Bisakah kamu mengungapkan satu kata untuk menggambarkan sosok ibumu? Hmmm... sangat sulit bukan? Jangankan hanya satu kata, beribu kata mungkin tidak akan pernah cukup untuk menggambarkan betapa istimewanya sosok seorang ibu di mata keluarganya. Terlebih lagi buat kamu, si bungsu, ibu bisa jadi menempati posisi yang sangat istimewa di mata dan hatimu. Meskipun rasa cinta itu kadang tertutupi oleh rasa sebal, jengkel, kesal dan lain sebagainya, jauh di dalam hatimu ibu seperti permata yang akan selalu bersinar seumur hidupmu.

Kalau kamu adalah anak bungsu, kamu pasti tahu rasanya betapa ibumu mengkhawatirkanmu lebih dari saudara-saudaramu. Mungkin terkesan overprotective, tapi itu adalah tanda sayangnya kepadamu. Lalu, apa yang ingin kamu ungkapkan kepada ibumu di hari spesial ini? Kalau kamu masih kesulitan untuk mengidentifikasi rasa yang ada dalam hatimu, coba cek beberapa hal ini.

 

1. Pangkuan Ibu Selalu Menenteramkan Hatiku

Pangkuan ibu selalu menenteramkan

Pangkuan ibu selalu menenteramkan via http://www.ynetnews.com

Tidur di pangkuan ibu bukan tanda bahwa kamu manja. Hanya saja kamu ingin mengulang betapa nyaman dan tenteramnya berada di dekat ibu. Merasakan hangatnya dan mencium aroma khas tubuhnya, memberikan ketenteraman yang nyata tanpa mampu diungkapkan dengan kata-kata. Pangkuan ibu adalah tempat di mana kamu bisa merasakan kembali nikmatnya masa kecilmu. Di mana kamu bisa melepaskan seluruh rasa rindu, meluapkan semua rasa sayang tanpa harus mengatakannya.

2. Si Bungsu Sudah Tumbuh Dewasa, Namun Kasih Sayang Ibu Selalu Sama

Kasih sayang ibu

Kasih sayang ibu via http://cdn.image.iyaa.com

Berapapun usiamu, seorang ibu tidak akan pernah mengurangi rasa sayangnya kepadamu. Meskipun kini kamu sudah tumbuh dewasa, kasih sayangnya tetap bisa kau rasa. Tentu, cinta dan kasih sayangnya tidak lagi ditunjukkan dengan hal-hal yang biasa kamu dapat semasa kecilmu. Seperti apapun bungkusnya, isinya tetap sama, cinta dan kasih sayang.

Jangan pernah memarahi ibumu ketika beliau menanyakan keberadaanmu, mempertanyakan kepulanganmu dan mempertanyakan beberapa hal lain yang kamu anggap menjengkelkan. Apakah kamu tega membalas semua perhatiannya dengan kemarahan? Tanamkan dalam dirimu bahwa semua itu tidak akan kamu dapat ketika ibumu sudah tiada.

3. Nasehat Dari Ibu Akan Selalu Aku Rindukan Dimasa Tuaku

Nasehat ibu

Nasehat ibu via http://cdn.klimg.com

Nasehat adalah hal wajib yang selalu keluar dari mulut ibu. Terkadang kamu merasa bahwa nasehat-nasehat itu terdengar membosankan, bahkan menjengkelkan. Tapi tahukah kamu? Ketika tua nanti, kamu akan tahu bahwa betapa berharga dan bergunanya nasehat yang selalu beliau ucapkan. Suatu saat nanti kamu akan sangat merindukan nasehat-nasehat dari ibumu. Kata yang dulu kamu anggap membosankan, bisa jadi sesuatu yang sangat kamu rindukan. Karenanya, pendam rasa jengkelmu setiap kali ibu menasehatimu.

4. Meskipun Aku Belum Mampu Mewujudkan Keinginanmu, Ku Janjikan Doa Selalu Mengalir Untuk Ibu

Siapa sih yang tidak ingin membahagiakan ibunya? Kita semua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk seseorang yang telah berkorban dan berjasa untuk kehidupan kita. Namun, terkadang keinginan dan cita-cita membutuhkan perjuangan dan perjalanan yang panjang. Buat kamu, si bungsu yang belum mampu mewujudkan keinginan sang ibu, tidak perlu khawatir. Pastikan selalu ada doa yang mengalir untuk ibu. Beliau tidak terlalu membutuhkan uangmu, tapi doamu akan selalu dinanti olehnya. Tinggikan derajatnya, ringankan bebannya dengan doa-doa.

5. Cara Ibu Menyayangiku, Akan Ku Ajarkan Kepada Anakku

Ibu adalah guru pertama. Darinya kamu belajar berjalan, berbicara dan melakukan aktivitas-aktivitas kecil lainnya. Secara tidak langsung kamu juga belajar bagaimana beliau memperlakukan kamu sebagai anaknya. Perlu diingat bahwa ibu adalah seorang ibu, bukan malaikat bersayap yang harus sempurna dari setiap sisinya. Beliau adalah ibu yang meskipun banyak kekurangan, tetapi selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, terutama bungsu kesayangannya. Belajarlah dari ibumu bagaimana beliau membesarkanmu. Ambil hal-hal baik darinya, pastikan anak-anakmu merasakan kasih sayang seperti yang ibumu selalu berikan.


 Selamat Hari Ibu.

Bukan seremoninya, tapi maknanya. Setidaknya kita diingatkan untuk selalu berterima kasih kepada Ibu.