"Kita semua sepakat bahwa ini adalah momen pas buat kita, liburan aja semua ke Jogja sama-sama. Kita udah terlalu lama nggak ngumpul bareng,"

Itulah dialog awal yang disampaikan Cinta kepada teman-temannya, Maura, Milly dan Karmen (minus Alya. Pffuh!). Sebuah trailer film yang disutradarai Om Riri Reza. Yang kata net citizen trailer ini nggak begitu bagus. Tapi ya begitu, tetap saja ditunggu-tunggu, agar bisa baper massal.

Akhirnya...akhirnya..trailernya datang juga. "Nyatanya" Rangga datang bukan pas purnama, tapi datang seusai peristiwa gerhana kemarin. Pertanda Rangga bakal lebih menyebalkan nggak sih?

 

1. Rangga, apa yang kamu lakukan itu, Jahat!

Jahat dalam kamus Cinta adalah....

Jahat dalam kamus Cinta adalah.... via https://twitter.com

Ini semacam, kalimat 14 tahun lalu, "Salah gue? Salah temen-temen gue? Salah siapa coba?" Bakal ngehits banget dan meme-meme semacam akan berkeliaran di rimba media sosial. Dan Rangga mungkin bukan idola remaja lagi, tapi idola para tante-tante dan mamah-mamah muda.

2. Rangga, kenapa baru datang sekarang?

Iya, kenapa baru datang? Ngaku deh!

Iya, kenapa baru datang? Ngaku deh! via https://pbs.twimg.com

Mungkin Rangga muncul saat ini karena memang ingin nonton gerhana matahari, melihat ciptaan Allah Yang Maha Kuasa, secara di NY kan nggak ada. Ketemu Cinta hanya cuma mampir di warung kopi dan ngomong, "Apa yang saya lakukan ke kamu itu nggak adil."

3. 14 Tahun Berlalu, Tapi kamu masih sendiri saja...

Jujur dong kalau kamu itu...*&^

Jujur dong kalau kamu itu...*&^ via https://twitter.com

"Aku sudah menikah dan punya dua orang anak."

"......"

"Apa kamu cinta?"

"Aku Rangga."

"Maksud aku, apakah kamu masih cinta aku? 14 tahun bayangkan? Kamu masih sendiri saja."

Mata elang Rangga memang selalu bicara tanpa harus ngomong apa-apa dari mulut.

4. Ya, sudahlah. Masih banyak orang baik kok di sekitar ketimbang hanya urus Rangga

Banyakin teman datangin manfaat kok

Banyakin teman datangin manfaat kok via https://twitter.com

Hidup nyatanya bukan untuk menunggu seseorang yang tak jelas. Masih banyak orang-orang di sekitar yang menjadikan kita lebih optimis menatap masa depan. Kamu tahu itu kan, Rangga? 

5. Mata Cinta nggak bohong, dia suka melihat batu daripada lihat hati batu

Es batu memang lebih enak, kayak makan kerupuk. Kriuk!

Es batu memang lebih enak, kayak makan kerupuk. Kriuk! via http://capebanget.xyz

Batu itu kaku, tapi dia berzikir kepada Tuhan. Tapi hati yang membatu, susah buat tembus cahaya kebaikan. Butuh puluhan tahun kayaknya untuk mencairkan hati kamu, Rangga. Lha wong, 14 tahun saja ndak cukup buat kamu untuk potong rambut nggak menyebalkan sedikit saja.

Apa perlu pecahkan saja selusin piring biar ramai?