Wisata mau tempat tinggi gak mesti ke gunung, masih ada perbukitan-perbukitan indah yang ada di tanah indonesia tercinta.

Banyak sekali perbukitan yang sangat indah di Indonesia, pemandangan di perbukitan gak bakalan kalah dengan pemandangan di atas puncak gunung.

so.. misalkan gak ada waktu naek ke gunung masih ada alternatif lain berupa naek ke ade nya gunung yaitu perbukitan hehehee

Berikut Perbukitan-Perbukitan Yang Sangat Indah yang Ada Di Indonesia

 

 

 

1. Batu Idung Hill, Lombok, West Nusa Tenggara

Batu Idung Hill, Lombok, West Nusa Tenggara

Batu Idung Hill, Lombok, West Nusa Tenggara via http://www.google.co.id

Bagi orang Lombok sendiri mungkin sudah sangat terkenal sekali yang namanya Bukit Batu Hidung. Bukit yang terletak di Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat memiliki ketinggian sekitar 800 Mdpl. Dari kota mataram bisa kita tempuh dengan jarak sekitar 1 Jam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor.

Nantinya di sana kalian hanya di kenakan biaya parkir saja Rp. 3.000 ,- . Setelah itu kalian bisa berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit saja untuk mencapai puncak. Jika kalian ingin Camp disana juga bisa kok. Berangkat sore pulang pagi. Indahnya keromantisan di atas Bukit Batu Hidung yang bisa kalian nikmati sepuasnya. 

Jangan lupa membawa kamera ketika di atas sana, karena akan sangat disayangkan jika moment indah kalian menikmati sunset tidak di abadikan dengan media kamera. Langsung saja kita saksikan romansa di puncak Bukit Batu Hidung.

 

 

2. Cinta Hill, Labuan Bajo, Flores, East Nusa Tenggara

Cinta Hill, Labuan Bajo, Flores, East Nusa Tenggara

Cinta Hill, Labuan Bajo, Flores, East Nusa Tenggara via http://www.google.co.id

Nama Bukit Cinta diberikan karena tempat ini memang merupakan spot yang tepat untuk pengunjung memadu kasih dan memang banyak pasangan muda-mudi yang menghabiskan waktu di bukit ini pada malam harinya.

Untuk menuju Bukit Cinta, pengunjung hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit perjalanan ke arah utara dari pusat Kota Labuan Bajo.

Perjalanan menuju Bukit Cinta cenderung berbukit-bukit, gersang dan sedikit penuh dengan debu dikarenakan sedang ada pembangunan jalan dan pemangkasan bukit dalam rangka perluasan bandara.

Perlu usaha untuk mencapai puncak bukit cinta ini. Trekking ringan menuju puncak akan menghabiskan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung oleh kekuatan fisik. 

 

 

 

3. Batu Dinding Hill, Kutai Kartanegara, East Kalimantan

Batu Dinding Hill, Kutai Kartanegara, East Kalimantan

Batu Dinding Hill, Kutai Kartanegara, East Kalimantan via http://www.google.co.id

Batu dinding adalah objek wisata alam baru yang tersimpan di rimba Borneo Timur.
Letaknya di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Jika kalian hendak bepergian ke batu dinding, susuri saja Jalan Soekarno Hatta, arah Balikpapan menuju Samarinda. Tepat di kilometer 45, sebelah kiri, terdapat gapura, di sebelah kiri jalan. Dari sanalah jalan masuk ke area batu dinding.

Dari Jalan raya kurang lebih 8 kilometer jaraknya menuju puncak batu. Jalan aspal sekitar 2 kilometer, selebihnya jalan bebatuan. 

Pengendara mobil sedan roda rendah atau sejenisnya, tidak direkomendasi ke lokasi. Sebaiknya kendarai mobil MPV roda besar.

