Penolakan merupakan hal yang menyakitkan, sehalus apapun bentuknya. Karena penolakan berarti kita dianggap belum pantas atau belum diakui untuk bisa meraih sesuatu. Wajar saja bila penolakan seringkali membuat kita putus asa dan tidak mau mencoba lagi. Nah! Untuk teman-teman yang sedang putus asa dan sakit hati karena menghadapi penolakan, yuk baca artikel ini lebih lanjut.

Karena bukan hanya kita saja yang sebagai "orang biasa" pernah mengalami penolakan, mereka-mereka ini yang sudah sukses pun, saat masih menjadi "orang biasa" pun pernah ditolak.

Perasaan sakit hati pasti juga mereka rasakan, tetapi ini tidak membuat mereka putus asa. Sebaliknya mereka melakukan balas dendam dengan menunjukkan kesuksesan melampaui dugaan orang-orang yang pernah menolak mereka.

" Menjadi Sukses adalah cara terbaik untuk membalas mereka yang pernah menolakmu ! "

 

1. Arthur Irawan

Arthur Irawan saat ini berkarir di Liga Belgia

Arthur Irawan saat ini berkarir di Liga Belgia via http://bit.ly

Siapakah dia?

Banyak orang belum mengenalnya. Namun anak muda asli Indonesia ini sempat menjadi andalan Espanyol B yang menjadi bagian dari Espanyol, klub sepakbola proffessional yang tergabung dalam La Liga. Saat ini ia berkarir bersama Waasland Beveren, klub sepakbola yang berlaga di Liga Proffessional Belgia.

Memang permainannya belum terlalu menonjol, namun untuk ukuran pesepakbola dari Indonesia, bisa dibilang ia sudah tergolong cukup sukses.

Pada bulan November 2012, ia dicoret dari tim nasional yang berlaga di piala AFF. Setelah pencoretannya, ia memutuskan untuk kembali aktif berkarir di Spanyol. Hmm...andaikan saat itu ia tidak dicoret dan menjadi pemain top Indonesia, bisa jadi ia malah direkrut untuk bermain di Liga Indonesia.....yang saat ini ternyata dibekukan! (sudah berjalan lagi sih, namun masih dengan berbagai kekacauan).

Beruntung bagi Arthur Irawan, karena ia masih bisa mengembangkan karirnya di luar negeri. Bukan tidak mungkin suatu hari nanti ia bisa bermain di tim utama salah satu klub La Liga, Serie A atau Liga Inggris

2. Michael Jordan

Michael Jordan hampir menjadi

Michael Jordan hampir menjadi "milik" Adidas via http://www.doggiediamondstv.com

Michael Jordan merupakan salah satu pemain basket paling berprestasi di dunia. Ia berhasil merenggut sejumlah penghargaan MVP ( Most Valuable Player), medali emas Olimpiade, membintangi film layar lebar Space Jam yang menjadi film laris pada masanya.

Dan satu hal lagi, Michael Jordan juga membuat Nike meraih jutaan Dollar melalui sepatu " Air Jordan ". Sampai setelah Michael Jordan pensiun pun, sepatu Nike Air Jordan masih laku di pasaran.

Tentunya tidak banyak yang tahu bahwa pada tahun 1984, Michael Jordan pernah ditolak oleh Adidas ketika ingin menjalin kerjasama sponsor. Saat itu manajemen Adidas di Jerman berkali-kali mengatakan "tidak" dan menganggap Jordan sebagai pemain basket yang terlalu "pendek" sehingga " kurang pantas disponsori oleh Adidas "

Andai Adidas tidak menolak Michael Jordan, bisa jadi mereka yang akan merebut pangsa pasar sepatu basket dari Nike.

3. Steven Spielberg

Steven Spielberg pernah dianggap tidak layak masuk sekolah film

Steven Spielberg pernah dianggap tidak layak masuk sekolah film via http://usm.ag

Steven Spielberg, saat ini seluruh insan perfilman di seluruh dunia akan membungkuk hormat bila bertemu dengan dirinya. Hampir seluruh film dimana ia terlibat pasti mengalami sukses besar, sebut saja E.T, Indiana Jones, Jaws, Jurassic Park dan beberapa film lainnya. Ia sudah tiga kali memenangkan Academy Awards. Artis terkenal seperti Leonardo Di Caprio, Tom Cruise, Tom Hanks , Emily Watson sangat senang untuk bekerjasama dengannya.

Namun demikian di masa mudanya, Spielberg dipandang sebelah mata oleh pihak USC School of Cinematic Arts. Sumber resmi mengatakan ia dua kali ditolak untuk melanjutkan studi disana (sumber lain mengatakan tiga kali penolakan). Spielberg ditolak dengan alasan bahwa ia tidak memiliki nilai yang cukup baik untuk belajar disana (nilai rata-rata Spielberg saat SMU adalah C)

Bagian paling "gila" dari kisah Spielberg ini adalah, saat ini ia menjadi salah satu penyumbang dana terbesar untuk USC School of Cinematic Arts!

4. The Beatles

rekaman audisi Beatles

rekaman audisi Beatles "yang ditolak" laku terjual 35.000 poundsterling via http://postimg.org

The Beatles merupakan grup musik asal Inggris yang memulai karir mereka benar-benar dari bawah. Pada awal karir mereka, The Beatles pernah ditolak oleh Decca, sebuah perusahaan rekaman. Penolakan ini dilakukan setelah The Beatles memainkan limabelas lagu selama satu jam di depan manajemen Decca.

Alasan penolakannya saat itu adalah bahwa " grup musik yang memainkan gitar sedang tidak laku " ditambah lagi manajemen mengatakan " The Beatles tidak mempunyai masa depan di bidang industri musik "

Setelah penolakan ini yang terjadi adalah sebaliknya, The Beatles berkembang menjadi grup musik yang luar biasa terkenal. Bahkan lagu-lagu mereka melegenda sampai sekarang. Anak-anak muda yang tidak hidup di jaman mereka pun masih menggemari lagu-lagu The Beatles. Hebatnya lagi, rekaman audisi saat mereka ditolak oleh Decca malah laku terjual seharga 35.000 poundsterling (754 juta rupiah) pada tahun 2014 !

 

5. Orang ini adalah Kamu!

Yap! Bisa jadi kamulah orang sukses berikutnya!

Yap! Bisa jadi kamulah orang sukses berikutnya! via http://postimg.org

Ya kamu boleh menuliskan nama kamu disini. Kamu mungkin sudah kenyang dengan penolakan dan berpikir untuk berhenti. Tetapi kisah-kisah di atas membuktikan bahwa penolakan adalah "hal biasa" dalam kehidupan seseorang. Ketika terus berusaha dan mau mencoba peluang pun bisa datang.

The Beatles tidak akan populer bila mereka berhenti main musik setelah satu kali ditolak. Begitu juga dengan Steven Spielberg, kita tidak akan pernah melihat Jurassic Park bila Spielberg memutuskan untuk beralih ke bidang lain untuk pekerjaannya saat ditolak untuk berkuliah di bidang perfilman.

Penolakan memang mengecewakan, tetapi penolakan juga bisa memacu kita untuk menjadi lebih baik lagi.

Akan ada saatnya kamu bisa menunjukkan kepada mereka yang telah menolakmu bahwa mereka telah melakukan kesalahan besar! (seperti Michael Jordan kepada Adidas)

Goodluck!