Terhempas butiran debu kehidupan .....

 

1. Pelindungku ….

sempurna

sempurna via http://homes.com

Masa yang indah itu saat jentik mungil jariku bergerak di genggamannya,kasih sayang nan tulus ku dapatkan, mungkin kasih nan tulus yang tidak akan pernah kudapat dari orang lain sepanjang hidupku. Yaaa, ia yang selalu berdiri tegap dihadapanku, tebeng pertamaku saat orang lain ingin mencabik-cabik diriku bahkan hidupku. Ulur tangannya membangunkan ku saat aku terjatuh dengan nasihat “lebih hati-hatilah nak” keluar lembut dari mulutnya.

2. Lelaki tangguh ku yang tiada duanya ….

Kini masa berlalu, ia menemaniku tumbuh sampai aku menjadi gadis awal remaja, masa dimana manusia mencari jati dirinya. Ia tak melarangku bergaul dengan banyak macam orang diluar sana, tapi diam-diam ia juga memantau bagaimana cara bergaul ku. Kasih sayangnya yang tak terlihat didepan mata, dibelakangku perhatiannya sangatlah luar biasa. Ia bertanggung jawab atas hidupku selama hidupnya.

3. Inspirasiku ….

inspiration

inspiration via http://myinspiration.com

Cita dan angan ada dalam pikirnya, ia yang ingin melihatku tumbuh menjadi orang seperti ini dan seperti itu, ia yang mengarahkanku mau jadi seperti apa nantinya aku??Hingga aku mengerti apa yang ada dalam benak kami berdua sama. Aku mulai menjalaninya, aku belajar apa arti hidup dari pengalaman hidupnya, betapa keras kehidupan yang iajalani selama ini, tapi ia tetap rela menjalaninya untukku dan seseorang yang berarati dalam hidupnya, mungkin nyawa sebagai taruhannya ia tetap menjalaninya.

4. Lalu Siapa dia ??

Tak banyak mengukir kenangan, hanya 15th mewarnai hidupku. Cerita hidupnya ternyata menjadi bekal untuk ku saat ia tak dapat lagi menemaniku. Dan waktu itu datang, ia belum sempat melihatku seperti apa yang ia inginkan, sungguh menyesalkan takdir apa yang sudah dituliskan untuk ku, ia meninggalkanku, tanpa aku tahu bagaimana caranya aku menjumpainya lagi walau itu hanya sekali. Belum sempatnya aku membuat ia tersenyum puas atas usahaku, dan kesempatan itu sirna tanpa menghiraukan ingin ku.

5. Di dunia ini ia disebut sebagai AYAH

Ya tuhan bisa kah aku melangkah tanpa ia ?? Lantas apa yang sudah aku berikan kepadanya semasa hidupnya ?? Ya, aku tak memiliki kesempatan melihat senyum puas itu selama hidupnya, tapi aku yakin disurga ia bisa tersenyum lega melihat usahaku menjalani kehidupan ini, melihat tingkah konyolku di dunia ini, dan melihat semua apa yang aku kerjakan di dunia ini, tak adil memang karena ia tahu segalanya tentang aku di dunia tapi aku tak tahu apa yang terjadi padanya di alam yang berbeda ini, alam yang menyekat antara aku dan ia, hanya do’a sebagai penyambung. Aku tak mau kehilangan kesempatanku untuk membuatmu tersenyum melihatku disurga, dengan berjuang di dunia ini caraku membahagiakanmu disana dan aku yakin engkau tahu jika aku merindukanmu AYAH …