Bagi yang suka berlibur dan sering menonton acara jalan-jalan, pasti tidak asing lagi dengan daerah Wakatobi yang terletak di Sulawesi Tengara. Berhubung saya pernah kesana *Alhamdulilah*, saya ingin share mengenai keindahan Wakatobi beserta berapa budget yang kira-kira dibutuhkan untuk liburan disana. Well, here we go!

 

1. Mengapa harus berlibur ke Wakatobi?

Peta Pulau Wakatobi

Peta Pulau Wakatobi via http://2.bp.blogspot.com

Wakatobi adalah wilayah Taman Nasional yang memiliki kekayaan biota laut terbesar dan terindah di Dunia sehingga diberi julukan “The Little of Paradise in the World” atau “Surga Kecil di Dunia”. Wilayah Kabupaten Wakatobi terdiri atas Pulau-pulau besar dan pulau-pulau kecil yang memiliki keindahan alam, pantai dan tempat-tempat bersejarah. Wakatobi merupakan akronomi dari empat pulau besar yaitu Wangi-Wangi (Wa), Kaledupa (Ka), Tomia (To) dan Binongko (Bi). Wakatobi berada didalam pusat segitiga karang dunia dan Wakatobi adalah ‘Jantung’nya. Kekayaan alam nya pun tak main-main, dari 820 jenis karang yang ada di dunia, 750 jenis nya ada di Wakatobi. Dengan demikian, 90 persen jenis karang didunia terdapat di Wakatobi. Selain itu Wakatobi juga menjadi salah satu tempat menyelam berkelas dunia “World Class Diving Site”. Presiden dari Suku Bajo berada di Wakatobi. Suku Bajo adalah suku yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya diatas laut. Keunikan mereka memiliki daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pada tanggal 11 Juli 2012 yang lalu bertempat di Paris pada sidang MAB UNESCO, Kabupaten Wakatobi telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Bumi yang kedelapan di Indonesia. #IniPlesirku

2. Perjalanan Ke Wakatobi

 Sebelum berangkat ke Wakatobi, ane menginap dulu semalam di Bandara Haluoleo Kendari..

Sebelum berangkat ke Wakatobi, ane menginap dulu semalam di Bandara Haluoleo Kendari.. via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Untuk dapat menuju Pulau Wangi-Wangi, perjalanan saya mulai dari Kota Kendari yang merupakan Ibu Kota dari Sulawesi Tenggara melalui perjalanan udara. Perjalanan via pesawat udara dari Bandara Haluoleo Kendari memakan waktu 50 menit menuju Pulau Wangi – Wangi, Ibukota Wakatobi. Sebenarnya ada satu lagi Bandar Udara Maranggo milik PT Wakatobi Dive Resort, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang wisata selam berkelas Internasional. Biasanya para tamu diterbangkan dari Denpasar, Bali ke Pulau Tomia. Untuk bisa masuk melalui tour operator ini, waiting list nya sampai TIGA TAHUN.

Bagi kalian yang berada di luar Pulau Sulawesi juga bisa langsung ke Kendari dengan rute seperti Jakarta – Kendari - Wakatobi. Selain jalur udara,  jalur laut bisa dijadikan alternatif untuk lebih menghemat budget liburan. Bisa di mulai dari Makassar ke Wakatobi dengan menaiki kapal PELNI menuju Baubau. Kemudian dari Baubau lanjut ke Wakatobi dengan menggunakan transportasi kapal kayu yang beroperasi setiap malam. 