 

 

4. Jabal Nur Hill, Palu, Sulawesi Tengah

Jabal Nur Hill, Palu, Sulawesi Tengah

Jabal Nur Hill, Palu, Sulawesi Tengah via http://www.google.co.id

Jabal Nur adalah bukit di Makkah, Arab Saudi, yang sering didatangi para jamaah haji. Tapi siapa sangka, Kota Palu di Sulawesi Tengah juga punya bukit bernama Jabal Nur. Tempat ini jadi arena motor cross!

Palu adalah kota yang terletak di pesisir teluk. Ibukota Sulawesi Tengah ini punya kontur mirip Jayapura, pesisir pantai yang langsung menghadap perbukitan. Pasti ada sebuah tempat khusus untuk melihat panorama Kota Palu dari ketinggian.

Untuk menuju bukit ini, bertolak ke arah utara, sekitar 20 menit perjalanan dari pusat kota. Sebelum pintu masuk Universitas Tadulako, terdapat jalan kecil dari tanah dengan kontur tanjakan. Kalian tinggal melaju di atas tanah gersang, terus menanjak bukit hingga sampai tiba di puncaknya.

 

 

 

 

5. Langara Hill, Lumpangi, Loksado, Kalimantan Selatan

Langara Hill, Lumpangi, Loksado, Kalimantan Selatan

Langara Hill, Lumpangi, Loksado, Kalimantan Selatan via http://www.google.co.id

Bukit Langara merupakan sebuah bukit berbatu yang terletak sekitar 10 km dari Kandangan yang merupakan ibukota dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan atau 160 km dari Kota Banjarmasin. 

Akan menempuh perjalanan selama 4 jam lebih dari Banjarmasin akhirnya hingga kalian akan tiba di Desa Lumpagi, Loksado. Untuk sampai ke atas bukit perlu sedikit perjuangan. Kalian harus berjalan selama sekitar 30 menit melewati jalan setapak yang merupakan satu-satunya akses menuju atas bukit. 

Perjalanan menuju puncak bukit awalnya tidaklah sulit, setelah melewati jalan kampung kemudian menyeberang jembatan kami tiba di sebuah hutan jati. Dari sinilah kami harus mulai mendaki, pendakian menjadi sedikit sulit karena jalan yang kami ambil cukup curam dan juga licin. Untungnya ada bambu-bambu yang dipasang melintang untuk membantu berpegangan. 

Pendakian ini memakan waktu sekitar 20 menit hingga akhirnya kami tiba di puncak bukit yang dipenuhi bebatuan. Bebatuan yang mendominasi puncak bukit membuat kami harus berhati-hati dalam melangkah. 

Walau begitu bebatuan tersebut juga menjadi daya tarik bagi bukit ini. Dari atas bukit ini kami bisa melihat sebagian kecil pemandangan alam Pegunungan Meratus yang membentang sepanjang ±600 km². 

Sungai Amandit yang membelah hutan tampak begitu indahnya sehingga menjadi pelepas penat setelah perjalanan yang cukup melelahka. Hutan yang sebagian besar masih alami menyihir setiap mata yang memandangnya. Selain itu pemandangan Bukit Ketawang juga menambah keindahan panorama alam yang bisa dilihat dari Bukit Langara ini. Bukit berbatu tersebut tampak hijau oleh pepohonan yang menyelimutinya serta masih terjaga kealamiannya.

 

 

 

 

6. Abang Temple, Sleman, YOGYAKARTA

Abang Temple, Sleman, YOGYAKARTA

Abang Temple, Sleman, YOGYAKARTA via http://www.google.co.id

Lokasi Candi Abang berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta. Candi Abang berada di puncak bukit di pinggir jalan desa, 1,5 kilometer sebelah Barat Jalan Raya Jogja-Piyungan. Akses ke lokasi candi cukup bagus.

