jadi jomblo harus pinter menyibukkan diri, kan malu kalo sampe kelihatan jomblonya

Saya sering banget melihat tulisan galau dari laman sosial media teman yang masih jomblo atau yang sudah punya calon tapi belum nikah-nikah karena satu dan lain hal. Saya ngerti kok kegalaun itu salah satu dampak seringnya ditanya "kapan?" oleh berbagai macam orang. Mulai dari yang sifatnya bercanda hingga yang serius bahkan ada yang sampai 'menasehati' tanpa diminta lalu membuat judgement sesuka hati. Bisa juga karena keseringan nanyain "yank, mau dibawa kemana hubungan kitaa?" *nyanyi*, kemudian dijawab "ke bulan dan balik lagi, yank". Hahaha minta ditujes banget gak sih pacar kayak gitu?

Gegara status galau di iringi meme kode keras minta kawin bertebaran dimana-mana itu, saya jadi pengen ih, bagi-bagi tips anti galau akibat pasangan tak kunjung datang (melamar). Aslik, saya gak pengen menasehati kok. Dan semoga isinya gak berasa kayak menasehati ya. Karena keseringan galau itu gak baik bagi kesehatan diri sendiri dan orang lain, shayy. Terutama kesehatan hati dan pikiran. Ye kaan?

Kalau saya boleh menilai, sebenernya seorang singlewan/wati itu punya beberapa nilai plus dibandingkan jika sudah kawin menikah. Diantaranya adalah dari sisi waktu dan penghasilan yang masih cukup lega untuk dimanfaatkan secara maksimal, karena belum dipakai bersama dengan pasangan. Pun, kendali atas waktu dan uang masih ada pada diri sendiri. Ya, misalpun ada yang dibagi bersama keluarga (ortu dan saudara) tentu hanya seberapa, gak sampai tandas, kan. Pikiran juga masih fresh dan jauh lebih ringan dibanding yang sudah berkeluarga.

Jadi, daripada kamu pusiang mikirin sang pujaan hati yang tak kunjung datang atau cuma sering kasih php, mendingan manfaatkan kelebihan itu dengan melakukan hal-hal berikut, guys:

 

1. Mulailah berinvestasi

Yang muda yang berinvestasi

Yang muda yang berinvestasi via http://www.investasi.me

Investasi sejak muda apalagi masih single itu ringan cyin, karena uang yang dipunya belum kebagi-bagi banget. Belum ada kebutuhan beli perabotan, sayur mayur, pampers anak, dll. Mentok-mentok buat seneng-seneng aja. Daripada abis buat hedon doang, mendingan mulai nyisihin sebagian untuk investasi. Mulai cari tahu profil investasi yang paling cocok dengan penghasilan dan kemampuanmu menyisihkan. Pilihannya bisa dari properti, saham, logam mulia, reksadana atau yang lain. 

PS: pssst...! menurut saya cewek yang bisa nyisihin penghasilannya utk membeli rumah, meski ukuran sekuprit, itu keren banget loh... nantinya bisa nambah aset keluarga kalau udah nikah. Tapi, kalau sisa gaji gak banyak-banyak amat, ya pilih cara investasi lain yang minim resiko dan relatif aman, seperti menabung atau deposito.

2. Belajar hal baru

Belajar hal baru akan menambah nilai hidupmu

Belajar hal baru akan menambah nilai hidupmu via http://pad2.whstatic.com

Selain kongkow-kongkow cantik dengan teman-teman, kamu bisa memanfaatkan waktu luang yang masih tersisa dengan belajar hal-hal baru, misalnya ikut les toefl, conversation, menjahit, karate, judo, crafting, fotografi, atau ikut kegiatan rohani. Saya tahu ini tips klasik, tapi saya tetep masukin ke ceklist, karena kalau kegiatannya rutin pasti kegalauan akan teralihkan.

3. Traveling

Jelajah dunia demi sebuah rangkaian pengalaman

Jelajah dunia demi sebuah rangkaian pengalaman via http://static.oprah.com

Yeaayy! Ini sekarang lagi hits banget. Jalan-jalan ke tempat baru nan eksotis sudah jadi pilihan banyak orang, mau itu single, double, triple bla bla semuanya oke. Jalan-jalan selagi single juga jauuuhhh lebih hemat dibandingkan jika sudah punya buntut, karena tiket dan lain-lainnya cuma beli satu buat diri sendiri aja. Naah yuk capcus bikin itenerary

Oiya, buat yang muslim, bisa juga masukin umroh sebagai salah satu bucket list traveling. Percaya deh, umroh waktu masih sendiri ditambah sehari-hari hidup di rantau akan sangat menghemat bujet, terutama bujet oleh-oleh dan selametan. Seriously! kamu gak perlu ngadain hajatan pergi dan pulang umroh, oleh-oleh pun gak banyak-banyak amat, paling buat keluarga dan beberapa teman dekat aja.

4. Sering ngumpul dengan keluarga

Kumpul bareng keluarga

Kumpul bareng keluarga via http://il4.picdn.net

Kadangkala ada sedikit rasa sedih ketika sudah menikah kemudian teringat waktu untuk sekedar ketemu orang tua atau main dengan saudara yang menjadi agak terbatas. Apalagi jika setelah nikah tinggal jauh dari rumah, bahkan di luar negeri. Duh mau menebus kangen kok ya mahal dan waktunya cuma se-iprit. Mau ngajak jalan kakak adek, eh mereka juga udah sibuk dengan dirinya sendiri atau keluarga barunya. 

Naah! Makanya selagi masih sendiri, seringlah bertemu dan jalan-jalan dengan ortu dan saudara-saudara kandung. Ke tempat wisata, belanja di mall atau sekedar santai-santai dirumah sambil makan bersama-sama, asyik juga kok. Sementara kalau punya dana lebih, bisa tuh traveling spesial (berdua aja) dengan masing-masing anggota keluarga, misalnya sama bapak, ibu, adek, atau kakak doang. Di jamin seru dan pastinya memorable banget.

5. Sekolah lagi

Kangen pengen sekolah lagi? Sudah bosan sama kantor? Cus siapin toefl dan perlengakapan lainnya. Buka situs universitas atau isi aplikasi beasiswa. Tunggu sebentar dan saatnya sekolah lagi. Yakin, jauuuh lebih enteng memutuskan apakah mau sekolah lagi atau tidak selagi masih sendiri. Karena daftar prioritas tidak sepanjang orang yang sudah menikah dan punya anak. Dan, siapa tahu di kampus baru bisa ketemu dengan belahan jiwa yang dinanti-nanti.

6. Buka usaha

Saatnya berbisnis

Saatnya berbisnis via http://www.fuckedupstartups.com

Pilihan bikin usaha juga sedang jadi tren anak muda masa kini. Bisa dimulai dengan jualan online, yang kalau diseriusi, penghasilan akan berlipat ganda secara fantastis. Contohnya seperti startup-startup yang sekarang booming. Dan yang pasti waktu menggalau akan terkikis dengan sendirinya karena bakal sibuk dengan urusan bisnis yang kian meroket #tsaah.

 

Apalagi ya? Kayaknya baru ketemu 6 nih. Kalau ada yang mau nambahin boleh banget biar lebih komplit. Jadi, ayo tetap semangat manfaatkan previlage-previlage itu karena biasanya kesempatan cuma dateng sekali, brooo, seees!