Bagi kalian yang hobi berpetualang juga  dapat menempuh jalur darat Makassar – Bone – Kolaka, Kendari. Bermalam di Kendari, besok pagi bertolak ke Wakatobi dengan kapal reguler hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Bila ingin menjelajah sebagian kota-kota di Sultra sebelum sampai di Wangi- Wangi, kalian juga dapat menempuh perjalanan darat dengan rute dari Kota Kendari – Raha – Baubau – Wangi-Wangi. Sampai di Torobulu, Konawe Selatan, kemudian menyeberang dengan kapal Ferry ke Pelabuhan Tampo, Kabupaten Muna. Dari Kota Raha, Ibukota Kabupaten Muna dilanjutkan dengan naik kendaraan umum ke Pelabuhan Ferry Wamengkoli, selanjutnya bertolak ke Pelabuhan Ferry Batulo Kota Baubau. Setelah itu perjalanan dapat di lanjutkan dengan menggunakan kendaraan darat menuju ke Pelabuhan Ferry Kamaru yang seterusnya dengan kapal Ferry menuju Pelabuhan Ferry Wanci, Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Oh iya, dari Kendari jadwal penerbangan ke Wakatobi kini telah beroperasi setiap hari. Dulu saat saya ke Wakatobi di tahun 2014 silam, jadwal penerbangannya hanya seminggu sekali. Jadi sekarang jauh lebih efisien untuk mengunjungi Wakatobi melalui jalur udara. #IniPlesirku

 

3. Pulau Wangi - Wangi akan Jadi Pulau Pertama yang menyambutmu!

Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi dari atas pesawat.. Keren abis broo!

Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi dari atas pesawat.. Keren abis broo! via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Sepanjang perjalanan dari Makassar – Kendari – Wakatobi kalian akan menaiki pesawat Wings Air yang ada baling-balingnya dan sediakan juga kamera sepanjang perjalanan dari Kendari menuju Wakatobi karena pemandangannya AMAZING kawan. Di Pulau Wangi – Wangi, kalian bisa mengunjungi berbagai tempat seperti Peninggalan Sejarah Mercusuar Wakatobi, Goa Mata Air dan Pantai Mata Air Seratus. Ini penjelasannya.

+ Mercusuar Peninggalan Belanda yang berada di Desa Waha, Wangi-Wangi merupakan salah satu yang ideal untuk bisa menikmati pemandangan laut yang membiru dikawasan laut Wakatobi. Untuk mengunjunginya cukup memberitahu pengelola resort/hotel dan dengan ramah anda akan diberikan informasi.

+ Goa Mata Air Kontamale di kelurahan Wanci menawarkan air dari mata air yang sangat jernih dan sejuk. Konon, setelah mandi di air goa ini akan menjadi lebih awet muda.

+Pantai Mata Air Seratus atau bahasa lokalnya Molii Sahatu yang berada didesa Patuno berjarak 15 KM dari pusat kota Wakatobi. Di resort saya menginap hanya membutuhkan beberapa puluh meter saja untuk mencapai pantai ini. Matahari terbitnya keren coy.. #IniPlesirku

4. Mau lebih awet muda?! Langsung saja nyebur di Mata Air Kontamale!

Mata Air Kontamale yang bikin Awet Muda

Mata Air Kontamale yang bikin Awet Muda via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Mata air Kontamale yang berada di Kelurahan Wanci memiliki ukuran yang cukup besar dan dapat menampung puluhan orang. Air di mata air ini sangat jernih dan sejuk. Menurut warga sekitar, Mata Air Kontamale dipercaya dapat membuat kita awet muda. Hmmm patut di coba! #IniPlesirku

5. Pantai Mata Air Seratus di Desa Patuno yang memanjakan mata

Pantai Mata Air Seratus yang jernih *_*

Pantai Mata Air Seratus yang jernih *_* via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Di Wakatobi, Pantai ini juga sering di beri nama Pantai Jodoh karena sering di kunjungi oleh muda mudi setempat. Pantai yang berlokasi di Desa Patuno ini tak jauh juga dari resort saya menginap. Pantai nya yang jernih membuat kalian akan betah berlama - lama disini. Jangan lewatkan juga saat matahari terbit di pantai ini. #IniPlesirku

