1. Buatlah list sederhana mengenai pemasukan dan pengeluaran keuanganmu

cara mengatur keuangan keluarga via http://www.ilmubisnis.net

Dengan membuat list sederhana, kamu dapat menaksir apa-apa saja pengeluaran yang menjadi kebutuhan pokok kamu seperti pengeluaran untuk transport, makan, pulsa dan lain sebagainya mengenai kebutuhan wajib pribadi kamu. Dengan begitu selanjutnya kamu dapat menentukan jumlah pengeluaran setiap bulannya.

2. Kelompokan penghasilan atau keuangan yang kamu punya.

filipino attitudes saving via http://ffemagazine.com

Maksudnya disini adalah setelah kamu membuat list pemasukan dan pengeluaran, kamu bisa membagi penghasilan kamu dengan ilustrasi berikut :

Advertisement

“Penghasilan – pengeluaran pokok = sisa pengahasilan kamu”

Nah, dari sisa penghasilan kamu ini bisa kamu bagi lagi menjadi beberapa kelompok sesuai kapasitas kamu. Misal kelompok pertama untuk kamu berikan kepada orang tua. Kelompok kedua untuk segala printilan kesenangan kamu misalnya hobi, shoping atau hang out bareng temen.

Eits.. tapi jangan sampai bablas ya, menabung juga perlu kamu masukan dalam kelompok pembagian penghasilanmu, lho.

3. Carilah kesempatan lain untuk meningkatkan penghasilan.

peluang bisnis dengan masa depan cerah via https://www.maxmanroe.com

Kamu jangan cuma mengandalkan penghasilan dari bekerja saja. Kamu bisa mencari penghasilan lain dengan menciptakan peluang yang ada. Misal sambil bekerja kamu bisa menyambi menjual pulsa, atau kamu yang mempunyai hobi memasak bisa kamu jadikan bisnis sampingan juga. Lumayan kan bisa menambah penghasilan.

4. Hayooo, jangan lupa menabung!

how to save for the stuff you really wan via http://www.thesimpledollar.com

Menabung memang sebuah wacana yang agak sulit diterapkan, dan menjadi momok bagi anak muda jaman sekarang. Tapi kamu harus mempunyai tekad untuk itu. Karena kamu tidak akan pernah tau jika dikemudian hari ada sesuatu kebutuhan mendesak. Nah, tabungan kamu ini akan jadi penolong kamu dalam keadaan darurat.

Dan kamu juga harus mengubah mindset kamu, kamu memiliki masa depan misalnya akan menikah, membutuhkan modal untuk membuat usaha sendiri atau kamu mungkin mempunyai cita-cita pergi haji. So, dikontrol ya foya-foyanya.

5. Jangan lupa bersedekah juga ya…

kisah sedekah via http://www.askrida.com

Yah, sedikit apapun penghasilan yang kamu miliki, jangan lupa disana ada hak orang yang kurang beruntung. Jangan takut miskin karna bersedekah. Justru kekuatan bersedekah ini membuat rejeki mu menjadi berkah. Tuhan pasti akan mencukupkan kebutuhan kamu. Yuk guys, jangan menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah agar bertambah kaya.