Banyak hal yang dirasakan terutama untuk freshgraduate yang baru pertama masuk dunia kerja. kikuk, bingung dan tidak tau harus berbuat apa mungkin hal yang wajar terjadi, karena untuk pertama kalinya kita dituntut untuk menjadi seseorang dewasa yang harus profesional. Jatuh dan bangun merupakan sesuatu yang perlu dinikmati, karena jarak sukses dengan kita bagaikan dahi dengan sajadah saat sholat. 

1. Bingung harus melakukan apa

Ketika kita bekerja tentunya kita dituntut untuk dapat profesional, namun tentunya untuk orang baru seperti kita masih perlu bimbingan dari atasan kita, namun tidak sedikit atasan yang justru malah cuek dan berharap agar kita melakukan segalanya sesuai inisiatif kita sendiri. Tapi kalo salah ya udah pasti dibilang "Kamu gini aja gak becus" yap kalimat pamungkas

2. Merasa sendirian di tengah keramaian kantor

Dikucilkan senior – senior menjadi salah satu makanan wajib untuk para pemula, seolah disinal mental kita diuji. Akan selalu ada saja senior yang dengan terang – terangan berusaha menjatuhkan kita, tinggal bagaimana kita membuktikan pada mereka kalau kita bisa

3. Tidak betah (mau resign)

Advertisement

Saat merasa tempat kerja menjadi seperti neraka pada saat inilah kemampuan bertahan mu diuji, tinggal kamu yang menentukan bertahan sebentar lagi atau pergi tanpa pengalaman yang berarti. Ingatlah menyerah bukanlah suatu penyelesaian.

4. Mau tidak mau, kamu berusaha bertahan

Percayalah kita sebagai freshgraduate harus tetap bertahan, bahwa tidak semua orang kantor akan membencimu, akan ada tangan Tuhan yang membantumu, mungkin ada beberapa senior yang respek denganmu, cukup lakukan yang terbaik dan bertahanlah karena hasil tidak akan pernah mengkhianati proses, peluklah semua sakit hati dan caci maki itu, karena mungkin semua hal itu akan mengingatkanmu saat kamu mulai sombong dengan semua yang kamu punya.

5. Ikhlas

Ikhlas merupakan satu – satunya kunci untuk tetap kuat, karena seberat apapun prosesnya kalau kita ikhlas menjalani semua akan terasa mudah. Percayalah setiap manusia butuh proses untuk memahami segalanya, sama seperti sistem kerja otak kita. Kamu bukan satu – satunya yang mengalami hal – hal tersebut. Kuatkan hatimu dan bangkitlah, karena tuhan tidak akan menyia – nyiakan seseorang yang mau terus berusaha. Belajarlah sebanyak banyaknya selagi kamu masih diberi kesempatan untuk belajar, walaupun harus bersama rasa sakit. Bertahanlah karena jarak kesuksesan hanya sebatas dahi dan sajadah saat kita bersujud. Jangan pernah dengar kata orang, tutup telingamu dan berjalanlah susuri jalan yang ada di depanmu, karena pengalaman merupakan salah satu guru terbaik.