6. Jika kalian beruntung, menyaksikan atraksi budaya Masyarakat Wakatobi akan jadi pengalaman seru untuk di "coba"!

Atraksi budaya

Atraksi budaya "Kabuenga" via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Atraksi budaya yang satu ini jangan sampai terlewat jika kalian berkunjung ke Wakatobi! High recomended bagi kalian yang masih "simpan perasaan" satu sama lain. kenapa? Karena atraksi "kabuenga" ini mengandung mitos perjodohan bila dilakukan pasangan yang belum menikah. "Kabuenga" berarti ayunan untuk mencari pasangan hidup. Menurut kepercayaan di sana, setiap orang yang mengikuti Kabuenga akan mendapatkan jodoh dalam waktu tidak terlalu lama. Bahkan pasangan Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca telah mencoba "Kabuenga" kemudian mereka menikah setelah dua pekan sebelumnya mengikuti tradisi "Kabuenga" ini. Ada yang berminat? #IniPlesirku

7. Pelabuhan Pangulubelo yang keren saat matahari mulai tenggelam

Senja di Pelabuhan Pangulubelo

Senja di Pelabuhan Pangulubelo via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Pelabuhan ini akan kalian kunjungi bila berangkat menuju Wakatobi dengan menggunakan kapal dari Bau-Bau! #IniPlesirku

8. Sempatkan diri mengunjungi Pantai Humakapala yang tak kalah mempesona!

Pantai Humakapala jernih abis!

Pantai Humakapala jernih abis! via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Untuk menuju Pantai ini memakan waktu sekitar 45 menit dari Patuno Resort. Pantai Humakapala memiliki air laut yang sangat jernih dan akan membuat kalian takjub. Aktivitas masyarakat sekitar sebagai nelayan akan sering kalian jumpai juga saat berada disini! #IniPlesirku

9. Menginap di Patuno Resort yang keren Abiss!

Kamar ane pas di Patuno Resort!

Kamar ane pas di Patuno Resort! via http://bachtiarlucky.blogspot.co.id

Harga untuk menginap di resort Wakatobi rata-rata berkisar Rp. 500.000 sampai Rp. 1.500.000. Untuk Patuno Resort yang saya tempati berkisar Rp.900.000 per malam. #IniPlesirku

10. Budget Liburan di Wakatobi?

Nah bagi kawan-kawan yang memiliki budget ala koper bisa langsung mencoba paket tour yang ada di Wakatobi. Paketnya mulai dari yang 3 hari 2 malam sampai 7 hari 6 malam. Berikut list paket nya :

3 hari 2 malam                                                                                                                      

2 – 4 orang Rp. 3.250.000/orang

5 – 9 orang Rp. 2.750.000/orang

10 – 14 orang Rp. 2. 500.000/orang

15 – 19 orang Rp. 2. 250.000/orang

20 org – Lebih Rp. 2.000.000/orang

7 hari 6 malam

2 – 4 orang Rp. 5.750.000/orang

5 – 9 orang Rp. 3.350.000/orang

10 – 14 orang Rp. 5. 150.000/orang

15 – 19 orang Rp. 4. 950.000/orang

20 org – Lebih Rp. 4.750.000/orang

Intinya, makin banyak yang berangkat maka makin murah pula harga paketnya. Kalian akan di antar jemput dari Bandara Matahora Wakatobi, Wisata Kuliner, Penginapan, biaya diving, breakfast-lunch-diner, alat snorkeling + diving semuanya sudah ditanggung dan kalian tak hanya mengeksplor pulau Wangi-Wangi tapi juga akan berkunjung/diving di Pulau Hoga, Tomia. Bahkan jika kalian ingin lebih hemat lagi, beberapa paket tour di Wakatobi memiliki paket liburan yang bisa tinggal di rumah warga (homestay) dengan harga berkisar Rp. 70.000 sampai Rp. 100.000 per orang. Untuk artikel lengkapnya bisa kalian cek disini!

Jadi tunggu apa lagi? Segera menabung dan pergi ke Wakatobi!

Indonesia itu Indah! Jangan hanya dirumah saja! #IniPlesirku