaran, karena hanya akan mempersulit keuanganmu nanti.

4. THR untuk Asisten Rumah tangga atau Supir

THR Lebaran via http://m.solopos.com

Jika di rumah kamu memperkerjakan asisten rumah tangga, perawat kebun, atau supir, siapkan pula THR untuk mereka. Sama seperti para karyawan, mereka pun pasti ingin pulang kampung dengan membawa modal yang cukup.

5. Angpau Lebaran

Angpau Lebaran via http://google.com

Untuk yang mudik ke kampung halaman dan punya banyak keponakan, angpau lebaran adalah sesuatu yang wajib. Ada baiknya ketika menerima THR langsung dipisahkan saja berapa jatah yang akan kamu bagi-bagikan sebagai angpau.

6. Tabungan

Tabungan Masa Depan via http://google.com

Sama seperti gaji bulanan, disarankan untuk menyisakan setidaknya 10% dari THR yang kamu terima untuk ditabung. Dengan begitu, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kamu masih memiliki dana cadangan. Sebaiknya sisihkan pada saat pertama kali menerima THR dan disimpan di rekening yang berbeda—agar tidak tergoda untuk menyentuhnya.

7. Infak Dan Sedekah

Zakat & Infak via http://google.com

Sudah membagi semua pos keuangan wajib dan THR masih tersisa banyak? Ada baiknya jika kamu teruskan ke orang-orang yang membutuhkan, supaya mereka pun bisa merayakan hari kemenangan. Takut ribet dan tidak sempat? Jangan khawatir, sekarang membayar zakat, infak, dan sedekah tidak memberikan sendiri dalam bentuk tunai lho. Hanya dengan beberapa klik di browser, kamu bisa menunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan mudah, cepat, dan tepercaya melalui fasilitas zakat online. Ada banyak fasilitas zakat online yang bisa kamu gunakan untuk memastikan donasi kamu diterima oleh yang benar-benar berhak, salah satunya adalah KitaBisa.

Melalui platform zakat cepat seperti KitaBisa, kamu bisa memilih lembaga zakat dan metode pembayaran yang kamu mau. Zakat akan otomatis diterima dan diverikasi oleh lembaga zakat yang kamu pilih.

Teknis penyalurannya akan dilakukan melalui program-program yang dimiliki lembaga zakat tersebut. Mudah dan cepat bukan?

Mudah-mudahan panduan di atas dapat membantu kamu dalam memanfaatkan THR dengan bijak, agar sukses di dunia dan di akhirat. Semoga berkah dan selamat berhari raya!