Ukuran alas Candi Abang adalah 36 x 34 meter, dan tingginya belum bisa diperkirakan. Candi ini berbentuk seperti piramida, dengan sumur di tengahnya. Di candi ini, terdapat tangga,masuk dan dibuat dari batu putih alias gamping. Selain itu, ada sebagian batu-batu andesit yang belum diketahui fungsinya.

Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno.Candi yang berbentuk seperti piramid ini dinamakan Candi Abang karena terbuat dari batubata yang berwarna merah (abang dalam bahasa Jawa). Bentuk candi ini berupa bukit, sekarang banyak ditumbuhi rerumputan sehingga dari jauh nampak mirip seperti gundukan tanah atau bukit kecil. Ada yang menyebutkan bahwa candi abang ini mirip seperti bukit teletubies.

 

 

 

 

7. Gunung Kidul, Yogyakarta

Gunung Kidul, Yogyakarta

Gunung Kidul, Yogyakarta via http://www.google.co.id

Berbeda dengan empat kabupaten lain di Daerah Istimewa Yogyakarta yang subur nan hijau, Gunungkidul adalah perbukitan kapur tandus yang selalu dilanda kekeringan. Berada di pesisir selatan Pulau Jawa, Gunungkidul merupakan sisa lautan di masa silam. 

Manusia-manusia awal di sini bersaudara tua dengan manusia ras Australoid dari Pegunungan Sewu di wilayah Pacitan yang datang melalui jalur lembah karst dan Bengawan Solo purba menuju Gunungkidul di akhir zaman pleistosen sekitar 700 ribu tahun lalu.

 

 

 

 

8. Bukit Asah, Karangasem, Bali

Bukit Asah, Karangasem, Bali

Bukit Asah, Karangasem, Bali via http://www.google.co.id

Dari Kota Denpasar, menuju Desa Bugbug, lokasi Bukit Asah ini berada, bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam 45 menit.

Ketika tiba di Desa Bugbug, Karangasem, dari jalan raya hingga kawasan yang dimaksud membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Sehingga waktu total untuk menjangkau kawasan ini sekitar 2 jam atau 120 menit.

Memang butuh waktu yang cukup lama, tetapi terbayarkan ketika tiba di kawasan Bukit Asah tersebut.

Sambil merebahkan diri di rerumputan hijau, mata seolah dimanjakan dengan hamparan laut yang tepat di depan mata.

 

 

 

9. Bukit Jalin, Jantho, Aceh

Bukit Jalin, Jantho, Aceh

Bukit Jalin, Jantho, Aceh via http://www.google.co.id

Menuju ke Bukit Jalin akan menghabiskan waktu sekitar 30 menit dari kota Jantho Aceh Besar. Jalin merupakan kawasan perbukitan yang menghubungkan dengan bukit barisan lainnya. Fenomena alam yang indah akan mulai terlihat sejak kita di kaki bukit. Butuh tenaga ektra untuk bisa mencapai ke puncak Jalin, namun kelelahan itu akan tergantikan oleh panorama alam yang cukup menggiurkan.

Mendaki Bukit Jalin dibutuhkan ektra hati-hati, kondisi bukit yang cukup terjal mengharuskan kita untuk tidak lengah sedikit pun. Kekaguman awal akan dirasakan saat bertemu dengan sungai panjang yang berbelok-belok. Hiasan pertama ini cukup mengibur pengunjung. Hingga saat ini, objek wisata Bukit Jalin sangat diminati oleh banyak kalangan, terkhusus para pelajar, mahasiswa, atau pun pelancong sejati. Saatnya untuk rekam jejak lewat kamera, sesi foto-foto jangan pernah anda lewatkan, karena ini akan menjadi kebanggaan tersendiri.

 

 

 

 

10. Bukit Jamur, Bengkayang, West Kalimantan

Bukit Jamur, Bengkayang, West Kalimantan

Bukit Jamur, Bengkayang, West Kalimantan via http://www.google.co.id

Disini kalian bisa melihat pemkalianngan di bawah, puncak Gunung Bawang, Kota Bengkayang yang akan nampak bersinar jika dilihat pada malam hari, awan kabut pagi hari, terlebih disaat musim penghujan bisa kalian nikmati seperti berada di atas lautan awan, dan juga nuansa Sunrise di pagi hari yang sungguh luar biasa Indahnya.

Untuk sampai kesini tentu bukan hal yang mudah, namun tidaklah terlalu sulit, karena dari itu kalian harus benar-benar menyiapkan fisik dan stamina untuk bisa sampai ke puncak Bukit Jamur ini, untuk sampai kepuncak tempat mendirikan tenda dibutuhkan waktu +/- 2 jam dengan berjalan kaki dengan tantangan medan ekstrim pada trek terakhir yang memiliki kemiringan hingga 80 derajat seperti yang bisa kalian lihat di gambar dibawah ini. untuk sampai ke puncak paling atas dibutuhkan waktu sekitar 5-10 menit, namun untuk sampai ke puncak paling atas kalian harus di dampingi dengan Guide dari penduduk setempat, karena ada tempat-tempat yang tidak boleh di lalui karena merupakan hutan Adat.

Untuk perjalanan dari kota Pontianak hingga ke Kota Bengkayang dan sampai di lokasi kaki bukit membutuhkan waktu sekitar 4 jam, kendaraan bisa sampai ke kaki bukit jika kondisi sungai tidak sedang meluap karena mobil harus melewati dasar sungai, namun jika sungai sedang meluap kalian harus berjalan kaki ke kaki bukit sekitar 2 Km perjalanan atau naik ojek motor jika kalian ingin cepat sampai.

 

 

 

 

11. Bukit Lintang, Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Bukit Lintang, Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Bukit Lintang, Tanah Laut, Kalimantan Selatan via http://www.google.co.id

Bukit Lintang terletak di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Bukit Lintang memiliki medan pendakian yang cukup menguras tenaga, namun selama pendakian sobat traveler akan disuguhi pemandangan yang menyejukkan. Untuk sampai ke puncak Bukit Lintang dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit.

 

 

 

 

 

12. Bukit Malimbu, Lombok, NTB

Bukit Malimbu, Lombok, NTB

Bukit Malimbu, Lombok, NTB via http://www.google.co.id

Jika kalian berkunjung ke Pulau Lombok, ada banyak tempat untuk menikmati pemkalianngan sunset atau matahari terbenam. Namun, Bukit Malimbu bisa menjadi pilihan utama kalian untuk menikmati pemkalianngan sunset di Pulau Lombok.

Karena tempat ini akan menyuguhkan kepada kalian pemkalianngan yang spesial, yang tidak akan kalian temukan di tempat lain. Bukit Malimbu merupakan tempat terbaik untuk menikmati pemkalianngan sunset di Pulau Lombok. 

Bukit Malimbu terletak sekitar 24 Kilometer dari pusat Kota Mataram, atau sekitar 10 Kilometer sebelah Utara Pantai Senggigi. Jalan untuk mencapai bukit ini cukup menantang, sehingga kalian akan menempuh perjalanan sekitar 45 Menit dengan kendaraan pribadi.

 

 

 

 

13. Bukit Mando'o, Rote Island, NTT

Bukit Mando'o, Rote Island, NTT

Bukit Mando'o, Rote Island, NTT via http://www.google.co.id

Bukit Mando’o adalah sebuah objek wisata kebanggaan Suku Lole yang cukup terkenal di Pulau Rote. Di puncak Bukit Mando’o kita dapat melihat pesona kawasan pantai di Desa Kuli yang eksotis. 

Hamparan laut yang bernuansa biru dan hijau menyatu dengan hutan bakau yang rimbun. Di arah utara kita juga dapat melihat perbukitan yang diselimuti oleh hutan. Untuk menuju puncak bukit ini kita harus melewati anak tangga yang jumlahnya 300 lebih. Inilah yang menyebabkan Bukit Mando’o lebih dikenal dengan Tangga 300.

 

 

 

 

14. Kebun Buah Mangunan, Imogiri, Yogyakarta

Kebun Buah Mangunan, Imogiri, Yogyakarta

Kebun Buah Mangunan, Imogiri, Yogyakarta via http://www.google.co.id

Kebun Buah mangunan terletak di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. Lokasi ini mulai dibangun oleh Permerintah Kabupaten Bantul pada Tahun 2003 di atas seluas 23,3415 hektar pada ketinggian 150-200m diatas permukaan laut. Titik ketinggian tersebut membuat kawasan ini memiliki udara yang sejuk serta pemandangan pegunungan seribu.

Wisatawan dapat menikmati pemandangan yang sangat indah dari Kebun Buah Mangunan yaitu Pantai Parangritis pada bagian selatan, pemandangan Kota Bantul yang berada di bagian barat serta keelokan sungai oyo yang sangat curam. Banyak populasi monyet yang juga terdapat di lokasi ini yang dapat menjadi salah satu potensi wisata.

 

 

 

 

15. Bukit Meresee, Lombok, NTB

Bukit Meresee, Lombok, NTB

Bukit Meresee, Lombok, NTB via http://www.google.co.id

Bukit Merese yang berada di Lombok tengah tepatnya di samping barat pantai Tanjung Aan atau kalau dari pantai Kuta berada disisi timurnya.View yang di sajikan benar-benar menakjubkan di mana bila naik ke atas bukit terlihat gradasi air laut yang bening biru kehijauan bahkan meski langit gelap sekalipun. Bisa di tempuh dari kota Mataram sekitar1,5 jam atau dari bandara Lombok kurang satu jam saja. 

Di Bukit Merese, Anda dapat melihat kecantikanTanjung Aa'n secara maksimal. Selain lautan biru dan perbukitan hijau, Anda pun bisa melihat sunset yang sangat cantik di sini! Terlihat dari atas bukit gradasi air laut dari hijau tosca ke biru gelap, menandakan laut di sana jauh lebih dalam. Di sisi yang lain, terlihat pantai yang landai dengan air jernih bak cermin. Terlihat beberapa wisatawan yang duduk bersantai di gazebo menikmati teriknya matahari.

Dari Bukit Merese kalian bisa melihat pemandangan Tanjung Aan, menikmati selurih keindahan yang tersaji di sini. Bukit-bukit berjajar membentuk layer sederhana, berbalut warna hijau yang berasal dari rumput-rumput yang tumbuh liar di setiap jengkal tanahnya. Beberapa pengembala terlihat asik menggembalakan sapi maupun kerbau di bukit ini. Juga Batu Payung yang menjadi landmark tak kalah indahnya dinikmatid dari atas bukit.

 

 

 

 

16. Bukit Pengasingan, Lombok

Bukit Pengasingan, Lombok

Bukit Pengasingan, Lombok via http://www.google.co.id

Bukit Pergasingan terletak di Desa Sembalun, Lombok Timur. Waktu yang ditempuh untuk menuju Desa Sembalun dari Kota Mataram sekitar 2-3 jam. Udara dingin khas Desa Sembalun akan menyapamu begitu tiba di desa yang terletak tepat di bawah kaki Gunung Rinjani ini. Pintu masuk Bukit Pergasingan terletak di Desa Sembalun Lawang dan untuk memulai petualanganmu kamu cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 kepada pengelola Bukit Pergasingan. Mereka adalah pemuda setempat yang tergabung dalam Sembalun Development Community Centre (SCDC). Uang tiketmu akan dipergunakan dengan bijak untuk menjaga kelestarian bukit ini. Kenapa aku bisa tahu? Karena mereka juga kebanyakan atlet paralayang. Jangan salah, pemuda desa, nyali kota!

 

 

 

 

SEKIAN
SEMOGA BERMANFAAT
:)